Layanan Transportasi Daring Berikan Fasilitas Beasiswa, Menteri Perhubungan Sebutkan Indonesia Emas 2045

RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 20 Desember 2023 | 07:32 WIB
Layanan Transportasi Daring Berikan Fasilitas Beasiswa, Menteri Perhubungan Sebutkan Indonesia Emas 2045
Ilustrasi hujan tahun ini, di mana para pengemudi ojek daring atau online tetap bekerja untuk menghidupi keluarganya [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan bahwa Indonesia Emas 2045 adalah salah satu komitmen jangka panjang Pemerintah untuk mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan berprestasi di industri.

Dikutip kantor berita Antara dari laman media sosial Instagram resminya @budikaryas, beliau berbagi pengalaman kerja di sektor pemerintahan dan sederet program Kementerian Perhubungan dalam Bincang Inspiratif dengan Penerima Beasiswa Gojek.

Gojek adalah unit bisnis on-demand service dari Grup GoTo dan memiliki program konsisten untuk meningkatkan taraf hidup mitra driver dan keluarga di dalam ekosistem GoTo.

Salah satunya adalah Beasiswa Gojek yang tahun ini bisa disimak keberhasilannya dengan kelulusan putra/putri mitra driver penerima Beasiswa Gojek angkatan pertama. Acara disaksikan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi yang diundang untuk menyampaikan apresiasi.

Menteri Perhubungan Republik Indonesia - Budi Karya Sumadi menyematkan medali kepada alumni penerima Beasiswa Gojek angkatan Pertama yang turut disaksikan oleh Direktur dan Presiden Unit Bisnis On-Demand Services Grup GoTo - Catherine Hindra Sutjahyo. (ANTARA/HO-Gojek)
Menteri Perhubungan Republik Indonesia - Budi Karya Sumadi menyematkan medali kepada alumni penerima Beasiswa Gojek angkatan Pertama yang turut disaksikan oleh Direktur dan Presiden Unit Bisnis On-Demand Services Grup GoTo - Catherine Hindra Sutjahyo. (ANTARA/HO-Gojek)

Gojek adalah perusahaan pertama dalam industri transportasi yang menyediakan beasiswa pendidikan penuh bagi keluarga mitra drivernya, dari awal hingga lulus.

"Kami percaya pendidikan menjadi kunci utama yang dapat mewujudkan pencapaian target Pemerintah tentang Indonesia Emas. Saya saya mengapresiasi Gojek yang secara konsisten menciptakan Program Swadaya yang membawa dampak sosial, baik bagi Mitra Gojek, salah satunya dengan akses pendidikan melalui Program Beasiswa Anak Mitra Gojek," sambut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

"Saya ucapkan selamat atas kelulusan dari program angkatan pertama ini, semoga Putra-Putri Mitra Gojek dapat terus sukses dan menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia," lanjutnya.

Beasiswa Gojek sendiri hadir mulai 2020 dan secara konsisten memberikan kesempatan pendidikan tinggi setiap tahun kepada para putra putri mitra driver Gojek. Hingga kini, sudah ada 62 penerima Beasiswa Gojek yang kuliah di politeknik-politeknik negeri unggulan se-Indonesia, setelah melewati proses seleksi ketat dari ribuan pendaftar.

"Tahun ini, kami dengan bangga menyambut angkatan pertama penerima beasiswa Gojek yang lulus dari jenjang pendidikan tinggi. Hal yang juga membanggakan adalah mereka lulus tepat waktu dengan prestasi akademik yang sangat baik. Bahkan sebagian besar sudah mendapatkan pekerjaan sesuai minat dan jurusannya," jelas Catherine Hindra Sutjahyo, Direktur dan Presiden On Demand Service Grup GoTo.

baca juga

"Sebagai wujud nyata dari komitmen berkelanjutan Gojek Swadaya, kami tidak berhenti di memberikan beasiswa untuk pendidikan formal, tetapi mengadakan pelatihan keterampilan non-akademis (soft skill) untuk mempersiapkan mereka dalam menghadapi persaingan dunia kerja," ujarnya.

Pelatihan keterampilan non-akademis (soft skill) yang diberikan meliputi pelatihan cara menulis CV dengan baik dan benar, persiapan wawancara kerja, membangun etos kerja sebagai lulusan muda, serta nilai-nilai dasar kepemimpinan.

Program pengembangan diri dibawakan secara sukarela oleh para karyawan di manajemen Gojek yang kompeten dalam bidangnya, sebagai bentuk dukungan antaranggota ekosistem Gojek.

Rangkaian kebijakan serta inisiatif bagi keluarga mitra driver Gojek adalah bagian dari komitmen keberlanjutan Nol Hambatan (Zero Barriers), di mana Gojek sebagai bagian dari Grup GoTo berkomitmen untuk mengeliminasi seluruh hambatan terhadap akses, pertumbuhan, serta peluang semua pihak dalam ekosistem Grup GoTo.

