Aismoli Sebutkan Potensi Pertumbuhan Motor Listrik Indonesia

RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 26 Januari 2024 | 09:12 WIB
Aismoli Sebutkan Potensi Pertumbuhan Motor Listrik Indonesia
Elders Garage di Gedung Smesco Jakarta melayani konversi sepeda motor listrik. Sebagai ilustrasi [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Berbincang soal sepeda motor atau kendaraan roda dua, penggunaannya di Indonesia termasuk salah satu yang tertinggi di ASEAN. Perbandingannya mencapai skala satu unit sepeda motor per empat penduduk.

Hal ini menunjukkan bahwa peluang untuk melakukan konversi dari motor biasa menjadi sepeda motor listrik sangat terbuka luas. Terhitung strategis dari segi pasar dan bisnis industri.

Dikutip dari kantor berita Antara, dalam sebua diskusi di Jakarta, Kamis (25/1/2024) malam, Sekretaris Asosiasi Industri Motor Listrik Indonesia (Aismoli) Abdullah Alwi berbincang seputar peluang pasar motor listrik Indonesia.

"Pada 2030 penjualan sepeda motor listrik terbesar berada di China, kedua India, dan ketiga Indonesia. Untuk pasar sepeda motor listrik sendiri Indonesia akan menjadi nomor tiga terbesar di dunia pada 2030, dan ini tidak hanya pasar, tapi peluang basis industri," jelas Abdullah Alwi dari Aismoli.

Simak dek baterai untuk Honda EM1 e: di bagian belakang motor listrik yang didukung baterai Honda Mobile Power Pack e: (MPP e:) [Suara.com/CNR ukirsari].
Honda EM1 e:  didukung baterai Honda Mobile Power Pack e: (MPP e:). Sebagai ilustrasi sepeda motor listrik  [Suara.com/CNR ukirsari].

Akan tetapi, di balik peningkatan populasi sepeda motor listrik di Indonesia beberapa tahun terakhir yang cukup signifikan, jumlah penjualan moto listrik dalam negeri masih sangat jauh dari target pemerintah. Yaitu untuk mencapai 13,5 juta unit penjualan motor listrik pada 2030.

Bisa disebutukan bahwa negara kita masih memiliki tantangan besar dalam agenda mencapai nol emisi atau Net Zero Emission atau NZE 2060. Meski sudah dibarengi dengan langkah adanya layanan konversi sepeda motor bensin ke versi listrik.

Keyakinan masyarakat terhadap motor listrik masih perlu dirangkul erat-erat.

"Terdapat tantangan yang saat sampai saat ini masih dirasakan. Tidak hanya hal-hal yang bersifat teknis seperti infrastruktur secara keseluruhan, akan tetapi persepsi masyarakat yang masih ragu seperti isi dayanya bagaimana, kemudian daya tahannya, purnajual, dan seterusnya," tukas Ahmad Heri Firdaus,Peneliti dan Ekonom Pusat Industri, Perdagangan, dan Investasi, Institute for Development of Economics and Finance (INDEF).

Ia menyarankan sebaiknya pemerintah dan produsen motor listrik untuk berupaya lebih gencar dalam mengedukasi masyarakat Indonesia tentang motor listrik, untuk membentuk sebuah pemahaman yang berujung kepercayaan.

baca juga

Kembali kepada keberhasilan penjualan sepeda motor listrik di Indonesia, Aismoli menyatakan pertumbuhan ekosistem sepeda motor listrik di Indonesia termasuk menjanjikan.

Abdullah Alwi menyebutkan bahwa saat ini mulai banyak bermunculan perusahaan-perusahaan yang berusaha mengembangkan motor listrik di Tanah Air.

"Sampai hari ini populasi sepeda motor listrik di Indonesia sudah mencapai 74.988 per Januari 2024. Bisa disebut merupakan peningkatan jumlah yang signifikan, melihat pada 2020 jumlahnya masih hanya ratusan unit," imbuhnya.

