Penggunaan Ponsel Jadi Target pada Operasi Patuh 2022, Begini Tips Aman Bikers agar Tetap Bisa Pakai Aplikasi Navigasi

Yasinta Rahmawati, Gagah Radhitya Widiaseno

Rabu, 15 Juni 2022 | 19:08 WIB
Penggunaan Ponsel Jadi Target pada Operasi Patuh 2022, Begini Tips Aman Bikers agar Tetap Bisa Pakai Aplikasi Navigasi
Google Maps di ponsel Android. [Shutterstock]

Suara.com - Operasi Patuh 2022 digelar serentak selama dua pekan atau 14 hari yang dimulai dari tanggal 14 Juni hingga 26 Juni 2022. Salah satu hal yang menjadi target dalam Operasi Patuh 2022 yakni penggunaan ponsel saat berkendara.

Padahal kebiasaan ini kerap sekali dilakukan, khususnya untuk para driver ojol ketika bertugas. Mereka menggunakan ponsel untuk tujuan navigasi.

Tanpa adanya aplikasi navigasi, ojol bakal kesulitan mencari alamat tujuan customer. Lalu apakah ada solusi yang aman agar tetap bisa menggunakan ponsel untuk keperluan navigasi?

Tenang, tetap ada tips amannya kok yang bisa dilakukan ojol dalam penggunaan ponsel untuk navigasi.

Berikut empat tips yang bisa dilakukan sesuai dengan anjuran dari Community Development & Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta Muhammad Ali Iqbal.

1. Gunakan Aplikasi Navigasi di Tempat yang Aman

Memilih tempat berhenti yang aman untuk melakukan pengecekan menjadi tips pertama yang bisa dilakukan. Pastikan pemotor menepi dan tidak menggunakan aplikasi navigasi dengan menggunakan satu tangan dalam kondisi motor masih berjalan.

Tips aman menggunakan ponsel untuk keperluan navigasi saat berkendara motor (Dok. Astra Motor Yogyakarta)
Tips aman menggunakan ponsel untuk keperluan navigasi saat berkendara motor (Dok. Astra Motor Yogyakarta)

2. Gunakan Smartphone Holder pada Motor

Perangkat atau alat bantu ini bisa cukup menjadi solusi ketika menggunakan aplikasi navigasi secara terus menerus.

baca juga

Penempatan Smartphone Holder juga tidak boleh sembarangan. Saat disarankan perangkat ini dipasang pada setang dan berada lurus dengan speedometer sehingga pemotor akan lebih mudah melihat informasi yang dibutuhkan dan tidak mudah hilang konsentrasi.

3. Atur Kecepatan Berkendara

Kecepatan berkendara dalam kota sebaiknya dijaga untuk konstan di bawah 60 km/jam. Hal ini karena padatnya mobilitas di dalam kota. Namun saat kita menggunakan aplikasi navigasi sebagai panduan perjalanan sebaiknya kecepatan berkendara di bawah 40 km/jam.

Selain kita harus melihat aplikasi navigasi sebagai panduan, kita juga tidak mengetahui medan jalan yang akan di lewati.

4. Jangan Sungkan dengan Warga Sekitar

Malu bertanya sesat di jalan. Nah ungkapan ini bisa menjadi pelecut untuk para bikers ketika tersesat di jalan.

Apliaski navigasi terkadang memiliki kelemahan. Salah satunya aplikasi sejenis ini cenderung mengarahkan pengguna menempuh jalur tercepat tanpa menginformasikan medan jalan maupun kondisi jalan. Hal ini akan berbahaya karena bisa membuat pengguna tersesat.

Jika tidak yakin dengan jalan yang ditunjukkan oleh aplikasi navigasi, lebih baik tanyakan kepada warga sekitar yang lebih mengenal daerah tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

The Best 5 Oto: BMW iX Uji Baterai Listrik ONE, Chevrolet Blazer EV, Hyundai Motorstudio Senayan Park

The Best 5 Oto: BMW iX Uji Baterai Listrik ONE, Chevrolet Blazer EV, Hyundai Motorstudio Senayan Park

Otomotif | Rabu, 15 Juni 2022 | 08:00 WIB

Demi Keselamatan di Jalan Raya, Abaikan Ponsel Saat Berkendara

Demi Keselamatan di Jalan Raya, Abaikan Ponsel Saat Berkendara

Otomotif | Selasa, 14 Juni 2022 | 22:39 WIB

Wajib Tahu! 5 Dampak Buruk Bermain Ponsel pada Anak

Wajib Tahu! 5 Dampak Buruk Bermain Ponsel pada Anak

Your Say | Selasa, 14 Juni 2022 | 20:04 WIB

Terkini

Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera

Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:17 WIB

Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti

Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135

Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:08 WIB

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo

Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare

Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:50 WIB

×