- Pengguna dapat membiarkan rice cooker tetap terhubung dengan listrik untuk memanfaatkan fitur penghangat otomatis.
- Panasonic dan Electrolux menyarankan agar durasi penghangatan nasi tidak melebihi batas waktu dua belas jam.
- Rice cooker harus dimatikan dan dicabut dari stopkontak apabila nasi sudah habis atau tidak digunakan.
Suara.com - Setelah nasi matang, apakah rice cooker sebaiknya dicabut? Jawabannya tidak selalu harus langsung dicabut. Pengguna perlu melihat apakah nasi masih ingin dijaga tetap hangat atau rice cooker sudah tidak akan digunakan lagi.
Sebagian rice cooker modern memiliki fitur keep warm yang bekerja otomatis setelah proses memasak selesai. Fitur ini memang dirancang untuk mempertahankan suhu nasi sehingga tetap hangat ketika akan disantap beberapa jam kemudian.
Panasonic, misalnya, menjelaskan bahwa pada sejumlah modelnya, rice cooker akan otomatis berpindah dari mode memasak ke mode keep warm setelah nasi matang. Produsen tersebut juga menyarankan nasi dibiarkan dalam kondisi tertutup sekitar 15 menit setelah proses memasak sebelum diaduk.
Kapan rice cooker sebaiknya tetap dicolok?

Jika nasi belum akan langsung dimakan dan pengguna memang ingin mempertahankannya dalam kondisi hangat, rice cooker dapat tetap terhubung dengan listrik selama fitur keep warm memang diperuntukkan untuk penggunaan tersebut.
Namun, durasinya perlu diperhatikan. Panasonic pada beberapa model menyarankan agar nasi tidak dihangatkan lebih dari 12 jam karena kualitas nasi dapat menurun, termasuk perubahan warna, aroma, dan rasa.
Batas waktu keep warm bisa berbeda-beda berdasarkan model. Karena itu, pengguna sebaiknya mengikuti petunjuk pada buku manual rice cooker masing-masing.
Electrolux, misalnya, mencantumkan pada salah satu manual rice cookernya bahwa perangkat dapat otomatis masuk ke mode Keep Warm setelah memasak dan kemudian berpindah ke mode standby setelah 12 jam.
Untuk mematikannya, pengguna diminta menekan tombol yang sesuai, mematikan sakelar utama, lalu mencabut steker dari stopkontak.
Kapan rice cooker sebaiknya dicabut?
Jika nasi sudah selesai dimakan atau pengguna tidak membutuhkan fitur keep warm, rice cooker sebaiknya dimatikan dan dicabut dari stopkontak.
Panasonic secara eksplisit menyarankan rice cooker dicabut ketika tidak digunakan. Pada petunjuk penggunaan sejumlah modelnya, produsen juga menjelaskan bahwa keep warm akan terus bekerja sampai aliran listrik diputus.
Mencabut perangkat setelah selesai digunakan juga membuat pengguna tidak perlu membiarkan fungsi penghangat bekerja tanpa tujuan. Terlebih jika rice cooker akan ditinggalkan dalam waktu lama, misalnya ketika penghuni rumah bepergian.
Jangan langsung mencabut jika nasi masih ingin dihangatkan
Kesalahan yang sering terjadi adalah mencabut rice cooker segera setelah nasi matang, kemudian membiarkan nasi tetap berada di dalam panci selama berjam-jam.
Jika listrik sudah diputus, fungsi keep warm tidak lagi bekerja. Padahal, beberapa model rice cooker memang dirancang untuk mempertahankan suhu nasi melalui fungsi tersebut.
Panasonic bahkan memberikan petunjuk berbeda tergantung kondisi: ketika nasi masih ingin dijaga hangat, pengguna dapat mempertahankan fungsi keep warm; sedangkan ketika rice cooker sudah tidak digunakan, perangkat perlu dicabut.
Jadi, apakah harus dicabut setelah nasi matang?
Tidak harus langsung dicabut. Jika nasi akan segera dimakan atau masih perlu dijaga hangat, biarkan rice cooker menjalankan fitur keep warm sesuai batas waktu yang tercantum dalam manual.