Pemerintah Akui Pertamax Kotor meski Mahal: Sulfur Tinggi, Bensin Makin Boros?

Cesar Uji Tawakal

Sabtu, 14 September 2024 | 16:39 WIB
Pemerintah Akui Pertamax Kotor meski Mahal: Sulfur Tinggi, Bensin Makin Boros?
Ilustrasi BBM, kenaikan Pertamax (Freepik)

Suara.com - Meski RON-nya tak bisa dibilang rendah, namun siapa sangka jika Pertamax rupanya tergolong ke dalam bensin kotor karena kandungan sulfurnya tinggi.

Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko marves Rachmat Kaimudin sempat menjelaskan bahwa kandungan sulfur Pertamax lebih tinggi dari standar internasional sebanyak 50 ppm lebih tinggi.

Sebagai informasi, kandungan di Pertamax masih 400 ppm, tidak terpaut jauh dari Pertalite, menurut Kaimudin.

"Saat melihat kualitas BBM, orang cuma memikirkan tentang RON saja, padahal sebetulnya yang menjadi isu adalah kandungan sulfur," tutur Kaimudin pada awak media di gedung Kemenko marves, Jakarta Pusat pada Kamis (13/9/2024).

"Karena sulfur tinggi, teknologi untuk mengurangi polusi jadi tidak berfungsi," imbuhnya.

Ia juga memaparkan rincian bahwa kandungan sulfur pada Biosolar mencapai 250 ppm, sementara itu Pertalite berada di angka 500 ppm, lalu Pertamax di angka 400 ppm."

"Ini yang saya pikir bahwa Pemerintah harusnya bisa membantu Pertamina untuk menyediakan BBM bersih," tuturnya lagi.

Namun selain BBM di atas, ada jenis bahan bakar yang bersih dari Pertamina yang sudah sesuai standar Euro 4, seperti Pertamax Green, Pertamax turbo dan Pertadex 53, yang sayangnya tidak tersedia di semua SPBU pertamina.

Kontradiktif dengan klaim Pertamina

baca juga
Ilustrasi pertamax series.
Ilustrasi pertamax series.

Menurut unggahan di situs resmi Pertamina pada 20 November 2023, diklaim bahwa BBM dari Pertamax series adalah bahan bakar berkualitas.

Mereka menyatakan bahwa Pertamax 92 memiliki kandungan sulfur rendah.

"Pertamax memiliki RON 92 dan khusus dirancang untuk kendaran versi atau keluaran baru. Selain itu, faktor emisi yang dimilikinya mencapai 69.300 kg CO2/TJ. Adapun untuk kandungan sulfur maksimalnya adalah 130 ppm. Selain itu, jenis pertamax satu ini cocok untuk kendaraan yang memiliki kompresi 9:1 sampai dengan 10:1."

Apa bahayanya BBM tinggi sulfur?

Ilustrasi mesin mobil. (Pexels/Anna Shvets)
Ilustrasi mesin mobil. (Pexels/Anna Shvets)

Mengacu artikel dari Tutorchase seperti yang telah Suara.com pantau, disebutkan bahwa:

"Ketika bahan bakar dengan kandungan sulfur tinggi dibakar, ia menghasilkan sulfur dioksida (SO2), gas berbahaya yang berkontribusi terhadap pencemaran lingkungan. Ini sangat memprihatinkan karena sulfur dioksida merupakan kontributor utama hujan asam, yang dapat merusak ekosistem, merusak bangunan dan infrastruktur, serta menimbulkan risiko kesehatan bagi manusia dan hewan."

Selaib itu, BBM tinggi sulfur juga bisa merusak mesin.

Selama pembakaran, belerang dapat bergabung dengan unsur-unsur lain untuk membentuk senyawa yang korosif.

"Senyawa korosif ini dapat merusak bagian-bagian mesin dari waktu ke waktu, yang menyebabkan penurunan kinerja mesin dan perbaikan yang berpotensi mahal.

Tutorchase juga menyuguhkan penjabaran bahwa kandungan belerang dalam bahan bakar juga dapat mempengaruhi efisiensinya.

Bahan bakar sulfur tinggi cenderung menghasilkan lebih sedikit energi panas saat dibakar dibandingkan dengan bahan bakar sulfur rendah.

Ini berarti bahwa kendaraan atau mesin yang menggunakan bahan bakar sulfur tinggi mungkin membutuhkan lebih banyak bahan bakar untuk menghasilkan jumlah energi yang sama, yang menyebabkan peningkatan konsumsi dan biaya bahan bakar.

