Poles Bodi Mobil Terlalu Sering Ternyata Timbulkan Efek Negatif

Manuel Jeghesta Nainggolan

Sabtu, 22 Juni 2024 | 17:39 WIB
Poles Bodi Mobil Terlalu Sering Ternyata Timbulkan Efek Negatif
Kegiatan poles mobil yang membutuhkan ketelitian serta obat poles dengan kualitas tertentu [Shutterstock].

Suara.com - Menjaga tampilan bodi mobil yang bersih dan kinclong tentu menjadi kepuasan tersendiri bagi pemilik mobil. Salah satu cara yang umum dilakukan adalah dengan melakukan poles mobil.

Poles mobil dapat membuat tampilan mobil menjadi kinclong dan terawat, serta melindungi cat dari sinar matahari dan debu.

Namun, poles mobil yang terlalu sering justru bisa menimbulkan efek negatif. Salah satunya, cat mobil menjadi lebih rentan terhadap kerusakan akibat sinar matahari, debu, dan goresan.

Selain efek yang terlihat langsung, poles mobil yang terlalu sering juga dapat berdampak pada jangka panjang. Clear coat, lapisan bening pelindung cat, bisa semakin menipis.

Menipisnya Lapisan Clear Coat Pelindung

Lapisan terluar pada cat mobil tidak hanya memberikan kilau, tetapi juga berperan vital dalam perlindungan. Lapisan ini disebut clear coat, terbuat dari bahan bening dan keras. Clear coat berfungsi sebagai perisai terdepan yang melindungi cat dari berbagai macam ancaman eksternal.

Sinar matahari yang terik, misalnya, dapat membuat cat mobil memudar dan kusam seiring berjalannya waktu. Hujan asam yang mengandung zat kimia juga berpotensi merusak cat. Goresan ringan akibat ranting pohon atau benda lainnya pun bisa diatasi berkat clear coat tanpa perlu sampai menyentuh lapisan cat yang lebih sensitif.

Namun, clear coat memiliki ketebalan terbatas. Poles mobil yang terlalu sering, apalagi dengan teknik yang agresif, dapat mengikis lapisan bening ini secara perlahan. Tanpa perlindungan optimal dari clear coat, cat mobil menjadi lebih rentan terhadap kerusakan yang disebutkan di atas.

Kerusakan Cat Mobil

baca juga

Cat mobil merupakan lapisan yang tidak hanya memberikan warna, tetapi juga berperan penting dalam melindungi bodi mobil dari karat. Cat mobil terbuat dari bahan khusus yang cukup kuat, namun tetap rentan terhadap goresan dan abrasi.

Poles mobil yang terlalu sering, terutama dengan kompon abrasif yang kuat, dapat merusak lapisan cat mobil. Kompon abrasif bekerja dengan cara menghilangkan lapisan tipis cat untuk menghaluskan permukaan dan menghilangkan baret. Namun, pemakaian yang berlebihan dapat mengurangi ketebalan cat secara keseluruhan.

Akibat dari cat mobil yang menipis bisa beragam. Yang paling terlihat adalah hilangnya kilau dan munculnya efek kusam. Selain itu, cat yang tipis juga lebih mudah teroksidasi oleh udara, sehingga rentan terhadap perubahan warna dan pudar. Parahnya lagi, cat yang tipis tidak lagi bisa melindungi bodi mobil dari karat secara optimal.

Menjaga penampilan mobil kesayangan memang penting, namun perlu diingat bahwa poles mobil yang terlalu sering bisa berdampak buruk. Demikian seperti dikutip dari laman Suzuki Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nostalgia Dengan Motor Sport Kotaro Minami yang Jadi Idaman di Masanya, Ada yang Tau Motor Apa?

Nostalgia Dengan Motor Sport Kotaro Minami yang Jadi Idaman di Masanya, Ada yang Tau Motor Apa?

Otomotif | Sabtu, 22 Juni 2024 | 11:25 WIB

NMAX Turbo Booming Gegara Pakai CVT Elektronik, Ternyata Suzuki Sudah Bikin Lebih Dulu 22 Tahun Lalu

NMAX Turbo Booming Gegara Pakai CVT Elektronik, Ternyata Suzuki Sudah Bikin Lebih Dulu 22 Tahun Lalu

Otomotif | Sabtu, 22 Juni 2024 | 11:25 WIB

Dibekinigi Toyota, Suzuki Siap Comeback dengan Cappuccino?

Dibekinigi Toyota, Suzuki Siap Comeback dengan Cappuccino?

Otomotif | Kamis, 20 Juni 2024 | 17:27 WIB

Suzuki Swift Muncul dengan Desain Lebih Sporty, Siap Dihadirkan di Indonesia?

Suzuki Swift Muncul dengan Desain Lebih Sporty, Siap Dihadirkan di Indonesia?

Otomotif | Kamis, 20 Juni 2024 | 11:22 WIB

Cappuccino dalam Bentuk Mobil? Suzuki Diam-diam Sudah Siapkan

Cappuccino dalam Bentuk Mobil? Suzuki Diam-diam Sudah Siapkan

Otomotif | Rabu, 19 Juni 2024 | 17:20 WIB

Terkini

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

×