Hyundai Rilis Santa Fe Hybrid di Singapura, Kehadiran di Indonesia Semakin Dekat?

Manuel Jeghesta Nainggolan

Senin, 24 Juni 2024 | 14:04 WIB
Hyundai Rilis Santa Fe Hybrid di Singapura, Kehadiran di Indonesia Semakin Dekat?
Hyundai Santa Fe Hybrid. (Foto: Hyundai)

Suara.com - Komoco Motors atau Hyundai Singapura menambah jajaran pilihan mobil ramah lingkungan dengan merilis All New Hyundai Santa Fe Hybrid.

"Sejak debut SANTA FE generasi pertama 23 tahun lalu, SUV ikonis ini telah memenangkan hati jutaan pelanggan di seluruh dunia," klaim Presiden dan CEO Hyundai Motor Company, Jaehoon Chang, dikutip dari Carbuyer SG, Senin (24/6/2024).

Hal menarik yang ditawarkan dari mobil satu ini yaitu di balik kap mesinnya, di mana hadir dalam turbo hybrid. Santa Fe Hybrid di Singapura hadir dalam dua varian yaitu Turbo Hybrid standar dan Turbo Hybrid Calligraphy.

Kedua varian yang dihadirkan menggunakan mesin bensin 1.600 cc turbo hybrid yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 215 hp dan torsi mencapai 367 Nm. Mesin ini dipasangkan dengan transmisi otomatis 6 percepatan, memberikan kombinasi yang optimal antara performa dan efisiensi bahan bakar.

Hyundai baru memasarkan satu tipe Santa Fe Hybrid yaitu Calligraphy yang dibanderol 277.999 dolar Singapura atau setara Rp3,3 miliaran.

Model Hybrid Hyundai di Indonesia

Di Indonesia, Hyundai juga tak menampik kemungkinan akan membawa model Hybrid Santa Fe untuk pasar tanah air. Seperti diungkapkan oleh Chief Marketing Officer Hyundai Motors Indonesia, Budi Nur Mukmin.

"Skenario akan selalu ada, tapi saya belum bisa bicara sekarang, apakah Santa Fe akan ada varian hybrid atau tidak, saat ini masih fokus di mobil listrik," katanya di Jakarta beberapa waktu lalu.

Namun demikian, posisi mobil hybrid di Indonesia belum seistimewa seperti mobil listrik yang diganjar insentif dari pemerintah sejak April 2023.

baca juga

Mobil hybrid masih dikenakan PPnBM, BBNKB dan PKB. Saat ini, BBNKB dan PKB sebesar 1,75 persen dan 12,5 persen sehingga totalnya mencapai 14,25 persen, sedangkan tarif PPnBM mencapai 6 persen.

Sementara itu mobil listrik (Battery Electric Vehicle/BEV) tarif PPnBM, PKB, dan BBNKB 0 persen. Selain itu, mobil listrik mendapatkan diskon pajak pertambahan nilai (PPN) 10 persen menjadi 1 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobil Listrik Terbaru dari Xiaomi Mulai Tertangkap Lakukan Uji Jalan

Mobil Listrik Terbaru dari Xiaomi Mulai Tertangkap Lakukan Uji Jalan

Otomotif | Senin, 24 Juni 2024 | 12:49 WIB

Harga Wuling Air EV Bekas per Juni 2024, Cukup Siapkan Uang Segini

Harga Wuling Air EV Bekas per Juni 2024, Cukup Siapkan Uang Segini

Otomotif | Senin, 24 Juni 2024 | 10:48 WIB

Pantas Saja Melejit: Segini Besarnya Dukungan China untuk Mobil Listrik, AS Kalah Jauh

Pantas Saja Melejit: Segini Besarnya Dukungan China untuk Mobil Listrik, AS Kalah Jauh

Otomotif | Minggu, 23 Juni 2024 | 10:42 WIB

Bermodal Omoda E5, Chery Dominasi Segmen Mobil Listrik

Bermodal Omoda E5, Chery Dominasi Segmen Mobil Listrik

Otomotif | Sabtu, 22 Juni 2024 | 20:47 WIB

BYD Akui Ada Konsumen yang Batalkan Pesanan Karena Inden Terlalu Lama

BYD Akui Ada Konsumen yang Batalkan Pesanan Karena Inden Terlalu Lama

Otomotif | Sabtu, 22 Juni 2024 | 16:35 WIB

BYD M6 Berpeluang Tampil di GIIAS 2024, Bisa Tempuh Jarak 500 Km

BYD M6 Berpeluang Tampil di GIIAS 2024, Bisa Tempuh Jarak 500 Km

Otomotif | Jum'at, 21 Juni 2024 | 18:06 WIB

Terkini

Profil Seraf Naro Siregar Penyumbang Medali Pertama Indonesia di Asian Games 2026

Profil Seraf Naro Siregar Penyumbang Medali Pertama Indonesia di Asian Games 2026

Sport | Minggu, 20 September 2026 | 10:26 WIB

5 Rekomendasi HP Kamera 200 MP Terbaik, dari Samsung hingga OPPO!

5 Rekomendasi HP Kamera 200 MP Terbaik, dari Samsung hingga OPPO!

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 10:24 WIB

Agar AC di Rumah Dingin Optimal, Ternyata Keahlian Installer Punya Peran Penting!

Agar AC di Rumah Dingin Optimal, Ternyata Keahlian Installer Punya Peran Penting!

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 10:23 WIB

Viral Sekelompok Pelajar Konvoi Pamer Sajam di Flyover Kalibata, Polisi Cek CCTV

Viral Sekelompok Pelajar Konvoi Pamer Sajam di Flyover Kalibata, Polisi Cek CCTV

News | Minggu, 20 September 2026 | 10:20 WIB

Sopir Truk Dikeroyok di Tol Pekanbaru-Dumai, Pelaku Ditangkap

Sopir Truk Dikeroyok di Tol Pekanbaru-Dumai, Pelaku Ditangkap

Riau | Minggu, 20 September 2026 | 10:16 WIB

Dede Indra Permana: Kasus Ipda Yayat Harus Diusut Tuntas, yang Terlibat Harus Diproses

Dede Indra Permana: Kasus Ipda Yayat Harus Diusut Tuntas, yang Terlibat Harus Diproses

News | Minggu, 20 September 2026 | 10:15 WIB

Berguru ke Surya Paloh, Timbalan PM Malaysia Pelajari Trik Gaet Pemilih Muda

Berguru ke Surya Paloh, Timbalan PM Malaysia Pelajari Trik Gaet Pemilih Muda

News | Minggu, 20 September 2026 | 10:10 WIB

Menyambut Musim Durian: 5 Olahan Manis dan Gurih agar Tidak Bosan dan Mubazir

Menyambut Musim Durian: 5 Olahan Manis dan Gurih agar Tidak Bosan dan Mubazir

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 10:08 WIB

Debit Air Menyusut, Waduk Saradan Disulap Jadi Lahan Padi

Debit Air Menyusut, Waduk Saradan Disulap Jadi Lahan Padi

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 10:00 WIB

Memahami Bencana Karhutla di Kawi-Butak: Saat Eksotisme Alam Berubah Jadi Tantangan Berbahaya

Memahami Bencana Karhutla di Kawi-Butak: Saat Eksotisme Alam Berubah Jadi Tantangan Berbahaya

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 09:50 WIB

×