UE Mau Terapkan Tarif Tinggi Mobil Listrik China, tapi Produsen Eropa Malah Ketar-ketir?

Cesar Uji Tawakal

Rabu, 12 Juni 2024 | 11:58 WIB
UE Mau Terapkan Tarif Tinggi Mobil Listrik China, tapi Produsen Eropa Malah Ketar-ketir?
Mobil Listrik BMW iX Seharga Rp 2,4 Miliar. (Foto: BMW)

Suara.com - Uni Eropa (UE) dikabarkan akan segera merilis kebijakan final terkait mobil listrik asal China. Mirip dengan Amerika Serikat (AS), UE khawatir dengan harga jual mobil listrik China yang kelewatan murah.

Dugaan mereka, harga tersebut dimungkinkan oleh subsidi besar-besaran dari pemerintah China.

Dilansir dari Carscoops, langkah UE ini mengikuti jejak AS yang bulan lalu menaikkan tarif impor mobil listrik China secara drastis, dari 25% menjadi 100%.

Uni Eropa memang beralasan bahwa serbuan mobil listrik China yang murah bisa mengganggu industri otomotif mereka. Namun, menariknya, para produsen mobil Eropa sendiri justru tidak mendukung kebijakan tarif ini.

Mengapa bisa demikian? Rupanya, para produsen mobil Eropa sangat bergantung pada pasar China. Jika UE menerapkan tarif tinggi, dikhawatirkan China akan mengambil tindakan balasan.

Kamar Dagang China di UE sudah mewanti-wanti potensi kenaikan tarif impor mobil Eropa sebagai respons atas kebijakan tarif yang merugikan mereka.

Selain itu, China saat ini menjadi pusat produksi penting bagi banyak pabrikan mobil Eropa. Beberapa contohnya adalah BMW iX3, Citroen C5 X, dan Dacia Spring. Mobil-mobil Eropa yang dibuat di China ini justru bisa terkena imbas dari tarif tinggi yang akan diterapkan UE.

New Citroen C5 Aircross yang baru meluncur di pasar otomotif Indonesia. (ANTARA/Chairul Rohman)
New Citroen C5 Aircross yang baru meluncur di pasar otomotif Indonesia. (ANTARA/Chairul Rohman)

Perkiraan dari HSBC menunjukkan bahwa 20-23% profit produsen mobil Jerman berasal dari penjualan di China. Para petinggi BMW, Mercedes, dan Volkswagen pun kompak menyuarakan penolakan terhadap tarif impor tinggi.

CEO BMW, Oliver Zipse, berpendapat bahwa industri otomotif tidak membutuhkan proteksionisme. Menurutnya, perang dagang justru bisa menjadi bumerang.

baca juga

Senada dengan Zipse, CEO VW, Oliver Blume, juga mewanti-wanti risiko pembalasan dari China. Sementara itu, Carlos Tavares, pimpinan Stellantis, menyebut potensi tarif ini sebagai " jebakan berbahaya bagi negara yang menerapkannya."

Untungnya, sanksi yang dijatuhkan UE kemungkinan tidak akan se ekstrem AS. Saat ini, tarif impor mobil dari luar UE berada di angka 10%. Analis memperkirakan mobil listrik China akan dikenakan tambahan tarif sebesar 10-25%.

Matthias Schmidt dari Schmidt Automotive Research berpendapat bahwa kenaikan tarif AS ke 100% adalah langkah proteksionisme murni.

Menurutnya, respon UE akan lebih terukur. Dalam wawancara, beliau berkata: "Jika UE menerapkan tarif maksimum 25%, tujuannya lebih condong ke arah menciptakan lapangan permainan yang setara dan menyeimbangkan keunggulan biaya produksi sebesar 30% yang dimiliki China."

