Pindah ke Qatar, Geneva Auto Show Punah setelah Seabad?

Cesar Uji Tawakal Suara.Com
Sabtu, 01 Juni 2024 | 14:50 WIB
Pindah ke Qatar, Geneva Auto Show Punah setelah Seabad?
Mobil New BMW M135i diperkenalkan di arena Geneva Auto Show 2015 pada Maret lalu (Shutterstock).

Suara.com - Dunia otomotif baru saja dikejutkan dengan kabar berakhirnya Geneva Auto Show di Swiss. Setelah absen selama 4 tahun, penyelenggaraan tahun 2024 ternyata menjadi yang terakhir, dan tidak ada rencana untuk melanjutkan event ini di masa depan.

Keputusan ini cukup mengejutkan, mengingat ajang tersebut merupakan salah satu pameran otomotif paling bergengsi di dunia, dengan sejarah lebih dari 100 tahun.

Namun, kembalinya ajang tahun ini ternyata tidak berjalan sesuai harapan. Hanya segelintir pabrikan mobil yang hadir, seperti Lucid, Renault Group, dan beberapa merek asal China. Kurangnya minat dari pabrikan besar menjadi faktor utama di balik keputusan ini.

"Keputusan yang sangat disesalkan ini tidak mengurangi upaya dan tekad kami untuk meraih kembali kesuksesan," ungkap Alexandre de Senarclens, Presiden ajang tersebut, dilansir dari Carscoops.

Mobil La Ferrari saat diluncurkan di arena Geneva Auto Show pada Maret 2013 (Shutterstock).
Mobil La Ferrari saat diluncurkan di arena Geneva Auto Show pada Maret 2013 (Shutterstock).

"Namun, kurangnya minat yang ditunjukkan oleh produsen mobil, persaingan dari pameran Paris dan Munich, serta investasi yang dibutuhkan untuk mempertahankan pameran semacam ini, menjadi pukulan terakhir bagi penyelenggaraan selanjutnya."

Meski Ganeva Auto Show di Swiss berakhir, namanya akan tetap hidup. Qatar akan menjadi tuan rumah dengan ajang yang kini bernama GIMS (Geneva International Motor Show) 2025, melanjutkan tradisi pameran otomotif dengan nama yang sama.

"GIMS Qatar dapat dengan yakin mengandalkan keahlian dan kemampuan tim yang telah berhasil menggelar edisi perdana," ujar Sandro Mesquita, CEO GIMS.

"Menyenangkan mengetahui bahwa pameran otomotif masih menarik minat di berbagai belahan dunia, dan GIMS telah memperkuat daya tariknya di Timur Tengah."

Hilangnya GIMS tentu menyisakan kesedihan bagi penggemar otomotif. Namun, masa depan pameran otomotif global masih menjadi perdebatan. Beberapa pabrikan, seperti Stellantis, telah memutuskan untuk tidak lagi berpartisipasi dalam pameran otomotif Amerika Utara. Di sisi lain, LA Auto Show dan SEMA masih menunjukkan kesuksesan.

Baca Juga: Harga Mobil AHY Mulai Rp 2 M, Spesifikasi Mercedes-Benz GLS Bikin Anak SBY Nyaman Ngetik Meski di Jalan

Kasus GIMS menjadi contoh nyata bagaimana minat pabrikan dan kondisi industri dapat memengaruhi kelangsungan sebuah pameran otomotif. Meski sedih, kita harus menerima kenyataan bahwa era GIMS di Swiss telah berakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI