facebook

General Motors dan Honda Kembangkan Teknologi Mobil Listrik

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
General Motors dan Honda Kembangkan Teknologi Mobil Listrik
Motor yang akan menggerakkan EV berbasis Ultium GM. Sebagai ilustrasi material baterai dan produk tenaga listrik yang dikembangkan General Motor [General Motors via ANTARA].

Kedua belah pihak akan menggarap mobil listrik menggunakan baterai Ultium.

Suara.com - General Motors dan Honda mengumumkan kolaborasi di bidang teknologi kendaraan listrik untuk masa depan.

Kedua pembuat mobil akan bekerja sama dalam mengembangkan platform global baru untuk model crossover kompak menggunakan teknologi baterai Ultium.

General Motors dan Honda sepakat pembuat mobil mengatakan mereka bekerja sama untuk memungkinkan produksi jutaan kendaraan listrik mulai 2027. Yaitu dengan memanfaatkan teknologi dan desain yang telah dikembangkan bersama.

General Motors perkenalkan Ultium Charge 360 yang terintegrasi dengan jaringan stasiun pengisian ulang, aplikasi mobile kendaraan, dan berbagai layanan yang menyederhanakan kebutuhan pengguna mobil [Chevrolet/Dan MacMedan]
General Motors perkenalkan Ultium Charge 360 yang terintegrasi dengan jaringan stasiun pengisian ulang, aplikasi mobile kendaraan, dan berbagai layanan yang menyederhanakan kebutuhan pengguna mobil. Sebagai ilustrasi teknologi General Motors untuk smart car dan mobil otonom [Chevrolet/Dan MacMedan]

"General Motors dan Honda akan berbagi teknologi, desain, dan strategi manufaktur untuk menghadirkan EV yang terjangkau dan diinginkan dalam skala global,” kata Mary Barra, ketua dan CEO GM, dikutip dari Carscoops.

Baca Juga: Sejumlah Model MPV Dapat Potongan Harga Rp 10 - 20 Juta di IIMS Hybrid 2022

Ia menambahkan, dengan bekerja sama, pengembangan EV dapat dilakukan lebih cepat dibandingkan harus melakukannya sendiri.

Lewat kolaborasi, kedua perusahaan bisa mengembangkan baterai sendiri. Hal ini dilakukan demi menekan harga jual mobil listrik di masa depan.

Kekinian, Honda dan General Motors sedang mengerjakan baterai solid-state, yang disebutkan sebagai evolusi yang memungkinkan peningkatan dari sisi jangkauan, bobot, dan daya pakai.

"Honda berkomitmen untuk mencapai tujuan netralitas karbon kami secara global pada 2050, yang mengharuskan penurunan biaya kendaraan listrik. Tujuannya agar kepemilikan EV bisa dirasakan bagi sebanyak mungkin pelanggan," kata Toshihiro Mibe, Presiden & CEO Honda.

Seperti diketahui, General Motors dan Honda telah bekerja sama dalam mengembangkan kendaraan listrik sejak 2018. Keduanya berhasil mengembangkan teknologi otonom.

Baca Juga: Suzuki Beberkan Teknologi Hybrid yang Dipamerkan di IIMS 2022

Komentar