Tips sebelum Melakukan Over Kredit Motor, Ini Sederet Hal yang Wajib Anda Tahu

Cesar Uji Tawakal

Selasa, 30 Agustus 2022 | 18:00 WIB
Tips sebelum Melakukan Over Kredit Motor, Ini Sederet Hal yang Wajib Anda Tahu
Ilustrasi over kredit motor - tips sebelum melakukan over kredit motor. (Freepik)

Suara.com - Over kredit motor tentu memiliki proses yang panjang, rumit dan masih banyak orang yang kebingungan untuk melakukannya. Lantas bagaimana tips sebelum melakukan over kredit motor? Suara.com akan merangkum informasinya untuk Anda.

Over kredit motor merupakan pemindahan kepemilikan kendaraan bermotor yang masih berada dalam masa kredit kepada pihak lain baik perorangan maupun lembaga yang didasari pada perjanjian di bawah hukum.

Over kredit motor ini banyak dilakukan karena pembeli pertama tidak sanggup untuk membayar pelunasan kredit yang dibayarkan setiap bulannya.

Meski over kredit motor memerlukan waktu dan cara yang sangat rumit, namun Anda dapat mengetahui beberapa tips sebelum melakukan over kredit motor yang dapat Anda ketahui.

Yang pertama adalah memastikan pihak pembeli kedua dapat memiliki komitmen kuat untuk melakukan pelunasan kredit motor apabila sudah dilakukannya perjanjian. Setelah itu, pastikan motor kredit Anda masih ada dalam keadaan mulus. Selanjutnya, diperlukannya surat pernyataan atau surat yang berada di bawah payung hukum agar proses pemindahan dapat dilakukan secara lebih cepat.

Yang terakhir, pastikan dokumen administrasi lengkap dan tidak ada kesalahan tulisan. Lantas bagaimana cara mengurus over kredit motor ini? Ini caranya.

Peertama, Anda dapat mempersiapkan beberapa berkas yang dibutuhkan yaitu fotokopi KTP, fotokopi Kartu Keluarga (KK), fotokopi rekening tabungan 3 bulan terakhir dan fotokopi slip gaji atau keterangan penghasilan.

Over kredit ini dilakukan secara resmi melalui perusahaan leasing. Adapun beberapa hukuman jika tidak menggunakan perusahaan leasing dalam pemindahan kredit motor. Penjual akan dijerat Pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan penjara paling lama empat tahun atau denda Rp900 juta. Sementara itu si pembeli dapat dikenakan Pasal 480 KUHP tentang penadahan dengan ancaman penjara paling lama empat tahun atau denda paling banyak Rp900 juta.

Demikian ulasan singkat seputar cara dan syarat jual motor yang masih kredit yang bisa menjadi referensi dan pedoman untuk Anda. Semoga bermanfaat informasi di atas dapat bermanfaat untuk Anda!

baca juga

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Definisi dan Cara Over Kredit Motor, Ini Langkah yang Perlu Ditempuh

Definisi dan Cara Over Kredit Motor, Ini Langkah yang Perlu Ditempuh

Otomotif | Selasa, 30 Agustus 2022 | 16:00 WIB

Hukum Menjual Motor yang Masih Kredit, Ini Sederet Hal yang Anda Wajib Tahu

Hukum Menjual Motor yang Masih Kredit, Ini Sederet Hal yang Anda Wajib Tahu

Otomotif | Selasa, 30 Agustus 2022 | 15:00 WIB

Simak, Ini Tips Pilih Oli Motor Matic

Simak, Ini Tips Pilih Oli Motor Matic

Otomotif | Senin, 29 Agustus 2022 | 21:42 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×