Viral SPBU Nakal Kelabui Pembeli saat Isi Bensin, Takaran Bisa Diatur Gunakan Remote Kontrol

Yasinta Rahmawati | Gagah Radhitya Widiaseno | Suara.com

Kamis, 23 Juni 2022 | 08:45 WIB
Viral SPBU Nakal Kelabui Pembeli saat Isi Bensin, Takaran Bisa Diatur Gunakan Remote Kontrol
Ilustrasi SPBU.

Suara.com - Beredar video viral di media sosial di mana tindak kecurangan terjadi di sebuah SPBU di Serang, Banten. Video ini diabadikan dalam sebuah unggahan akun Instagram @kabarnegri.

Dalam keterangan unggahan tersebut dijelaskan bagaimana SPBU tersebut mengelabui pembeli saat isi bensin. Jadi, takaran bensin bisa diatur pemilik SPBU dengan menggunakan remote control.

Pemilik SPBU Gorda Serang Banten berinisial FT (61) tahun melakukan modifikasi pada dispenser. Ia memasang sebuah alat yang bisa diatur menggunakan remote kontrol dari jauh.

Remote tersebut digunakan untuk mengatur takaran yang hendak diisi ke kendaraan pembeli. Jadi, nominal yang dibayarkan oleh pembeli tidak akan sama nilainya dengan jumlah liter bensin.

Kecurangan SPBU ini pun akhirnya dicurigai oleh masyarakat yang pernah mengisi di sana. Lalu mereka pun melaporkan ke Kabidhumas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga.

Kecurangan pengurangan takaran ini meliputi bahan bakar berjenis Pertamax, Pertalite, Pertamina Dex, Dexlite dan solar dengan menggunakan remote control.

"Pada saat dilakukan pengecekan di SPBU, ditemukan adanya kegiatan penjualan semua jenis BBM oleh petugas SPBU tersebut dengan cara melakukan pengaturan pada mesin dispenser," katanya saat ekpose di Mapolda Banten, Selasa (22/6).

Shinto menjelaskan para pelaku dengan sengaja menambahkan komponen elektrik remote control serta saklar otomatis pada dispenser SPBU, agar takaran takaran BBM tidak sesuai dengan jumlah yang dibeli oleh masyarakat.

Kecurangan pemilik SPBU untuk mengatur takaran bensin viral di media sosial (Instagram)
Kecurangan pemilik SPBU untuk mengatur takaran bensin viral di media sosial (Instagram)

"Setiap pengisian 20 liter BBM, ada pengurangan takaran sekitar 500 mililiter atau setengah liter BBM," jelasnya.

Shinto menambahkan dalam sehari pelaku mendapatkan keuntungan sebesar Rp 4 hingga 5 juta. Perbuatan itu dilakukan sejak tahun 2016 sampai dengan Juni 2022 dengan jumlah keuntungan sekitar Rp7 miliar.

Video ini pun viral di media sosial dan menarik perhatian warganet dengan mengomentari di postingan tersebut.

"6 taun baru ketahuan. Hebat banget tuh. Tukang uji tera pertamina gemuk-gemuk tuh," tulis @cab***.

"Sekarang mungkin bebas ga ditahan, tapi tanggung semuanya nanti di akhirat," beber @hyk***.

"Yang punya spbu kayaknya turunan bupati jaman deandles sepertinya," celetuk @pra***.

Untuk melihat video selengkapnya, klik DI SINI!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Detik-Detik Truk Nyaris Terbalik di SPBU, Reaksi Acuh Warga Jadi Sorotan Netizen

Detik-Detik Truk Nyaris Terbalik di SPBU, Reaksi Acuh Warga Jadi Sorotan Netizen

Jogja | Rabu, 22 Juni 2022 | 13:10 WIB

Potret SPBU di Tengah Laut Viral, Warganet: Kirain Pom Bensin Kebanjiran

Potret SPBU di Tengah Laut Viral, Warganet: Kirain Pom Bensin Kebanjiran

Jogja | Senin, 20 Juni 2022 | 14:29 WIB

Diduga Overload, Truk Pengangkut Tebu Ini Jomplang di SPBU Malang

Diduga Overload, Truk Pengangkut Tebu Ini Jomplang di SPBU Malang

News | Minggu, 19 Juni 2022 | 20:23 WIB

Terkini

Terpopuler: Daya Minimal Cas Mobil Listrik di Rumah, 7 Motor Listrik Tangguh untuk Harian

Terpopuler: Daya Minimal Cas Mobil Listrik di Rumah, 7 Motor Listrik Tangguh untuk Harian

Otomotif | Sabtu, 02 Mei 2026 | 06:50 WIB

Berapa Daya Minimal Cas Mobil Listrik di Rumah? Cek Batas Minimalnya

Berapa Daya Minimal Cas Mobil Listrik di Rumah? Cek Batas Minimalnya

Otomotif | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:51 WIB

Calya hingga Xpander, Mana Mobil Bekas Paling Tangguh untuk Transisi ke Bioetanol E20?

Calya hingga Xpander, Mana Mobil Bekas Paling Tangguh untuk Transisi ke Bioetanol E20?

Otomotif | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:18 WIB

Terpopuler: Kemewahan Toyota Fortuner 2006, Garasi Komisaris Bank BJB Susi Pudjiastuti

Terpopuler: Kemewahan Toyota Fortuner 2006, Garasi Komisaris Bank BJB Susi Pudjiastuti

Otomotif | Jum'at, 01 Mei 2026 | 06:50 WIB

Kembaran Honda Beat Pakai Rangka eSAF Tembus Eropa, Begini Penampakannya

Kembaran Honda Beat Pakai Rangka eSAF Tembus Eropa, Begini Penampakannya

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 20:35 WIB

7 Motor Listrik Paling Tangguh untuk Harian, Anti Drama dan Minim Perawatan

7 Motor Listrik Paling Tangguh untuk Harian, Anti Drama dan Minim Perawatan

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 20:02 WIB

Volkswagen Pangkas Kapasitas Produksi Satu Juta Unit Akibat Laba Anjlok

Volkswagen Pangkas Kapasitas Produksi Satu Juta Unit Akibat Laba Anjlok

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 19:47 WIB

Apakah Denza D9 Generasi Baru Jadi MPV Mewah Paling Gila Abad Ini?

Apakah Denza D9 Generasi Baru Jadi MPV Mewah Paling Gila Abad Ini?

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 19:35 WIB

Dexlite Meroket Harga SUV Mitsubishi Merosot, Ini Pajero Sport Bekas Paling Cocok

Dexlite Meroket Harga SUV Mitsubishi Merosot, Ini Pajero Sport Bekas Paling Cocok

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 19:05 WIB

Pasar Mobil Bekas Turut Merasakan Dampak Kehadiran Mobil Listrik China

Pasar Mobil Bekas Turut Merasakan Dampak Kehadiran Mobil Listrik China

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 17:27 WIB