facebook

Menanti Mobil Rakyat, Daihatsu Optimis Pasar Otomotif Indonesia Terus Tumbuh

Cesar Uji Tawakal
Menanti Mobil Rakyat, Daihatsu Optimis Pasar Otomotif Indonesia Terus Tumbuh
Logo Daihatsu. [Shutterstock]

Daihatsu berharap program Mobil Rakyat segera diwujudkan.

Suara.com - Penjualan ritel otomotif Indonesia selama 2021 mengalami kenaikan mencapai sekitar 863 ribu unit, naik 49,2% dibandingkan tahun 2020 sekitar 578 ribu unit.

Sejalan dengan kenaikan pasar, penjualan ritel Daihatsu juga mengalami kenaikan menjadi 151 ribu unit, atau naik 51,1% dibandingkan tahun 2020 lalu sekitar 100 ribu unit.

Capaian positif ini tentunya berkat dukungan pemerintah terhadap industri otomotif melalui PPnBM DTP yang berlangsung sejak Maret-Desember 2021.

Melansir laman gaikindo.or.id, GAIKINDO (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) memprediksi pasar otomotif tahun ini dapat mencapai 900 ribu unit.

Baca Juga: Bukan Xenia atau Ayla, Gran Max Menjadi Mobil Terlaris dari Daihatsu di Tahun 2021

Sementara itu, proyeksi pasar juga tergantung dari persetujuan mobil rakyat yang tentunya akan berdampak positif bagi pasar otomotif tahun 2022 ini.

Sebagaimana diketahui, awal tahun 2022 produsen otomotif, khususnya Daihatsu juga melakukan penyesuaian harga sejalan dengan peraturan pemerintah terkait implementasi pajak baru.

Daihatsu Rocky varian 1.0 R TC ADS (Dok. ADM)
Daihatsu Rocky varian 1.0 R TC ADS (Dok. ADM)

Ada pun penyesuaian harga terdapat pada model LCGC seperti Sigra, dan Ayla sebesar 3%, serta mobil berpenumpang lainnya seperti Terios, Xenia, Rocky, Gran Max, dan Luxio mulai dari 15 – 20%.

“Daihatsu berharap, semoga program Mobil Rakyat dapat segera diwujudkan, dan pasar otomotif Indonesia dapat terus tumbuh,” ujar Budi Mahendra, Marketing Product Planning Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

Baca Juga: Tertinggal Mobil Patwal dan Tak Tahu Rumah Si Pengantin, Rombongan ini Tersesat Berjemaah

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar