Inilah Hasil Penelitian Rangka eSAF Honda oleh Kemenhub dan KNKT

Ruth Meliana

Kamis, 28 September 2023 | 10:31 WIB
Inilah Hasil Penelitian Rangka eSAF Honda oleh Kemenhub dan KNKT
KNKT dan Kemenhub, pada Jumat (15/9/2023) mengumumkan menemukan masalah pada rangka eSAF yang digunakan sejumlah motor Honda. Masalah tersebut bisa membuat rangka motor mudah karat. [Antara]

Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengumumkan hasil penelitian rangka enhanced Smart Architecture Frame (eSAF) sepeda motor Honda yang dilakukan sejak 29 Agustus hingga 11 September 2023. Adapun penelitian mengenai kualitas rangka eSAF Honda ini dilakukan Kemenhub bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) usai mendapatkan keluhan masyarakat.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan bahwa penelitian dilakukan dengan mendatangi pabrik sepeda motor Honda PT. AHM di kawasan Industri Indotaise Karawang pada hari Jumat (1/9/2023).

Di sana, pihak KNKT melihat langsung proses pembuatan rangka eSAF. Mulai dari rangka dibuat dengan raw material berupa high tensile plate, sampai diproses menggunakan pelapisan coating dengan metode CED (Cathodic Electro Deposition) secara dipping.

Selain itu, KNKT juga melihat proses pengendalian kualitas produk rangka eSAF, mulai tahap incoming material, press, welding dan pelapisan. Begitu pula proses item kontrol, baik berupa dimensi maupun ketebalan dari hasil proses pelapisan.

Berdasarkan hasil perhitungan finite element method, terungkap bahwa struktur rangka eSAF cukup kuat. Rangka eSAF juga tidak memiliki daerah kritis atau fatigue dengan stress load yang tinggi. Ditambah tegangan yang terjadi masih jauh di bawah Yield Point dari material.

Namun KNKT tidak hanya meneliti kualitas rangka eSAF Honda dari pabriknya. Mereka juga melakukan penelitian rangka eSAF dari motor konsumen.

Hasil pemeriksaan pun menemukan adanya karat dalam rangka eSAF Honda konsumen, di mana karat itu merupakan gabungan dari berbagai jenis karat.

Penyebab rangka eSAF konsumen berkarat, lanjut KNKT, karena kelembaban udara di sekitar rangka, serta diperparah dengan sisa kotoran akibat motor jarang dirawat atau dibersihkan.

Karena itu berdasarkan penelitian di atas, KNKT memberikan beberapa rekomendasi untuk meningkatkan kualitas rangka eSAF sesuai dengan iklim di Indonesia.

baca juga

“Edukasi terkait perawatan dan pemeliharaan sepeda motor perlu dilakukan juga mengingat kebiasaan membersihkan sepeda motor yang berbeda-beda antar konsumen. Lingkungan kita juga cenderung lembab. Indonesia saat ini berada pada laju korosi. Ini perlu kita waspadai bersama,” ujar Soerjanto.

Merujuk pada korosi dunia yang dikembangkan sesuai ISO 9223 tentang sistem klasifikasi laju korosi carbon steel berdasarkan kondisi atsmofer lingkungan, Indonesia saat ini memang berada pada laju korosi parah.

KNKT juga merekomendasikan Kemenhub menjadikan ketahanan karat sebagai bagian dari persyaratan kelaikan uji tipe pada setiap model kendaraan roda dua atau lebih yang akan dipasarkan di Indonesia. Hal ini demi menjamin kenyamanan dan keamanan pengguna kendaraan bermotor di Tanah Air.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gandeng KNKT, Kemenhub Teliti Rangka eSAF Honda Demi Keselamatan Pengendara Motor

Gandeng KNKT, Kemenhub Teliti Rangka eSAF Honda Demi Keselamatan Pengendara Motor

Otomotif | Kamis, 28 September 2023 | 10:09 WIB

Pratama Arhan Susul Asnawi ke Korsel, Mantan Pemain AC Milan Bikin Heboh Malaysia

Pratama Arhan Susul Asnawi ke Korsel, Mantan Pemain AC Milan Bikin Heboh Malaysia

Bola | Rabu, 27 September 2023 | 21:24 WIB

Kemenhub Lantik 92 Perwira Pandu, 3 Diantaranya Pandu Wanita

Kemenhub Lantik 92 Perwira Pandu, 3 Diantaranya Pandu Wanita

Bisnis | Rabu, 27 September 2023 | 15:51 WIB

Mobil Honda CRV Terguling di Jalan Pramuka Jaktim, Diduga Gegara Main HP

Mobil Honda CRV Terguling di Jalan Pramuka Jaktim, Diduga Gegara Main HP

News | Rabu, 27 September 2023 | 03:45 WIB

Wahana Kenalkan Tiga Skutik Premium Honda di Cibubur Junction lewat Acara Honda Premium Matic Day

Wahana Kenalkan Tiga Skutik Premium Honda di Cibubur Junction lewat Acara Honda Premium Matic Day

Otomotif | Selasa, 26 September 2023 | 23:50 WIB

Wahana Sebar 1.000 Paket Sembako di Lima Lokasi Jakarta Tangerang  kepada Warga yang Membutuhkan

Wahana Sebar 1.000 Paket Sembako di Lima Lokasi Jakarta Tangerang kepada Warga yang Membutuhkan

Otomotif | Senin, 25 September 2023 | 22:04 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×