Sehingga timbul optimisme Indonesia bisa menjadi basis industri, juga prediksi akan mampu menjadi pengekspor motor listrik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erick Thohir Bongkar Skuat Mewah Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Misi Balas Kegagalan Piala AFF

Erick Thohir Bongkar Skuat Mewah Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Misi Balas Kegagalan Piala AFF

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:24 WIB

Nasib Berbeda Jay Idzes dan Elkan Baggott Jelang Bela Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Nasib Berbeda Jay Idzes dan Elkan Baggott Jelang Bela Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Jay Idzes, Kevin Diks, Emil Audero Bakal Main, Indonesia Full Team di FIFA ASEAN Cup 2026?

Jay Idzes, Kevin Diks, Emil Audero Bakal Main, Indonesia Full Team di FIFA ASEAN Cup 2026?

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:37 WIB

Timnas Indonesia Main Dua Stadion Ikonik Akan Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Main Dua Stadion Ikonik Akan Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56 WIB

Kusutnya Timnas India Calon Lawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Kusutnya Timnas India Calon Lawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:48 WIB

India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Kuat Bertahan Rapuh Diserang

India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Kuat Bertahan Rapuh Diserang

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:49 WIB

Lupakan AFF 2026! Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup atau Herdman Mundur

Lupakan AFF 2026! Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup atau Herdman Mundur

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Gagal Total di Piala AFF 2026, John Herdman Bidik FIFA ASEAN Cup 2026

Gagal Total di Piala AFF 2026, John Herdman Bidik FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Mengulik Desa Les: Saat Tradisi Gerakkan Ekonomi, Anak Muda Siap Warisi?

Mengulik Desa Les: Saat Tradisi Gerakkan Ekonomi, Anak Muda Siap Warisi?

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:03 WIB

Solusi Radikal: Saatnya ASEAN Terbitkan "Blue Bonds" Demi Selamatkan Pesisir

Solusi Radikal: Saatnya ASEAN Terbitkan "Blue Bonds" Demi Selamatkan Pesisir

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:35 WIB

Terkini

Janji Lolos Bintara Polri, 2 Polisi Jambi Diduga Tipu 12 Orang hingga Rp7,81 Miliar

Janji Lolos Bintara Polri, 2 Polisi Jambi Diduga Tipu 12 Orang hingga Rp7,81 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Tak Bisa Dibantah! STY Masih Jadi Pelatih Terbaik bagi Timnas Indonesia

Tak Bisa Dibantah! STY Masih Jadi Pelatih Terbaik bagi Timnas Indonesia

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Melon 'Berwajah' Pejuang di Sleman, Cara Petani Muda Rayakan Kemerdekaan

Melon 'Berwajah' Pejuang di Sleman, Cara Petani Muda Rayakan Kemerdekaan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:01 WIB

Pemerintah Bidik Pajak Kontrakan: Ancaman Baru bagi Hunian Terjangkau

Pemerintah Bidik Pajak Kontrakan: Ancaman Baru bagi Hunian Terjangkau

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Diduga Ada Siswi Tertabrak di Jurangmangu, KRL Palmerah-Rangkasbitung Alami Gangguan

Diduga Ada Siswi Tertabrak di Jurangmangu, KRL Palmerah-Rangkasbitung Alami Gangguan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:59 WIB

Mensesneg Buka Suara soal Isu Reshuffle Kabinet Jelang 17 Agustus

Mensesneg Buka Suara soal Isu Reshuffle Kabinet Jelang 17 Agustus

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:58 WIB

Promo Khusus KPR Renovasi BRI dengan Suku Bunga Spesial

Promo Khusus KPR Renovasi BRI dengan Suku Bunga Spesial

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Stok Beras Bulog Capai 5,25 Juta Ton, Tersebar di Berbagai Gudang Indonesia

Stok Beras Bulog Capai 5,25 Juta Ton, Tersebar di Berbagai Gudang Indonesia

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Viral ASN PPPK Paruh Waktu DPUTR Bandung Barat Live TikTok, Singgung Fee Proyek

Viral ASN PPPK Paruh Waktu DPUTR Bandung Barat Live TikTok, Singgung Fee Proyek

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:56 WIB

Tak Perlu Transit, TransNusa Buka Penerbangan Langsung Jakarta-Bangkok 2 Kali Sehari

Tak Perlu Transit, TransNusa Buka Penerbangan Langsung Jakarta-Bangkok 2 Kali Sehari

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:55 WIB

×