Van Tua yang Bisa Menghadirkan Rasa Bahagia di Film "Broker"

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 20 Juni 2022 | 17:40 WIB
Van Tua yang Bisa Menghadirkan Rasa Bahagia di Film "Broker"
"Broker@, film Korea Selatan dengan sutradara Jepang tentang bayi-bayi dalam boks (IMDb)

Suara.com - Sebuah mobil keluarga jenis van, bisa membawa kebahagiaan dan keharuan. Ada tokoh makelar bayi yang mencarikan orangtua adopsi, anak lelaki dari panti asuhan, serta perempuan yang pernah meninggalkan bayi, semuanya disatukan dalam kabin kendaraan.

Bersama baju-baju digantung, gelak tawa, serta suasana saat tunggangan yang muat orang banyak ini keluar dari sebuah salon cuci mobil otomatis. Ada busa sabun serta guyuran air mendatangkan keceriaan.

Disimak dari trailer "Broker", film berbahasa Korea dengan sutradara asal Jepang, Hirokazu Kore-eda, ini menggunakan properti SsangYong Istana. Termasuk jenis minivan dengan layout 2, 9, 12 atau 15 jok. Produk ini dibuat berdasarkan Mercedes-Benz MB100 varian bus.

"Broker" dengan properti van brand SsangYong [screenshot YouTube trailer Broker].
"Broker" dengan properti van brand SsangYong [screenshot YouTube trailer Broker].

Van inilah yang turut memperkuat cerita tentang jual-beli bayi yang ditemukan dalam kotak.

Dipetik dari kantor berita Antara, Dong-soo (diperankan Gang Dong-won) adalah bayi yang dibuang orang tuanya dan diselamatkan secara ilegal. Profesinya setelah dewasa adalah menjual bayi-bayi kepada orang tua adopsi.

Dong-soo membenci para ibu anonim yang telah menelantarkan bayi mereka dalam kotak bayi disertai janji manis "ibu akan kembali". Ia yakin hanya satu dari 40 ibu yang betul-betul kembali menjemput anak yang dibuang. Keyakinan itu bukan tanpa alasan, sebab ia sendiri mengalami penelantaran saat masih bayi dan tidak pernah mengetahui identitas ibunya.

"Broker" yang memperlihatkan logo SsangYong [screenshot YouTube trailer Broker].
"Broker" yang memperlihatkan logo SsangYong [screenshot YouTube trailer Broker].

Sedangkan Sang-hyeon (diperankan Song Kang-ho), adalah rekan Dong-soo. Tokoh utama dalam film "Broker" ini seorang makelar bayi yang menyebutkan bahwa tindakannya baik. Meskipun tidak bisa dipungkiri punya motif untuk mendapatkan keuntungan karena terlilit utang.

Sedangkan detektif Soo-jin (diperankan Bae Doona) berpendapat bahwa penelantaran dan penjualan bayi merupakan tindakan yang sama-sama tidak dibenarkan menurut ukuran moral dan hukum. Ia yakin tugasnya sebagai seorang polisi ialah memburu dan menangkap pelaku kejahatan, terutama makelar bayi yang menjadi targetnya selama ini.

Di sisi lain, So-young (diperankan Lee Ji-eun), adalah seorang ibu muda yang tidak pernah menjelaskan secara pasti mengenai alasannya meninggalkan bayinya, Woo-sung begitu saja dan mengapa kini memutuskan kembali mencari bayinya itu.

baca juga

So-young memutuskan bergabung bersama Sang-hyeon dan Dong-soo. Mereka ditemani Hae-jin, anak kecil laki-laki dari panti asuhan. Mereka berkelana ditemani van SsangYong dari satu tempat ke tempat lainnya untuk menemukan pembeli yang tepat.

Sutradara Hirokazu Kore-eda menyatakan ide membuat film "Broker" ini muncul saat ia menggarap film "Like Father, Like Son" (2013). Kala itu, ia menjadi akrab dengan topik seputar "baby hatches" atau kotak bayi melalui sebuah buku dan sempat membahasnya dalam sebuah program.

Selama riset yang dilakukan sendiri, ia menemukan fakta bahwa permasalahan meninggalkan bayi dalam kotak juga terjadi di Korea.

"Selama penulisan naskah dan penelitian saya di Korea, saya mendengar cerita tentang anak-anak yang ditinggalkan dalam kotak bayi. Melihat anak-anak putus asa mempertanyakan diri mereka sendiri, "Apakah benar-benar ada hal yang baik bagi saya untuk dilahirkan?" Saya dipenuhi dengan keinginan untuk membuat film yang dapat menjawab pertanyaan itu," ungkapnya dalam pernyataan tertulis sebagaimana dikutip kantor berita Antara.

Fakta film Broker (IMDb)
Film Broker (IMDb)

Secara umum, fenomena meninggalkan bayi di dalam sebuah kotak pada dinding yang disediakan pusat-pusat sosial seperti gereja atau rumah sakit terjadi di banyak negara di dunia, tidak hanya di Korea dan Jepang.

