Rahasia Sukses Isuzu, Rayakan 50 Tahun di Indonesia

Muhammad Yunus

Minggu, 28 Juli 2024 | 13:04 WIB
Rahasia Sukses Isuzu, Rayakan 50 Tahun di Indonesia
Isuzu Astra Motor Indonesia Pamerkan Ekosistem Kendaraan Listrik di GIIAS 2024. (Foto: IAMI)

Suara.com - Tahun 2024 menjadi catatan 50 tahun sejak Isuzu masuk pasar Indonesia, pabrikan otomotif asal Jepang itu pun membagikan sejarah perjalanannya di Tanah Air hingga eksis sampai saat ini.

“Isuzu sudah memiliki sejarah panjang di Indonesia sejak tahun 1974, dan terus menemani Isuzu Partner di berbagai kesempatan. Kini memasuki tahun 2024, Isuzu siap menyongsong tahun emas berupa 50 tahun di Indonesia dan terus berkomitmen untuk berinovasi demi melayani seluruh masyarakat Indonesia," kata President Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), Yusak Kristian, Minggu 28 Juli 2024.

Isuzu memulai perjalanannya sejak tahun 1937 di Jepang dengan memproduksi mesin diesel berpendingin pertama di dunia.

Sedangkan sepak terjang Isuzu membangun bisnisnya di Indonesia dimulai pada tahun 1974 dan berhasil menyita perhatian masyarakat pertama kali dengan kendaraan pikap Isuzu TLD.

Sejak 2006, Isuzu Indonesia aktif berpartisipasi dalam kompetisi mekanik Isuzu seluruh dunia, I1-Grand Prix dan konsisten berada pada urutan teratas ajang bergengsi tersebut serta mendapatkan Triple Star pada After Sales Award.

Di tahun 2008, PT IAMI mengambil langkah untuk mengembalikan arah bisnis Isuzu di Indonesia yang berfokus kepada industri kendaraan komersial.

Langkah strategis ini diambil untuk kembali kepada akar utama bisnis Isuzu sebagai produsen kendaraan komersial terkemuka.

Keseriusan PT IAMI di segmen kendaraan komersial kemudian ditunjukkan dengan pengembangan kendaraan khusus yang diperuntukkan pasar Indonesia dan sejumlah negara lainnya.

Pada tahun 2018, lahir Isuzu Traga yang mengisi segmen medium pikap yang secara khusus diproduksi di Indonesia. Hadirnya Isuzu Traga ini menjadikan Isuzu Indonesia sebagai manufaktur sekaligus basis ekspor untuk kebutuhan Isuzu secara global.

baca juga

Pada tahun 2024 di tengah penurunan pasar kendaraan komersial, Isuzu berhasil meningkatkan pangsa pasarnya (market share).

Hingga bulan Juni 2024, Isuzu mencatat pangsa pasar sebesar 31,7 persen, tumbuh 4,8 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2023.

“Angka ini menunjukkan kepercayaan konsumen terhadap Isuzu untuk terus menemani bisnis Isuzu Partner,” ujar Yusak.

Masih di tahun yang sama, Isuzu juga semakin dikenal baik oleh masyarakat Indonesia hingga meraih penghargaan Top Brand yang diselenggarakan oleh Frontier dan Majalah Marketing Indonesia untuk kategori “Cargo Commercial Vehicle.”

Demi mewujudkan visinya menjadi manufaktur kelas dunia, PT IAMI terus berinovasi untuk mengadopsi teknologi termutakhir, dengan digitalisasi di berbagai aspek baik produk maupun layanan purna jual.

Atas inovasi ini, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia sempat mendaulat Isuzu sebagai perusahaan produsen kendaraan komersial pertama yang tersertifikasi Industri Indonesia 4.0 Readiness Index (INDI 4.0).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Isuzu Pamerkan Ekosistem Kendaraan Listrik di GIIAS 2024

Isuzu Pamerkan Ekosistem Kendaraan Listrik di GIIAS 2024

Otomotif | Rabu, 17 Juli 2024 | 21:31 WIB

Isuzu Boyong Kendaraan Ramah Lingkungan ke GIIAS 2024

Isuzu Boyong Kendaraan Ramah Lingkungan ke GIIAS 2024

Otomotif | Kamis, 04 Juli 2024 | 15:21 WIB

Begini Wajah, Spesifikasi dan Harga Isuzu MU-X: Kini Nggak Kebanting sama Fortuner dan Pajero

Begini Wajah, Spesifikasi dan Harga Isuzu MU-X: Kini Nggak Kebanting sama Fortuner dan Pajero

Otomotif | Jum'at, 14 Juni 2024 | 19:05 WIB

Terkini

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:25 WIB

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:18 WIB

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 07:15 WIB

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 07:05 WIB

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:03 WIB

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 07:00 WIB

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 06:58 WIB

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:57 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 06:56 WIB

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Jabar | Minggu, 13 September 2026 | 06:50 WIB

×