BMW Kena Tackle oleh Pemerintah AS, Apa Sebab?

Cesar Uji Tawakal

Selasa, 11 Juni 2024 | 18:42 WIB
BMW Kena Tackle oleh Pemerintah AS, Apa Sebab?
Logo BMW (Shutterstock)

Suara.com - Senat Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah memperluas penyelidikan terhadap BMW Group terkait penggunaan komponen asal China yang dilarang. Loh, kok bisa?

Ternyata, penyelidikan ini muncul setelah terungkapnya fakta mengejutkan! Komite Keuangan Senat AS, dalam investigasi selama 2 tahun, menemukan bahwa setidaknya 8.000 unit Mini Cooper yang diimpor ke AS menggunakan komponen terlarang.

Menurut laporan Carbuzz, komponen tersebut diduga kuat terkait praktik kerja paksa yang disponsori pemerintah China di wilayah Xinjiang.

Dinas investigasi AS belum mengungkap detail mengenai kelanjutan penyelidikan dan sejauh mana kooperasi yang diberikan BMW. Hingga saat ini, pihak BMW sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi apapun.

Namun, mengingat tingginya sorotan negatif terhadap produk buatan China akhir-akhir ini, kita bisa berharap BMW akan mengambil langkah perbaikan.

BMW 5 Series (BMW)
BMW 5 Series (BMW)

Awal Mula Masalah: Undang-Undang dan Kebocoran

Untuk mencegah produk hasil kerja paksa China masuk ke AS, pemerintah AS mengesahkan Uyghur Forced Labor Prevention Act (UFLPA) di tahun 2021.

UU ini memuat daftar perusahaan yang diduga terlibat kerja paksa, namun juga memberi tanggung jawab kepada perusahaan lain untuk memastikan rantai pasokan mereka bersih dari praktik tersebut.

Nampaknya, bocoran informasi dari pihak tertentu membuat pemerintah AS curiga terhadap ketidakpatuhan beberapa produsen mobil. Senator Ron Wyden kemudian mengungkap temuan tersebut pada bulan lalu.

baca juga

Empat Merek Terlibat, Tapi BMW Jadi Sorotan

Berdasarkan penyelidikan, empat merek mobil ternama, yaitu Volkswagen, BMW, Volvo, dan JLR, diketahui pernah menerima komponen terlarang ini.

Menariknya, pemasok asal AS, Bourns, Inc., yang mendatangkan komponen tersebut dari Sichuan Jingweida Technology Group Co., Ltd. (JWD) di China, sudah memberi tahu mereka pada awal Januari 2024.

Namun, saat dikonfirmasi pihak pemerintah, keempat merek tersebut awalnya membantah menggunakan komponen tersebut, dan baru kemudian mengakui kebenarannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diboikot Perusahaan Otomotif Barat, Rusia Malah Bisa Luncurkan Mobil Baru: Lawan Honda City dan Toyota Vios

Diboikot Perusahaan Otomotif Barat, Rusia Malah Bisa Luncurkan Mobil Baru: Lawan Honda City dan Toyota Vios

Otomotif | Selasa, 11 Juni 2024 | 17:38 WIB

Intip Keunggulan Mobil Listrik GAC Aion Y Plus , Calon Penantang BYD Atto 3

Intip Keunggulan Mobil Listrik GAC Aion Y Plus , Calon Penantang BYD Atto 3

Otomotif | Selasa, 11 Juni 2024 | 18:10 WIB

Giliran Turki Pasang Tarif Tinggi, Invasi Mobil Listrik China Terganjal?

Giliran Turki Pasang Tarif Tinggi, Invasi Mobil Listrik China Terganjal?

Otomotif | Selasa, 11 Juni 2024 | 17:10 WIB

Naikkan Tarif Impor Jadi Strategi Sejumlah Negara Lawan Dominasi Mobil China

Naikkan Tarif Impor Jadi Strategi Sejumlah Negara Lawan Dominasi Mobil China

Otomotif | Selasa, 11 Juni 2024 | 16:06 WIB

Ribuan Unit Hyundai IONIQ 5 Kena Recall, Apa Sebab?

Ribuan Unit Hyundai IONIQ 5 Kena Recall, Apa Sebab?

Otomotif | Selasa, 11 Juni 2024 | 15:47 WIB

Segini Mewahnya Mobil Felicitas Talullembang, Komisaris BSI yang Viral Usai Muhammadiyah Tarik Dana Triliunan

Segini Mewahnya Mobil Felicitas Talullembang, Komisaris BSI yang Viral Usai Muhammadiyah Tarik Dana Triliunan

Otomotif | Selasa, 11 Juni 2024 | 11:24 WIB

Terkini

Bukan Barang Mewah, Prilly Latuconsina Hadiahkan 270 Pohon Kopi untuk Omara Esteghlal

Bukan Barang Mewah, Prilly Latuconsina Hadiahkan 270 Pohon Kopi untuk Omara Esteghlal

Entertainment | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:42 WIB

Gubernur Choco: Gempa Bumi M 7,4 Kolombia Sebabkan Kerusakan Signifikan

Gubernur Choco: Gempa Bumi M 7,4 Kolombia Sebabkan Kerusakan Signifikan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:36 WIB

Ibu Asli Bali, Lahir di Malang, Pemain Ini Lebih Pilih Bela Timnas Belanda

Ibu Asli Bali, Lahir di Malang, Pemain Ini Lebih Pilih Bela Timnas Belanda

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:36 WIB

Eks Dirut BJB Kirim Surat Sakit, KPK Janji Jadwal Ulang Upaya Paksa Penahanan

Eks Dirut BJB Kirim Surat Sakit, KPK Janji Jadwal Ulang Upaya Paksa Penahanan

Banten | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:30 WIB

Gempa M 7,4 Guncang Kolombia Hingga Ekuador dan Panama

Gempa M 7,4 Guncang Kolombia Hingga Ekuador dan Panama

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:26 WIB

Sering Diabaikan, 4 Kebiasaan Sepele Ini Bikin Laptop Cepat Rusak!

Sering Diabaikan, 4 Kebiasaan Sepele Ini Bikin Laptop Cepat Rusak!

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Wuling Aira ev Kantongi Ribuan Pemesanan Sepanjang Gelaran GIIAS 2026 Berlangsung

Wuling Aira ev Kantongi Ribuan Pemesanan Sepanjang Gelaran GIIAS 2026 Berlangsung

Otomotif | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Sidang dr Richard Lee Memanas, Kuasa Hukum Soroti Keterangan Doktif yang Tak Konsisten

Sidang dr Richard Lee Memanas, Kuasa Hukum Soroti Keterangan Doktif yang Tak Konsisten

Entertainment | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:22 WIB

BTN Gandeng Pemkot Padang, Perluas Layanan Dari KPR Hingga Digitalisasi Layanan Publik

BTN Gandeng Pemkot Padang, Perluas Layanan Dari KPR Hingga Digitalisasi Layanan Publik

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Indonesia Berpeluang Garap Pasar Makanan Artisan Global

Indonesia Berpeluang Garap Pasar Makanan Artisan Global

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:14 WIB

×