Heboh Pemotor Kawasaki Ninja Ngamuk ke Polisi di Depan Dealer Tak Terima Motornya Disita, Ini Fakta Sebenarnya

Yasinta Rahmawati, Gagah Radhitya Widiaseno

Jum'at, 24 Juni 2022 | 09:26 WIB
Heboh Pemotor Kawasaki Ninja Ngamuk ke Polisi di Depan Dealer Tak Terima Motornya Disita, Ini Fakta Sebenarnya
Pemotor cekcok dengan polisi karena motornya disita di depan dealer (Instagram)

Suara.com - Sehari silam beredar video viral di media sosial yang memperlihatkan sosok pemotor Kawasaki Ninja ngamuk ke polisi lantaran tak terima motornya disita. Video tersebut awalnya diunggah oleh akun Instagram @underc0ver.id.

Dalam tayangan video tersebut, diperlihatkan pemotor ngegas ke polisi di depan sebuah dealer. Pemotor tersebut emosi karena tak terima motornya disita.

Warganet pun heran dengan aksi pemotor tersebut sampai ngamuk ke polisi. Ternyata ada fakta yang tersembunyi di balik video singkat yang viral di media sosial tersebut.

Dalam unggahan akun Instagram @meonpakpahanyt, dijelaskan alasan kenapa polisi menyita motor Kawasaki Ninja yang digunakan pemotor tersebut.

Polisi menilang pemotor tersebut lantaran motor menggunakan knalpot tidak standar alias brong. Jadi polisi menindak sesuai dengan kaidah yang ada.

Pihak Kasatlantas Polresta Bandar Lampung melalui Kanit Patroli Ipda Tajudin mengatakan motor tersebut bukan ditilang saat berada di depan dealer.

Alasan polisi menilang pemotor Kawasaki Ninja yang berada di depan dealer, knalpot brong jadi alasan (TikTok)
Alasan polisi menilang pemotor Kawasaki Ninja yang berada di depan dealer, knalpot brong jadi alasan (TikTok)

"Dia masuk ke dealer Kawasaki langsung di-stop oleh anggota saya karena knalpot brong, langsung distop, dijelaskan dan ditilang," ujar Ipda Tajudin dalam narasi video tersebut.

Pemotor dan rekannya yang merasa tak terima, lalu membuat video sendiri sehingga memancing perdebatan di media sosial karena viral.

"Tapi mereka tidak kooperatif, mereka membuat video sendiri dan mengirimkan ke medsos dan terpotong," tambahnya.

baca juga

Video ini pun mendapatkan respons dari warganet di kolom komentar.

"Sudah aku tebak. Sialnya ada yang janggal, mosok motor baru nggak ada spionnya," tulis @Jog***.

"Kalau baru keluar dealer pasti pihak dealer juga bantu bilangin," beber @bi***.

"Dari awal lihat sudah tahu itu bukan motor baru. Depannya aja sudah modif winglet, sepatbor sudah dipotong, spion dilepas, ban sudah tidak standar," celetuk @Ok***.

Untuk melihat video selengkapnya, klik DI SINI!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Santuy Tak Pakai Helm, Pemotor Ini Tidak Sadar Kena Jepret Kamera Polisi dari Belakang

Santuy Tak Pakai Helm, Pemotor Ini Tidak Sadar Kena Jepret Kamera Polisi dari Belakang

Otomotif | Jum'at, 24 Juni 2022 | 08:34 WIB

Viral Detik-detik Anggota Polantas Digerebek Warga karena Diduga Selingkuh dengan Istri Rekan Sendiri

Viral Detik-detik Anggota Polantas Digerebek Warga karena Diduga Selingkuh dengan Istri Rekan Sendiri

Bogor | Jum'at, 24 Juni 2022 | 05:00 WIB

Fakta Baru Video Viral Polisi Tilang Pemotor yang Berada di Halaman Dealer Motor, Publik: Nah Kan, Sudah Kuduga

Fakta Baru Video Viral Polisi Tilang Pemotor yang Berada di Halaman Dealer Motor, Publik: Nah Kan, Sudah Kuduga

Bekaci | Jum'at, 24 Juni 2022 | 06:00 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×