Bukan Nikel Atau LFP, Tenaga Baru Mobil Listrik Tengah Dikembangkan Ilmuwan, Sumber Melimpah Ruah dan Gratis

Gagah Radhitya Widiaseno

Selasa, 07 Mei 2024 | 16:55 WIB
Bukan Nikel Atau LFP, Tenaga Baru Mobil Listrik Tengah Dikembangkan Ilmuwan, Sumber Melimpah Ruah dan Gratis
Ilustrasi mobil listri VInFast [Suara.com/Liberty Jemadu]

Suara.com - Nikel ataupun Lithium Fero Phospate (LFP) saat ini tengah digunakan beberapa pabrikan mobil listrik sebagai tenaga pada kendaraannya.

Keduanya memang menjadi sumber utama yang diburu untuk para produsen mobil listrik. Namun seiring berjalannya waktu, ternyata ada sebuah inovasi dimana tenaga baru mobil listrik tengah disiapkan yang sumbernya melimpah ruah dan gratis.

Dilansir dari Wion News, para ilmuwan China bikin gebrakan teknologi baterai. Mereka ciptakan "baterai air" yang revolusioner, dua kali lebih kuat dari baterai lithium tradisional.

Bayangkan, kendaraan listrik dengan jangkauan lebih jauh, pengisian daya lebih cepat, dan harga lebih murah. Masa depan cerah untuk transportasi ramah lingkungan sudah di depan mata.

Baterai dengan tenaga air sedang dikembangkan ilmuwan China (Wion News)
Baterai dengan tenaga air sedang dikembangkan ilmuwan China (Wion News)

Baterai Air: Kekuatan Tersembunyi di Balik Air

Baterai ini bukan sulap, tapi sains!.Rahasianya terletak pada kombinasi yodium dan bromin dalam larutan air yang menghasilkan reaksi elektrokimia.

Hasilnya? Kepadatan energi mencapai 1.200Watt-jam per Liter (Wh/L), jauh mengungguli baterai lithium non-air yang hanya 700 Wh/L.

Tak hanya kuat, baterai air ini pun ramah lingkungan. Bebas bahan kimia berbahaya seperti kobalt, terbuat dari bahan berlimpah dan murah. Produksi massal pun jadi lebih ekonomis

Menuju Era Baru Kendaraan Listrik

baca juga

Bayangkan mobil listrik dengan jangkauan ratusan kilometer, pengisian daya dalam hitungan menit, dan harga yang terjangkau.

Baterai air membuka jalan untuk semua itu. Transisi global menuju transportasi berkelanjutan dan ramah lingkungan pun akan semakin cepat.

Penelitian terus dilakukan untuk menyempurnakan teknologi ini. Efisiensi, stabilitas, dan siklus hidup baterai air akan terus ditingkatkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sistem Canggih Pengelolaan Air Minum di IKN, Terapkan Data Terkini

Sistem Canggih Pengelolaan Air Minum di IKN, Terapkan Data Terkini

Bisnis | Selasa, 07 Mei 2024 | 16:06 WIB

Tesla Jualan "Jarak Tempuh", Bayar 30 Jutaan Biar Jangkauan Mobil Makin Jauh: Cara Cerdas atau Culas?

Tesla Jualan "Jarak Tempuh", Bayar 30 Jutaan Biar Jangkauan Mobil Makin Jauh: Cara Cerdas atau Culas?

Otomotif | Selasa, 07 Mei 2024 | 15:20 WIB

Gencar Tawarkan Potensi KIHI, Kaltara Siap Menjadi Basis Mobil Listrik

Gencar Tawarkan Potensi KIHI, Kaltara Siap Menjadi Basis Mobil Listrik

Bisnis | Selasa, 07 Mei 2024 | 14:10 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×