Dengan melihat kondisi tersebut, menarik untuk disimak bagaimana kelanjutan kebijakan UE. Akankah mereka tetap akan menerapkan tarif tinggi untuk mobil listrik China, atau justru mencari solusi lain yang lebih bisa diterima semua pihak? Mari kita tunggu perkembangan selanjutnya!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rahasia Rawat Mobil Diesel Tua, Agar Tetap Prima dan Terjaga

Rahasia Rawat Mobil Diesel Tua, Agar Tetap Prima dan Terjaga

Otomotif | Rabu, 12 Juni 2024 | 11:39 WIB

Belum Puas dengan Ioniq, Hyundai Siapkan Mobil Baru dengan Desain Mungil, Lampu Tak Lagi Sipit

Belum Puas dengan Ioniq, Hyundai Siapkan Mobil Baru dengan Desain Mungil, Lampu Tak Lagi Sipit

Otomotif | Rabu, 12 Juni 2024 | 08:22 WIB

Apes Nasib BYD, Jadi Sponsor Euro 2024 Tapi Dipersulit Jualan Mobil di Eropa

Apes Nasib BYD, Jadi Sponsor Euro 2024 Tapi Dipersulit Jualan Mobil di Eropa

Otomotif | Selasa, 11 Juni 2024 | 22:01 WIB

Berapa Denda Mobil Telat Pajak Sebulan? Yuk, Hitung Sendiri dengan Cara Mudah Ini!

Berapa Denda Mobil Telat Pajak Sebulan? Yuk, Hitung Sendiri dengan Cara Mudah Ini!

Otomotif | Selasa, 11 Juni 2024 | 19:02 WIB

BMW Kena Tackle oleh Pemerintah AS, Apa Sebab?

BMW Kena Tackle oleh Pemerintah AS, Apa Sebab?

Otomotif | Selasa, 11 Juni 2024 | 18:42 WIB

Intip Keunggulan Mobil Listrik GAC Aion Y Plus , Calon Penantang BYD Atto 3

Intip Keunggulan Mobil Listrik GAC Aion Y Plus , Calon Penantang BYD Atto 3

Otomotif | Selasa, 11 Juni 2024 | 18:10 WIB

Terkini

Keinginan Remaja vs Orang Tua dalam How Could You Do This to Me, Mum?

Keinginan Remaja vs Orang Tua dalam How Could You Do This to Me, Mum?

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:30 WIB

Kelas Menengah Berisiko Gerus Tabungan dan Tambah Utang di Semester II 2026

Kelas Menengah Berisiko Gerus Tabungan dan Tambah Utang di Semester II 2026

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:29 WIB

Jualan Pernak-Pernik 17 Agustus Tak Seramai Dulu, Pedagang Keluhkan Gempuran Toko Online

Jualan Pernak-Pernik 17 Agustus Tak Seramai Dulu, Pedagang Keluhkan Gempuran Toko Online

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:28 WIB

Bromo Ditutup karena Kebakaran, 3.062 Wisatawan Bisa Refund atau Reschedule Tiket

Bromo Ditutup karena Kebakaran, 3.062 Wisatawan Bisa Refund atau Reschedule Tiket

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:26 WIB

Erick Thohir Bongkar Skuat Mewah Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Misi Balas Kegagalan Piala AFF

Erick Thohir Bongkar Skuat Mewah Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Misi Balas Kegagalan Piala AFF

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:24 WIB

Terjebak FOMO Gaji Dua Digit di Usia 20-an, Apakah Realistis?

Terjebak FOMO Gaji Dua Digit di Usia 20-an, Apakah Realistis?

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:23 WIB

Ramai Bukan Berarti Aman: Mengapa Perempuan Masih Waspada di Malioboro?

Ramai Bukan Berarti Aman: Mengapa Perempuan Masih Waspada di Malioboro?

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Pasar Modal Beri Respon Mengejutkan

Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Pasar Modal Beri Respon Mengejutkan

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:19 WIB

RDF Rorotan Belum Beroperasi Maksimal, Ternyata Ini Kendala Utamanya

RDF Rorotan Belum Beroperasi Maksimal, Ternyata Ini Kendala Utamanya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:17 WIB

5 Rekomendasi Bedak Wardah untuk Menutupi Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review

5 Rekomendasi Bedak Wardah untuk Menutupi Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:16 WIB

×