Ingin Belanja Mobil Bekas? Cermati Pergeseran, Kategori MPV Bakal Tergantikan SUV

Kamis, 26 Mei 2022 | 22:27 WIB
Ingin Belanja Mobil Bekas? Cermati Pergeseran, Kategori MPV Bakal Tergantikan SUV
Ilustrasi mobil kategori SUV [Pixabay].

Suara.com - Penjualan mobil bekas akan bertransisi dari kategori mobil yang mampu mengangkut banyak penumpang, yaitu Multi-Purpose Vehicle (MPV), ke arah Sport Utility Vehicle (SUV). Diperkirakan terjadi 2022.

Dikutip dari kantor berita Antara, tren tadi disampaikan Agung Iskandar, Director Classified and New Business OLX Autos Indonesia.

Berdasarkan data OLX Autos, tampak bahwa tren penjualan mobil bekas atau mobkas bergeser dari MPV ke SUV sudah terlihat dalam beberapa waktu terakhir.

Kijang Innova, salah satu varian MPV andalan Toyota di Indonesia (Shutterstock).
Toyota Kijang Innova, salah satu varian MPV di Indonesia (Shutterstock).

"Pada 2019 MPV masih jadi pilihan terbaik di segmen mobkas. Akan tetapi pada 2022, market share turun dan digantikan oleh SUV yang meningkat hingga 31 persen dari yang sebelumnya, hanya 25 persen," jelas Agung Iskandar di Jakarta pada Rabu (25/5/2022).

Perubahan yang terjadi dikarenakan infrastruktur jalan yang sudah semakin membaik sehingga para konsumen cenderung memilih SUV untuk menikmati perjalanan ke berbagai daerah.

"Karena infrastruktur yang semakin baik, jadi mereka sekarang lebih gemar untuk mengeksplorasi tempat baru," tandas Agung Iskandar.

OLX Autos mencatat, pergeseran segmentasi juga terjadi di segmen hatchback dan Low Cost Green Car (LCGC) yang cukup signifikan dari 2019 ke 2022.

"Hatchback turun karena disaingi oleh tren kendaraan yang murah seperti segmen LCGC. Meski begitu, minat beli untuk kendaraan bekas murah selalu punya penggemarnya sendiri," tukas Agung Iskandar.

Baca Juga: Master H2-TECH, Kendaraan Komersial Berbahan Bakar Hidrogen Hasil Kerja Sama Renault-HYVIA

Sedangkan segmen yang paling terendah masih dipegang oleh varian sedan. Pasar kendaraan bekas dari segmen itu hanya memiliki pencapaian yang tidak lebih dari 5 persen di 2019 dan pada 2022 turun 1 persen menjadi 4 persen untuk 2022.

"Sedan tetap ada peminatnya, namun di lima tahun terakhir memang turun terus," imbuh Agung Iskandar.

Berbicara kendaraan yang sempat menjadi primadona pada 1990-an, segmen sedan memang hanya dipilih oleh konsumen loyalis dan gemar kendaraan yang tidak begitu tinggi.

"Walau saat ini menjadi segmen yang paling kecil, namun tetap ada peminat setianya. Kebanyakan dari kalangan muda dan juga eksekutif," jelas Agung Iskandar.

Dan kehadiran kendaraan yang memiliki desain-desain mewah dan sporty sering merangkul kalangan papan atas dengan tingkat kenyamanan cukup baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI