4 Tips Aman Mendahului Kendaraan Lain, Biar Selamat Sampai Tujuan

Selasa, 25 Juni 2024 | 11:46 WIB
4 Tips Aman Mendahului Kendaraan Lain, Biar Selamat Sampai Tujuan
Ilustrasi pemotor hendak mendahului kendaraan lain (Dok. Astra Motor Yogyakarta)

Suara.com - Kecelakaan di jalan raya kerap kali terjadi akibat manuver mendahului yang tidak tepat. Apalagi jika pengendara berkendara dengan perasan buru-buru seperti berangkat kerja atau menghadiri suatu kegiatan yang sudah mepet waktu, hal ini bisa membahayakan.

Demi keselamatan bersama, penting bagi pengendara untuk memahami tips aman mendahului pengendara lain. Berikut beberapa 4 poin penting yang perlu diperhatikan:

  • Pastikan Posisi Gigi Persneling Tepat

Posisi gigi persneling memainkan peran penting dalam akselerasi kendaraan. Saat hendak mendahului, turunkan gigi persneling untuk mendapatkan tenaga ekstra. Hindari memaksakan diri mendahului dengan gigi tinggi.

  • Fokus dan Perhatikan Kondisi Lalu Lintas

Saat berkendara, fokuslah sepenuhnya dan tingkatkan konsentrasi. Perhatikan kondisi lalu lintas di sekitar sebelum memutuskan untuk mendahului. Hindari mendahului di tikungan atau persimpangan jalan karena berisiko tinggi dan memiliki blind spot yang luas.

  • Analisis Perilaku Pengendara Lain

Sebelum mendahului, perhatikan perilaku pengendara di depan. Apakah mereka memberi ruang untuk mendahului? Pertimbangkan untuk mendahului dari sisi kanan, bukan hanya terpaku pada sisi kiri.

Pemotor saling menyalip dari arah berlawanan. (Instagram/@harisnesia)
Contoh Pemotor yang menyalip tidak sesuai dengan yang disarankan. (Instagram/@harisnesia)
  • Jangan mendahului di persimpangan jalan dan tikungan

Ketika hendak mendahului kendaraan lain pastikan tidak ada persimpangan jalan di depan. Karena resiko bahaya akan semakin besar dan butuh analisa berkendara yang tinggi.

Selain itu akan banyak terdapat blindspot area di persimpangan jalan. Selain itu, mendahului kendaraan lain di tikungan juga beresiko kecelakaan dikarenakan gaya traksi atau daya cengkeram ban motor akan semakin kecil saat kita menikung atau berbelok sehingga akan berpengaruh dalam hal keseimbangan sepeda motor yang kita kendarai.

“Kepentingan keselamatan berkendara harus di atas kepentingan lainnya saat berada di jalan raya” pungkas Community Development & Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta Muhammad Ali Iqbal.

Baca Juga: Ada Wacana Pembatasan Iklan Kendaraan Bensin Demi Transisi Kendaraan Listrik

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI