Curhat Pengunjung Terminal Diduga Kena Pungli Sadis, Dipaksa Beli Tiket Bus hingga Dipalak Rp 100 Ribu

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Rabu, 11 Mei 2022 | 13:32 WIB
Curhat Pengunjung Terminal Diduga Kena Pungli Sadis, Dipaksa Beli Tiket Bus hingga Dipalak Rp 100 Ribu
Curhat pengunjung terminal ketemu pungli nakal dan dipaksa bayar Rp 100 ribu (Instagram)

Suara.com - Sebuah curhatan seorang pengunjung terminal bus viral di media sosial. Ia membagikan momen dimana dirinya bertemu pungli tak beradab.

Curhatan ini dibagikan dalam sebuah unggahan akun Instagram @underc0ver.id. Dalam unggahannya tersebut, dijelaskan awal mula dirinya bertemu dengan para pelaku pungli di terminal.

Menurut keterangan pengunggah, insiden ini terjadi di Terminal Bekasi. Awalnya, ia menuju ke terminal Bekasi dengan santai.

Tiba-tiba ketika sampai diterminal, ia bertemu dengan orang yang diduga seorang pungli dengan menanyakan tujuan kemana.

Lalu ia menjawab dengan santai dan pelaku pungli itupun sembari menulis di sebuah nota. Padahal ia tak meminta untuk dipesankan bus.

Ia sudah menduga kalau pelaku pungli hendak meminta uang dengan modus memesankan bus.

Ketika ditanya tentang identitas, pengunjung terminal itupun tak memberi tahu karena sudah merasa ada yang aneh dengan orang yang menanyai identiasnya.

Kemudian pelaku pungli tersebut mengaku sudah memesankan tiket untuk pengunjung terminal tersebut. Ia meminta uang jasa kepadanya usai membantu memesankan bus.

Padahal pengunjung terminal tersebut tak tahu menahu bus mana dan kursi berapa yang hendak ditungganginya.

baca juga

Ia pun menolak untuk membayarnya. Namu pelaku pungli tersebut memaksa meminta uang dan mengancam kalau tidak membayar tetap dikenai tarif Rp 100 ribu untuk pembatalan.

Curhat pengunjung terminal ketemu pungli nakal dan dipaksa bayar Rp 100 ribu (Instagram)
Curhat pengunjung terminal ketemu pungli nakal dan dipaksa bayar Rp 100 ribu (Instagram)

Padahal pengunjung terminal tersebut belum dikonfirmasi, tetapi pelaku pungli tiba-tiba memesankannya.

Aksi ini pun viral di media sosial dan mendapatkan respons dari warganet di kolom komentar.

"Ini biasanya di terminal semarang, gue pernah, lu bakal diikuti terus sampai lu pergi ke wc pun bakal di ikuti ditunggui. Lu lapor dinas perhubungan gak bakal ngefek, udah kerja sama cok mereka. Kalau lu nolak sudah ada pedagang asongan, dll siap mengerubungimu. Tips dari gue, jangan pernah turun di terminal," tulis @asr***.

"Gue mah sudah biasa di Terminal Pbaya. Tapi kita kalau sudah paham, tenang aja. Bilang aja mau ada yang jemput atau tolak aja sudah punya tiket. Jangan panik dan bingung. Soalnya mereka kalo gak gitu juga bakal maksa mulu," timpal @mri***.

"Masih ada aja cari uang kaya gitu, kalau mau jadi calo, jadi calo yang bener," celetuk @bud***.

Untuk melihat video selengkapnya, klik DI SINI!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arus Balik Lebaran Kian Menurun, Senin - Selasa: 28.673 Kendaraan Lewati Bekasi Menuju Jakarta

Arus Balik Lebaran Kian Menurun, Senin - Selasa: 28.673 Kendaraan Lewati Bekasi Menuju Jakarta

Jabar | Rabu, 11 Mei 2022 | 08:20 WIB

Arus Balik di Terminal Pulo Gebang Menurun, Ini Penyebabnya

Arus Balik di Terminal Pulo Gebang Menurun, Ini Penyebabnya

Jakarta | Selasa, 10 Mei 2022 | 22:38 WIB

Arus Balik di Terminal Kampung Rambutan Diperkirakan hingga H+9 Lebaran

Arus Balik di Terminal Kampung Rambutan Diperkirakan hingga H+9 Lebaran

Jakarta | Selasa, 10 Mei 2022 | 21:50 WIB

Terkini

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:08 WIB

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:02 WIB

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Jogja | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:01 WIB

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:57 WIB

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:55 WIB

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:52 WIB

Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI

Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:51 WIB

Pakar Desak Tim 9 Bongkar Pihak Lain yang Punya Kuasa Lebih Besar dari Febrie Adriansyah

Pakar Desak Tim 9 Bongkar Pihak Lain yang Punya Kuasa Lebih Besar dari Febrie Adriansyah

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:48 WIB

Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan

Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan

Surakarta | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:47 WIB

×