Canggih, Lampu Kabin Mobil Hyundai Bisa Musnahkan Bakteri: Begini Cara Kerjanya

Cesar Uji Tawakal

Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:59 WIB
Canggih, Lampu Kabin Mobil Hyundai Bisa Musnahkan Bakteri: Begini Cara Kerjanya
Lampu anti bakteri Hyundai. (Carscoops)
baca 10 detik
  • Hyundai dan Kia mengembangkan sistem Plasma Care UVC untuk mensterilkan udara kabin mobil menggunakan sinar Far-UVC yang aman.
  • Teknologi ini efektif membunuh 96,8 persen virus dalam 30 menit serta membasmi bakteri pneumonia hingga 100 persen.
  • Inovasi ini ditujukan bagi kendaraan masa depan, termasuk transportasi publik dan mobil otonom, untuk meningkatkan kebersihan kabin penumpang.

Suara.com - Hyundai Motor Group bersama Kia memperkenalkan sistem Plasma Care UVC, teknologi lampu kabin yang mampu membunuh bakteri dan virus di dalam mobil.

Lampu ini menggunakan sinar Far-UVC yang dipasang di headliner, sehingga bisa mensterilkan udara kabin dalam hitungan menit.

Teknologi ini dikembangkan oleh Hyundai dan Kia, dengan fokus pada kendaraan masa depan seperti purpose-built vehicles (PBV), shuttle sekolah, hingga truk pengangkut hasil pertanian.

Menurut Han Joo Jang, senior research engineer Hyundai dan Kia:

“Plasma Care UVC dikembangkan untuk digunakan di lingkungan kabin kendaraan terbuka dengan penumpang, melampaui metode sanitasi konvensional yang terbatas pada area tertutup," kata insinyur riset senior tersebut, dikutip dari Carscoops.

“Kami mengharapkannya berfungsi sebagai solusi kebersihan kabin yang berharga yang memberikan pengalaman mobilitas yang lebih menyenangkan di seluruh skenario mobilitas masa depan, termasuk mengemudi otonom dan kendaraan yang dibuat khusus.”

Pengujian sistem ini dilakukan dalam beberapa tahun terakhir, dengan hasil yang cukup mengejutkan. Dalam 30 menit, Plasma Care UVC mampu membunuh 96,8 persen virus di udara.

Untuk bakteri penyebab pneumonia, tingkat efektivitasnya mencapai 99,9 persen hanya dalam 30 detik, bahkan 100 persen dalam 60 detik.

Lampu anti bakteri Hyundai. (Carscoops)
Lampu anti bakteri Hyundai. (Carscoops)

Teknologi ini dirancang untuk digunakan di kabin mobil penumpang. Hyundai melihat potensi besar penerapannya pada kendaraan komersial, transportasi publik, hingga mobil otonom. Selain membunuh bakteri, sistem ini juga bisa mengurai senyawa penyebab bau, sehingga kabin tetap segar.

baca juga

Kebersihan kabin menjadi isu besar pasca pandemi. Dengan teknologi Far-UVC, Hyundai menawarkan solusi higienis tanpa risiko paparan berbahaya bagi penumpang. Sinar Far-UVC bekerja pada lapisan luar kulit manusia tanpa menembus lebih dalam, namun cukup kuat untuk menghancurkan DNA virus dan bakteri.

Plasma Care UVC menggunakan lampu Far-UVC 200–230 nanometer yang dipasang di langit-langit kabin. Sistem ini dirancang agar tetap berfungsi meski menghadapi getaran, perubahan suhu, dan kondisi jalan ekstrem. Lampu ini hemat daya, kecil, dan bisa diintegrasikan tanpa mengganggu desain interior.

Jika masuk produksi, konsumen akan mendapat mobil dengan kabin yang lebih sehat, aman, dan bebas bau. Teknologi ini bisa jadi nilai jual baru bagi Hyundai dan Kia, terutama di segmen kendaraan keluarga dan komersial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan

Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:00 WIB

Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?

Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:00 WIB

Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line

Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:42 WIB

Hyundai Diam-Diam Siapkan Staria Hybrid untuk Pasar Indonesia

Hyundai Diam-Diam Siapkan Staria Hybrid untuk Pasar Indonesia

Otomotif | Rabu, 17 Juni 2026 | 19:26 WIB

Cara Maksimalkan Fitur Drive Mode pada Hyundai New CRETA saat Jalan Macet

Cara Maksimalkan Fitur Drive Mode pada Hyundai New CRETA saat Jalan Macet

Otomotif | Kamis, 11 Juni 2026 | 12:10 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×