Jeep dan Ram Dalam Penyelidikan: Mesin Mati Dadakan & Rem Aktif di Luar Kendali

Cesar Uji Tawakal

Selasa, 23 Juli 2024 | 17:08 WIB
Jeep dan Ram Dalam Penyelidikan: Mesin Mati Dadakan & Rem Aktif di Luar Kendali
Logo Jeep. [Shutterstock]

Suara.com - Ada kabar kurang menyenangkan bagi pemilik Jeep Wagoneer dan Ram pickup truck tertentu. Badan keselamatan lalu lintas Amerika Serikat (NHTSA) sedang melakukan investigasi terkait keluhan sejumlah pemilik yang kendaraannya mengalami mesin mati mendadak, perpindahan gigi ke Park, dan rem tangan aktif secara otomatis.

 Menurut laporan CBS News, investigasi yang diumumkan NHTSA pada hari Senin ini mencakup sekitar 150.000 kendaraan buatan Stellantis (induk Jeep dan Ram) dari model tahun 2022.

Semua kendaraan yang terdampak dilengkapi dengan sistem mild hybrid e-Torque 5.7-liter Hemi. Sebagai teknologi hybrid ringan, sistem ini memungkinkan mobil melaju menggunakan tenaga listrik dalam kondisi tertentu.

Menurut NHTSA, sistem e-Torque bekerja dengan mengubah energi yang ditangkap dari pengereman untuk memberi daya pada beberapa komponen elektrik di mobil.

Sistem ini menggunakan baterai 48 volt dan motor generator yang mengirimkan tenaga ke poros engkol (crankshaft) saat perpindahan gigi.

80 Keluhan Mesin Mati Mendadak

Mengganti cairan rem (Shutterstock)
Mengganti cairan rem (Shutterstock)

Namun, NHTSA telah menerima 80 keluhan dari pemilik yang kendaraannya mengalami mesin mati mendadak, seringkali terjadi pada kecepatan rendah. Parahnya lagi, terkadang mesin tidak bisa langsung dinyalakan kembali.

NHTSA akan menyelidiki lebih lanjut model-model yang terdampak, seberapa sering masalah ini terjadi, dan penyebab mesin mati mendadak tersebut. Investigasi ini bisa berujung pada perintah recall (penarikan kembali) oleh NHTSA terhadap kendaraan-kendaraan yang terdampak.

Sementara itu, pihak Stellantis menyatakan kooperatif terhadap investigasi NHTSA. Mereka juga mengimbau kepada pemilik kendaraan yang mengalami gejala serupa agar segera menghubungi dealer resmi Jeep atau Ram terdekat.

baca juga

Dugaan Masalah Kelistrikan

Menariknya, NHTSA menyebutkan bahwa Stellantis pernah melakukan recall terhadap sekitar 131.000 unit Ram pickup dan Wagoneer dengan sistem serupa pada April lalu. Penyebab masalah saat itu adalah campuran udara dan bensin yang terlalu banyak bahan bakar. Namun, untuk keluhan mati mesin terbaru ini, Stellantis menduga penyebabnya adalah masalah kelistrikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Goresan di Kaca Mobil Bikin Sebel? Usir Pakai 4 Bahan Rumahan Ini

Goresan di Kaca Mobil Bikin Sebel? Usir Pakai 4 Bahan Rumahan Ini

Otomotif | Selasa, 23 Juli 2024 | 16:44 WIB

ICE- Perkenalkan Kaca Film Canggih, Mampu Matikan 99,9 Persen Virus

ICE- Perkenalkan Kaca Film Canggih, Mampu Matikan 99,9 Persen Virus

Otomotif | Selasa, 23 Juli 2024 | 16:31 WIB

7 Mobil Konsep di GIIAS 2024 yang Bikin Melongo

7 Mobil Konsep di GIIAS 2024 yang Bikin Melongo

Otomotif | Selasa, 23 Juli 2024 | 15:25 WIB

Punya Rp 15 M, Koleksi Mobil Dimyati Natakusumah Jadul Semua, Yakin Maju Pilkada Banten 2024?

Punya Rp 15 M, Koleksi Mobil Dimyati Natakusumah Jadul Semua, Yakin Maju Pilkada Banten 2024?

Otomotif | Selasa, 23 Juli 2024 | 13:55 WIB

Bekal Hyptec HT Ramaikan Pasar Mobil Listrik Premium di Indonesia

Bekal Hyptec HT Ramaikan Pasar Mobil Listrik Premium di Indonesia

Otomotif | Selasa, 23 Juli 2024 | 13:02 WIB

Dekka Perkenalkan Dashcam Mobil Rp 900 Ribuan di GIIAS 2024

Dekka Perkenalkan Dashcam Mobil Rp 900 Ribuan di GIIAS 2024

Otomotif | Selasa, 23 Juli 2024 | 08:35 WIB

Terkini

IHSG Terperangkap di Zona Merah, Ditutup ke Level 5.057

IHSG Terperangkap di Zona Merah, Ditutup ke Level 5.057

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian

Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Review Burning: Tentang Misteri yang Mungkin Hanya Ada di Kepala Kita

Review Burning: Tentang Misteri yang Mungkin Hanya Ada di Kepala Kita

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:50 WIB

4 Rekomendasi HP 4 Jutaan Berlayar AMOLED, Urut dari Chipset Terpelan hingga Terkencang

4 Rekomendasi HP 4 Jutaan Berlayar AMOLED, Urut dari Chipset Terpelan hingga Terkencang

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:43 WIB

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:32 WIB

×