Singgung Relaksasi Pajak Pembelian Mobil, Toyota: Pemerintah Jangan Takut!

Liberty Jemadu | Suara.com

Kamis, 14 Desember 2023 | 19:43 WIB
Singgung Relaksasi Pajak Pembelian Mobil, Toyota: Pemerintah Jangan Takut!
Wakil Presiden Direktur PT TMMIN Bob Azam mengatakan relaksasi pajak penting untuk melepaskan Indonesia dari jebakan pasar otomotif 1,1 juta unit yang sudah berlangsung satu dekade. [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]

Suara.com - Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam meminta pemerintah jangan takut pendapatan atau income turun jika memberikan relaksasi pajak pembelian mobil.

Bob mengatakan relaksasi pajak akan mendorong pertumbuhan industri otomotif Indonesia, mendorong investasi dan tidak akan membuat kantong pemerintah ciut. Ini sudah terbukti saat pemerintah memberi relaksasi di masa pasca-Covid-19 2021 lalu.

"Pemerintah jangan takut income turun. Justru dengan relaksasi ekonomi tumbuh, income pemerintah terjaga," tegas Bob Azam dalam acara Toyota Media Gathering 2023 di Jakarta awal pekan ini.

Bob menjelaskan insentif dan relaksasi pajak yang diberikan pemerintah kepada konsumen setelah pandemi Covid-19 pada 2021 lalu justru meningkatkan pendapatan pemerintah karena volume penjualan mobil yang meningkat.

"Banyak yang bilang, kalau relaksasi negara terima apa? Pengalaman kita after Covid, dikasih relaksasi, volume naik, income pemerintah enggak turun. Jadi itu kita minta dievaluasi," beber Bob.

Relaksasi pajak, jelas Bob, akan mendorong konsumen Indonesia yang sangat sensitif terhadap harga untuk membeli mobil. Selain itu, Bob mengatakan Indonesia perlu belajar dari Thailand yang kini memimpin industri otomotif Asia Tenggara soal pajak kendaraan baru.

Ia mengatakan di Thailand, pembeli mobil tidak dikenai PPnBM dan bea balik nama. Menurut Bob pajak-pajak ini adalah salah satu faktor yang membuat industri otomotif Indonesia tertinggal.

Selama 10 tahun terakhir pasar mobil Indonesia stagnan, terjebak di angka penjualan 1,1 juta unit. Sementara jika diakumulasikan dengan pasar ekspor, Indonesia sudah memasarkan 1,4 juta unit mobil pertahun karena ekspor roda empat sudah mencapai sekitar 300.000 unit.

Padahal, lanjut Bob, pasar domestik Indonesia masih memiliki ruang lebih luas untuk tumbuh, karena rata-rata kepemilikan mobil masih rendah: 100 mobil per 1000 orang.

"Harusnya kita masih fase pertumbuhan. Harus ada evaluasi bersama, mengapa industri kita tidak tumbuh? Salah satu yang kita pelajari sejak Covid, begitu pemerintah kasih relaksasi langsung demand-nya naik," ia menegaskan.

"Harus bisa dibandingkan dengan negara tetangga kita. At least sama dengan tetangga. Apa Thailand ada bea balik nama? Konsumen kita lebih berat beli mobil, ketimbang konsumen di Thailand," beber Bob.

Thailand pada 2022 lalu sudah menjual 1,8 juta unit mobil. Dari jumlah itu, 800.000 diserap pasar dalam negeri dan 1 juta unit diekspor, termasuk ke Indonesia.

Bob Azam mengatakan jika pasar dan produksi mobil Indonesia masih terus stagnan dan berada di bawah Thailand, maka investor akan enggan menanam duitnya di Tanah Air.

"Saya rasa harus ada relaksasi dari pemerintah supaya industri kita bisa leading. Bisa memimpin pasar sekaligus bisa mempengaruhi investasi ke depan," kata Bob.

