Tesla Jualan "Jarak Tempuh", Bayar 30 Jutaan Biar Jangkauan Mobil Makin Jauh: Cara Cerdas atau Culas?

Cesar Uji Tawakal

Selasa, 07 Mei 2024 | 15:20 WIB
Tesla Jualan "Jarak Tempuh", Bayar 30 Jutaan Biar Jangkauan Mobil Makin Jauh: Cara Cerdas atau Culas?
Tesla Roadster yang baru bisa dimiliki konsumen mulai 2023 [Tesla via ANTARA].

Suara.com - Kabar gembira untuk pemilik Tesla Model Y Rear-Wheel Drive! CEO Tesla, Elon Musk, baru saja mengumumkan bahwa varian 'Standard Range' yang belum lama ini dihentikan produksinya ternyata bisa melaju lebih jauh dari perkiraan peringkat EPA yaitu 418 km.

Namun, ada "tetapi"-nya, untuk menikmati jarak tempuh ekstra tersebut, Anda perlu mengeluarkan biaya tambahan.

Buka Fitur Tersembunyi dengan Bayaran

Dilansir dari Carscoops, Elon Musk mengungkapkan bahwa Model Y Rear-Wheel Drive sebenarnya memiliki kemampuan tersembunyi.

Mobil ini bisa melaju hingga 64-97 km lebih jauh tergantung baterainya. Namun, untuk "membuka" kemampuan tersebut, Tesla akan mengenakan biaya sebesar sekitar $2.000 atau 32 jutaan rupiah.

Inilah yang menuai kritik. Para pengguna menilai Tesla seolah "menjual" fitur yang sebenarnya sudah ada di dalam mobil mereka.

Alasan Tesla dan Reaksi Pengguna

Menanggapi kritik tersebut, Elon Musk berdalih, "Kami juga harus membayar tagihan entah bagaimana caranya." Hal ini memang selaras dengan langkah penghematan biaya yang sedang dilakukan Tesla, termasuk pembubaran tim Supercharger mereka.

Sebelumnya pada 19 April, harga Model Y Rear-Wheel Drive adalah $44.990 (sebelum kredit pajak federal). Harga tersebut sama dengan Model Y Long-Range Rear-Wheel Drive "yang baru" dengan perkiraan jarak tempuh 515 km.

baca juga

Singkatnya, varian lama bisa memiliki jarak tempuh yang sama dengan varian baru, tetapi pemiliknya harus membayar ekstra $2.000 untuk "membuka" kemampuan tersembunyi tersebut.

Strategi "membatasi kemampuan lalu menjual fitur tersembunyi" ini bukanlah hal baru untuk Tesla.

Sebelumnya, mereka pernah menurunkan perkiraan jarak tempuh pada beberapa varian mobil, kemudian menawarkan "pembukaan" fitur tersebut dengan biaya tambahan.

Tesla bahkan pernah "membuka" fitur jarak tempuh secara gratis untuk penduduk California yang terjebak kebakaran hutan.

Langkah Tesla menuai pro dan kontra. Di satu sisi, ini bisa menjadi sumber pendapatan tambahan bagi perusahaan. Namun di sisi lain, konsumen merasa dirugikan karena harus membayar untuk fitur yang sebenarnya sudah dimiliki mobil mereka.

Apakah ini strategi cerdik atau hanya cara culas cari cuan? Anda yang menilai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penelitian: Pengguna Mobil dengan Knalpot Brong Miliki Kecenderungan Psikopat

Penelitian: Pengguna Mobil dengan Knalpot Brong Miliki Kecenderungan Psikopat

Otomotif | Selasa, 07 Mei 2024 | 14:38 WIB

Wuling Cloud EV Harganya Berapa? Ini Spesifikasinya

Wuling Cloud EV Harganya Berapa? Ini Spesifikasinya

Otomotif | Selasa, 07 Mei 2024 | 14:08 WIB

Surat PHK Karyawan Tesla Beredar di Media Sosial, Cara Elon Musk Dinilai Kejam

Surat PHK Karyawan Tesla Beredar di Media Sosial, Cara Elon Musk Dinilai Kejam

Otomotif | Selasa, 07 Mei 2024 | 13:17 WIB

Kenaikan PPN 12 Persen: Industri Otomotif Dalam Negeri Terhambat? Begini Analisanya

Kenaikan PPN 12 Persen: Industri Otomotif Dalam Negeri Terhambat? Begini Analisanya

Otomotif | Selasa, 07 Mei 2024 | 12:18 WIB

Google Disingkirkan, Bos Tesla Elon Musk Pilih Gunakan Perusahaan China Ini untuk Sistem Navigasi

Google Disingkirkan, Bos Tesla Elon Musk Pilih Gunakan Perusahaan China Ini untuk Sistem Navigasi

Otomotif | Selasa, 07 Mei 2024 | 10:46 WIB

BMW Singkirkan Emblem "i" dari Mobil Bensin, Ada Apa?

BMW Singkirkan Emblem "i" dari Mobil Bensin, Ada Apa?

Otomotif | Selasa, 07 Mei 2024 | 10:23 WIB

Terkini

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:57 WIB

Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan

Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan

Bola | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:44 WIB

1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak

1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:42 WIB

DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu

DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Zulhas: Anggota Dewan Hingga Menteri PAN Wajib Potong Gaji Sebulan Demi Rakyat NTT

Zulhas: Anggota Dewan Hingga Menteri PAN Wajib Potong Gaji Sebulan Demi Rakyat NTT

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:32 WIB

Misbakhun Tegaskan SOKSI Siap Jadi Pendulang Suara Golkar di Pemilu Mendatang

Misbakhun Tegaskan SOKSI Siap Jadi Pendulang Suara Golkar di Pemilu Mendatang

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?

Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Prabowo Copot M Nasir dari Sekda Aceh, Pemprov: Tak Ada Masalah Apa-apa

Prabowo Copot M Nasir dari Sekda Aceh, Pemprov: Tak Ada Masalah Apa-apa

Sumut | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:09 WIB

×