Ini Fungsi Radiator pada Mobil: Amankah Diisi Air Biasa?

Cesar Uji Tawakal Suara.Com
Selasa, 14 Mei 2024 | 19:02 WIB
Ini Fungsi Radiator pada Mobil: Amankah Diisi Air Biasa?
Ilustrasi radiator mobil kepanasan (Shutterstock).

Suara.com - Radiator adalah salah satu komponen penting pada mobil yang berfungsi sebagai sistem pendingin mesin. Ketika mobil dihidupkan, suhu mesin akan meningkat seiring waktu.

Radiator mendinginkan mesin dengan menjaga temperatur optimal dan mengalirkan air ke seluruh saluran sistem pendingin di area mesin.

Fungsi utama radiator adalah mengurangi panas yang dihasilkan saat mesin bekerja, berfungsi sebagai pelumas untuk mengurangi gesekan mesin, membersihkan komponen mesin dari kotoran, serta melindungi mesin mobil dari korosi.

Pentingnya Merawat Radiator

Volume air radiator dapat berkurang karena kebocoran atau suhu mesin yang terlalu panas (overheat). Jika radiator kehabisan air, mesin bisa mengalami overheat yang berisiko menyebabkan kerusakan serius hingga mobil terbakar atau meledak.

Perbaikan akibat overheat bisa sangat mahal, bahkan dalam beberapa kasus, pemilik kendaraan harus mengganti mesin agar mobil kembali berfungsi normal.

Oleh karena itu, menjaga kondisi radiator sangat penting untuk menghindari overheat dan kerusakan pada mesin.

Mengisi coolant pada radiator. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].
Mengisi coolant pada radiator. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Fungsi Air Radiator

Air radiator memiliki beberapa fungsi penting:

Baca Juga: Selera Mobil Pacar Baru Sule Gak Main-Main, Banyak Digunakan Para Artis

  • Mengurangi Panas: Air radiator mendinginkan mesin saat bekerja, menjaga temperatur agar tetap optimal.
  • Pelumas Tambahan: Menggunakan air radiator dengan bahan campuran glikol membantu mengurangi gesekan mesin.
  • Membersihkan Komponen Mesin: Air radiator membantu membersihkan kotoran yang bisa menghambat performa mesin.
  • Melindungi dari Korosi: Air radiator melindungi mesin dari karat dan korosi yang bisa merusak komponen.

Apakah Aman Isi Air Radiator dengan Air Biasa?

Banyak pengendara mobil masih menggunakan air biasa untuk mengisi radiator dibandingkan memakai coolant. Namun, apakah hal ini aman?

Dikutip dari sits resmi Mitsubishi, mengisi radiator dengan air biasa, seperti air keran, ternyata tidak cukup dan bisa berisiko.

Air keran memiliki kandungan zat besi yang tinggi yang dapat menimbulkan karat pada komponen radiator.

Karat ini bisa menghambat aliran air dan menyebabkan overheat.

Gunakan Radiator Coolant

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI