- Hyundai dan Kia mengembangkan sistem Plasma Care UVC untuk mensterilkan udara kabin mobil menggunakan sinar Far-UVC yang aman.
- Teknologi ini efektif membunuh 96,8 persen virus dalam 30 menit serta membasmi bakteri pneumonia hingga 100 persen.
- Inovasi ini ditujukan bagi kendaraan masa depan, termasuk transportasi publik dan mobil otonom, untuk meningkatkan kebersihan kabin penumpang.
Suara.com - Hyundai Motor Group bersama Kia memperkenalkan sistem Plasma Care UVC, teknologi lampu kabin yang mampu membunuh bakteri dan virus di dalam mobil.
Lampu ini menggunakan sinar Far-UVC yang dipasang di headliner, sehingga bisa mensterilkan udara kabin dalam hitungan menit.
Teknologi ini dikembangkan oleh Hyundai dan Kia, dengan fokus pada kendaraan masa depan seperti purpose-built vehicles (PBV), shuttle sekolah, hingga truk pengangkut hasil pertanian.
Menurut Han Joo Jang, senior research engineer Hyundai dan Kia:
“Plasma Care UVC dikembangkan untuk digunakan di lingkungan kabin kendaraan terbuka dengan penumpang, melampaui metode sanitasi konvensional yang terbatas pada area tertutup," kata insinyur riset senior tersebut, dikutip dari Carscoops.
“Kami mengharapkannya berfungsi sebagai solusi kebersihan kabin yang berharga yang memberikan pengalaman mobilitas yang lebih menyenangkan di seluruh skenario mobilitas masa depan, termasuk mengemudi otonom dan kendaraan yang dibuat khusus.”
Pengujian sistem ini dilakukan dalam beberapa tahun terakhir, dengan hasil yang cukup mengejutkan. Dalam 30 menit, Plasma Care UVC mampu membunuh 96,8 persen virus di udara.
Untuk bakteri penyebab pneumonia, tingkat efektivitasnya mencapai 99,9 persen hanya dalam 30 detik, bahkan 100 persen dalam 60 detik.

Teknologi ini dirancang untuk digunakan di kabin mobil penumpang. Hyundai melihat potensi besar penerapannya pada kendaraan komersial, transportasi publik, hingga mobil otonom. Selain membunuh bakteri, sistem ini juga bisa mengurai senyawa penyebab bau, sehingga kabin tetap segar.
Kebersihan kabin menjadi isu besar pasca pandemi. Dengan teknologi Far-UVC, Hyundai menawarkan solusi higienis tanpa risiko paparan berbahaya bagi penumpang. Sinar Far-UVC bekerja pada lapisan luar kulit manusia tanpa menembus lebih dalam, namun cukup kuat untuk menghancurkan DNA virus dan bakteri.
Plasma Care UVC menggunakan lampu Far-UVC 200–230 nanometer yang dipasang di langit-langit kabin. Sistem ini dirancang agar tetap berfungsi meski menghadapi getaran, perubahan suhu, dan kondisi jalan ekstrem. Lampu ini hemat daya, kecil, dan bisa diintegrasikan tanpa mengganggu desain interior.
Jika masuk produksi, konsumen akan mendapat mobil dengan kabin yang lebih sehat, aman, dan bebas bau. Teknologi ini bisa jadi nilai jual baru bagi Hyundai dan Kia, terutama di segmen kendaraan keluarga dan komersial.