Dilema dua sisi, antara pemenuhan hak anak dan ibu, ditunjukkan dalam film "Broker" dengan cara halus tanpa terjebak dalam pandangan hitam-putih. Baik Dong-soo maupun So-young sama-sama mengajukan pertanyaan fundamental.

Dong-soo sebagai laki-laki dewasa yang menyimpan masa lalu kelam selalu mempertanyakan tindakan ibu yang membuang bayinya dan tak memberi kesempatan pada anak-anak terlantar untuk menelusuri identitas aslinya.

Sementara So-young harus bergumul dengan stigma "perempuan jahat" di samping dirinya juga mengemban permasalahan-permasalahan rumit.

Ketika mendapat pertanyaan dari detektif mengapa ia harus membuang bayi kalau tidak menginginkan , So-young justru mengajukan pertanyaan balik: apakah dirinya harus melakukan aborsi?

Film Korea pertama yang dibuat Hirokazu Kore-eda ini mampu mengemas isu sosial dalam kerangka personal melalui hubungan "keluarga di luar lingkup konvensional".

Melalui konsep kotak bayi, ia ingin film "Broker" membawa pesan yang sampai kepada anak-anak yang dibuang bahwa "ada alasan baik mengapa kamu dilahirkan". Ia tidak ingin langkah mereka terhenti pada lingkaran gelap dan menyesal karena sudah dilahirkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisnis Pialang Makin Ketat, Kepercayaan Trader Jadi Tantangan

Bisnis Pialang Makin Ketat, Kepercayaan Trader Jadi Tantangan

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:45 WIB

Kalcer dan Pajak Murah: Nissan Serena C23 Mobil Keluarga Kabin Luas Seharga Motor 150cc

Kalcer dan Pajak Murah: Nissan Serena C23 Mobil Keluarga Kabin Luas Seharga Motor 150cc

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:53 WIB

Broker Global Kantongi Lisensi Seychelles, Standar Regulasi Makin Diperkuat

Broker Global Kantongi Lisensi Seychelles, Standar Regulasi Makin Diperkuat

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:04 WIB

The Broker: Ketika Pengampunan Presiden Jadi Hukuman yang Lebih Mematikan

The Broker: Ketika Pengampunan Presiden Jadi Hukuman yang Lebih Mematikan

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:25 WIB

Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium

Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:52 WIB

Canggih, Lampu Kabin Mobil Hyundai Bisa Musnahkan Bakteri: Begini Cara Kerjanya

Canggih, Lampu Kabin Mobil Hyundai Bisa Musnahkan Bakteri: Begini Cara Kerjanya

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:59 WIB

Misteri Wanita Tewas Jatuh dari Lantai 27 Green Pramuka, Ternyata Penyewa Lewat Broker

Misteri Wanita Tewas Jatuh dari Lantai 27 Green Pramuka, Ternyata Penyewa Lewat Broker

News | Senin, 08 Juni 2026 | 07:29 WIB

Pasca Kecelakaan Bekasi, DPR Usul Kabin Masinis Dilengkapi Monitor CCTV Pantau Jalur 2 Km ke Depan

Pasca Kecelakaan Bekasi, DPR Usul Kabin Masinis Dilengkapi Monitor CCTV Pantau Jalur 2 Km ke Depan

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:13 WIB

Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka

Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:05 WIB

Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil

Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil

News | Senin, 13 April 2026 | 17:53 WIB

Terkini

Usai Dapat Arahan BPK, KAI Siapkan Pengembalian Eks Stasiun Banjarnegara

Usai Dapat Arahan BPK, KAI Siapkan Pengembalian Eks Stasiun Banjarnegara

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 07:09 WIB

Shogakukan Hadirkan Penghargaan Manga Fantasi, Gandeng Rumiko Takahashi

Shogakukan Hadirkan Penghargaan Manga Fantasi, Gandeng Rumiko Takahashi

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 07:05 WIB

Bank Indonesia Diprediksi Tahan BI-Rate 5,75 Persen di September

Bank Indonesia Diprediksi Tahan BI-Rate 5,75 Persen di September

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 07:05 WIB

Kesepian Berakhir, 4 Shio Ini Berpeluang Menemukan Kebahagiaan Setelah 23 September 2026

Kesepian Berakhir, 4 Shio Ini Berpeluang Menemukan Kebahagiaan Setelah 23 September 2026

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 06:50 WIB

Mengapa Pasar Mobil Jepang di Indonesia Semakin Menyusut?

Mengapa Pasar Mobil Jepang di Indonesia Semakin Menyusut?

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 06:05 WIB

Nasdaq Cetak Rekor Tertinggi, Harga Minyak Dunia Mulai Turun

Nasdaq Cetak Rekor Tertinggi, Harga Minyak Dunia Mulai Turun

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 06:01 WIB

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

×