"Kalau kita pasar produksinya nomor dua terus, mungkin investor akan lari. Ini penting sekali bagi kita untuk take over leadership, produksi tidak hanya domestic market," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pangsa Pasar Tembus 30 Persen Selama 5 Tahun, Jualan PT TAM Januari-November 2023 Ditopang Toyota Kijang Innova

Pangsa Pasar Tembus 30 Persen Selama 5 Tahun, Jualan PT TAM Januari-November 2023 Ditopang Toyota Kijang Innova

Otomotif | Kamis, 14 Desember 2023 | 10:24 WIB

Terkuak Selera Kendaraan Ammar Zoni yang Bernilai Miliaran Rupiah, Toyota Avanza Bukan Levelnya

Terkuak Selera Kendaraan Ammar Zoni yang Bernilai Miliaran Rupiah, Toyota Avanza Bukan Levelnya

Otomotif | Kamis, 14 Desember 2023 | 08:44 WIB

Toyota Pertahankan Market Share 2023 di Tengah Serbuan Merek Pendatang Baru

Toyota Pertahankan Market Share 2023 di Tengah Serbuan Merek Pendatang Baru

Otomotif | Kamis, 14 Desember 2023 | 08:10 WIB

Toyota Hilux Rangga Akan Diimpor dari Thailand

Toyota Hilux Rangga Akan Diimpor dari Thailand

Otomotif | Rabu, 13 Desember 2023 | 18:36 WIB

Toyota Cetak Rekor Ekspor Mobil di 2023

Toyota Cetak Rekor Ekspor Mobil di 2023

Otomotif | Rabu, 13 Desember 2023 | 16:22 WIB

Terkini

Terpopuler: Garasi Indri Wahyuni Juri LCC MPR, Gubernur Jabar Hapus Pajak Tahunan Kendaraan

Terpopuler: Garasi Indri Wahyuni Juri LCC MPR, Gubernur Jabar Hapus Pajak Tahunan Kendaraan

Otomotif | Rabu, 13 Mei 2026 | 06:55 WIB

Gebrakan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Hapus Pajak Kendaraan Tahunan, Pemilik Mobil Untung Jika...

Gebrakan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Hapus Pajak Kendaraan Tahunan, Pemilik Mobil Untung Jika...

Otomotif | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:10 WIB

PLN Siapkan SPKLU Baru Hingga ke Kulon Progo, Pemilik Mobil Listrik di Jogja Makin Dimanjakan

PLN Siapkan SPKLU Baru Hingga ke Kulon Progo, Pemilik Mobil Listrik di Jogja Makin Dimanjakan

Otomotif | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:38 WIB

Manuver Selincah Hatchback, Kabin Selega MPV: Mobil Bekas Ini Cocok untuk Ibu Muda

Manuver Selincah Hatchback, Kabin Selega MPV: Mobil Bekas Ini Cocok untuk Ibu Muda

Otomotif | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:33 WIB

Kontroversi Juri LCC MPR Dyastasita Widya Budi: Punya Harta Rp581 Juta, Tapi Garasinya Kosong

Kontroversi Juri LCC MPR Dyastasita Widya Budi: Punya Harta Rp581 Juta, Tapi Garasinya Kosong

Otomotif | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:19 WIB

BYD Tembus Tiga Besar, Ini 10 Merek Mobil Terlaris di Indonesia April 2026

BYD Tembus Tiga Besar, Ini 10 Merek Mobil Terlaris di Indonesia April 2026

Otomotif | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:15 WIB

Indomobil Expo Jogja Tawarkan Promo Mobil Listrik Plus Wall Charger Gratis, Kesempatan Terbatas

Indomobil Expo Jogja Tawarkan Promo Mobil Listrik Plus Wall Charger Gratis, Kesempatan Terbatas

Otomotif | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:26 WIB

Simulasi Biaya Bulanan usai Solar Mahal, Apakah Innova Reborn Diesel Masih Layak Dibeli?

Simulasi Biaya Bulanan usai Solar Mahal, Apakah Innova Reborn Diesel Masih Layak Dibeli?

Otomotif | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:00 WIB

Sorotan Tajam Garasi 'Mrs. Artikulasi' Indri Wahyuni, Punya Kekayaan Rp3,9 M tapi...

Sorotan Tajam Garasi 'Mrs. Artikulasi' Indri Wahyuni, Punya Kekayaan Rp3,9 M tapi...

Otomotif | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:15 WIB

Dulu Seharga XMAX Kini Setara Scoopy: Tengok Memesonanya United TX-3000

Dulu Seharga XMAX Kini Setara Scoopy: Tengok Memesonanya United TX-3000

Otomotif | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:15 WIB