Jangan lupa ikuti akun Instagram @suaraoto untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia otomotif!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2024 Digelar 2 Minggu Lagi di Mandalika, Berikan Dampak Ekonomi Besar untuk Negara

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2024 Digelar 2 Minggu Lagi di Mandalika, Berikan Dampak Ekonomi Besar untuk Negara

Otomotif | Jum'at, 13 September 2024 | 21:12 WIB

Harga Merakyat, Bensin Irit! Ini Daftar Harga 10 Mobil Bekas di Bawah 1400cc

Harga Merakyat, Bensin Irit! Ini Daftar Harga 10 Mobil Bekas di Bawah 1400cc

Otomotif | Jum'at, 13 September 2024 | 15:17 WIB

Yamaha Siap Goyang MotoGP dengan Mesin V4 Baru, Ini Inovasi Terbarunya

Yamaha Siap Goyang MotoGP dengan Mesin V4 Baru, Ini Inovasi Terbarunya

Otomotif | Kamis, 12 September 2024 | 13:59 WIB

Honda Siapkan Pesaing Kuat Kawasaki Ninja ZX4RR, Mesin 4 Silinder yang Lebih Ganas

Honda Siapkan Pesaing Kuat Kawasaki Ninja ZX4RR, Mesin 4 Silinder yang Lebih Ganas

Otomotif | Kamis, 12 September 2024 | 12:22 WIB

5 Mobil Bekas Murah: Muat 7 Penumpang, Boleh Isi Pertalite

5 Mobil Bekas Murah: Muat 7 Penumpang, Boleh Isi Pertalite

Otomotif | Rabu, 11 September 2024 | 13:16 WIB

Cara Cepat dapat QR Code Pertalite, Begini Panduan Lengkap

Cara Cepat dapat QR Code Pertalite, Begini Panduan Lengkap

Otomotif | Senin, 09 September 2024 | 08:18 WIB

Terkini

KPR Fiktif Disorot OJK, Pengawasan Penyaluran Kredit Jadi Perhatian

KPR Fiktif Disorot OJK, Pengawasan Penyaluran Kredit Jadi Perhatian

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 07:54 WIB

Lolos dari Maut Masalembo: Kisah Koki KM Virgo Bertahan 9 Jam Sambil Menelan Air Laut Campur Solar

Lolos dari Maut Masalembo: Kisah Koki KM Virgo Bertahan 9 Jam Sambil Menelan Air Laut Campur Solar

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 07:50 WIB

Perkuat Layanan BNPL Digital, Indodana Finance Dapat Pendanaan Rp700 Miliar

Perkuat Layanan BNPL Digital, Indodana Finance Dapat Pendanaan Rp700 Miliar

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 07:47 WIB

Heboh Isu Larangan Memakai Jilbab Saat Wawancara Magang di Solo Safari, PKS Turun Langsung

Heboh Isu Larangan Memakai Jilbab Saat Wawancara Magang di Solo Safari, PKS Turun Langsung

Surakarta | Selasa, 22 September 2026 | 07:47 WIB

Daftar 3 Media Gugat Donald Trump karena Dilarang Liputan di Gedung Putih

Daftar 3 Media Gugat Donald Trump karena Dilarang Liputan di Gedung Putih

News | Selasa, 22 September 2026 | 07:46 WIB

Perintah Prabowo! Izin Konsesi 5 Perusahaan di Kalimantan Langsung Dicabut Kemenhut

Perintah Prabowo! Izin Konsesi 5 Perusahaan di Kalimantan Langsung Dicabut Kemenhut

News | Selasa, 22 September 2026 | 07:46 WIB

Wildspeak: Ketika Alam Mengajarkan Anak Menciptakan Bahasa Sendiri

Wildspeak: Ketika Alam Mengajarkan Anak Menciptakan Bahasa Sendiri

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 07:45 WIB

Regulasi IHSG Baru dan Sentimen Suku Bunga BI: Analis Rekomendasikan Saham-saham Ini

Regulasi IHSG Baru dan Sentimen Suku Bunga BI: Analis Rekomendasikan Saham-saham Ini

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 07:39 WIB

Den Baguse Ngarso Punya Kebiasaan Kaul Prihatin Tidur di Teras, Sempat Dipijat Sebelum Meninggal

Den Baguse Ngarso Punya Kebiasaan Kaul Prihatin Tidur di Teras, Sempat Dipijat Sebelum Meninggal

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 07:38 WIB

K-Pop Makin Dekat dengan Teknologi Smartphone, Oppo Andalkan Kamera 50MP dan AI di Reno16

K-Pop Makin Dekat dengan Teknologi Smartphone, Oppo Andalkan Kamera 50MP dan AI di Reno16

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 07:35 WIB

×