Selain beasiswa, berbagai program Gojek Swadaya lainnya telah dimanfaatkan lebih dari 450 ribu mitra driver per bulan dan membantu mereka menghemat hingga 15 persen dari biaya operasional sebagai mitra driver.

Diluncurkan sejak 2016, lebih dari 240 ribu mitra driver Gojek dan keluarga mempunyai akses untuk hidup yang lebih baik melalui program tabungan dan asuransi termasuk BPJS, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) terjangkau, dan beasiswa anak mitra.

Menurut Studi Dampak Sosial Ekonomi Gojek (2023) yang diadakan Lembaga Demografi FEB UI, berbagai program kesejahteraan yang disediakan di dalam ekosistem Gojek membuat 90 persen mitra Gojek yakin mampu menghidupi keluarga dengan layak setelah bermitra dengan Gojek.

Bahkan, lebih dari 80 persen mitra Gojek yakin kemitraan dengan Gojek akan membantu menyekolahkan anaknya hingga perguruan tinggi.

“Di tahun keempat ini, Beasiswa Gojek terus mendapatkan respons yang positif dari para mitra driver sehingga memotivasi kami untuk terus memperluas manfaat program ini ke depannya dan menciptakan kesejahteraan berkelanjutan di dalam ekosistem kami,” tandas Catherine Hindra Sutjahyo.

Sedangkan testimoni dari penerima Beasiswa Gojek, salah satunya adalah Dzikru Rahman, putra mitra driver Gojek di Jakarta.

Ia memiliki tekad besar masuk perguruan tinggi jurusan Teknik Mesin sesuai minat besarnya di bidang otomotif. Ia berhasil lolos sebagai penerima beasiswa Gojek pada 2020 setelah melewati proses seleksi dan wawancara ketat. Setelah menjalani perkuliahan selama kurang lebih tiga tahun, ia berhasil lulus dengan predikat cum laude dari Politeknik Negeri Jakarta jurusan Teknis Mesin dengan IPK 3,51.

“Saya sangat bersyukur atas kehadiran program Beasiswa Gojek yang memberikan saya kesempatan untuk berkuliah secara gratis hingga lulus di jurusan yang saya impikan. Tidak lupa, dukungan serta doa dari kedua orangtua sayalah yang sukses mengantarkan saya hingga ke titik ini. Setelah ini, saya berharap segera bisa bekerja dan membalas segala pengorbanan kedua orang tua saya," ungkap Dzikru Rahman.

Semoga kelak makin banyak penerima beasiswa Gojek yang mampu berprestasi seperti Dzikru Rahman. Pekerjaan orangtua mampu mengantarnya meraih mimpi dan kehidupan semakin baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wamendagri Bima Ajak Generasi Muda Terus Suarakan Gagasan Untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Wamendagri Bima Ajak Generasi Muda Terus Suarakan Gagasan Untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:06 WIB

Ekonomi Kreatif Jadi Taruhan Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045

Ekonomi Kreatif Jadi Taruhan Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:03 WIB

Mengapa Ojol Harus Jadi Transportasi Umum

Mengapa Ojol Harus Jadi Transportasi Umum

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Menhub Buka Suara soal Masinis Argo Bromo Anggrek yang Jadi Tersangka

Menhub Buka Suara soal Masinis Argo Bromo Anggrek yang Jadi Tersangka

News | Rabu, 30 September 2026 | 15:26 WIB

Bahas RUU LLAJ Bersama DPR, Ini Poin-Poin Penting yang Disetujui Pemerintah

Bahas RUU LLAJ Bersama DPR, Ini Poin-Poin Penting yang Disetujui Pemerintah

News | Rabu, 30 September 2026 | 13:46 WIB

Pertamina Siapkan Bisnis Energi Hijau sebagai Sumber Pertumbuhan Baru

Pertamina Siapkan Bisnis Energi Hijau sebagai Sumber Pertumbuhan Baru

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 11:37 WIB

Dilema Atlet Pelajar: Saat Generasi Emas Dipaksa Memilih Antara Lapangan atau Kelas

Dilema Atlet Pelajar: Saat Generasi Emas Dipaksa Memilih Antara Lapangan atau Kelas

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:39 WIB

Menhub Copot Dirjen Perhubungan Laut, Imbas Kecelakaan Kapan Beruntun?

Menhub Copot Dirjen Perhubungan Laut, Imbas Kecelakaan Kapan Beruntun?

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 18:04 WIB

Dampak Abu Krakatau: Ribuan Penerbangan Batal, Delay, dan Dialihkan

Dampak Abu Krakatau: Ribuan Penerbangan Batal, Delay, dan Dialihkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 08:35 WIB

8 Bandara di Tutup Hari Ini Karena Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ini Daftarnya

8 Bandara di Tutup Hari Ini Karena Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ini Daftarnya

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 11:15 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×