Harga Merakyat, Bensin Irit! Ini Daftar Harga 10 Mobil Bekas di Bawah 1400cc

Cesar Uji Tawakal

Jum'at, 13 September 2024 | 15:17 WIB
Harga Merakyat, Bensin Irit! Ini Daftar Harga 10 Mobil Bekas di Bawah 1400cc
Toyota Starlet Glanza. (Favcars)

Suara.com - Mobil dengan kapasitas mesin di bawah 1400 cc semakin diminati di era sekarang. Dengan harga bahan bakar yang terus merangkak naik, mobil-mobil bermesin kecil ini menawarkan efisiensi bahan bakar yang lebih baik, sehingga dapat menghemat pengeluaran Anda dalam jangka panjang.

Selain itu, biaya perawatan mobil bermesin kecil umumnya lebih terjangkau dibandingkan dengan mobil bermesin besar.

Bagi Anda yang mencari kendaraan pribadi namun tetap ingin menghemat pengeluaran, mobil bekas dengan mesin di bawah 1400 cc bisa menjadi pilihan yang tepat.

Apalagi untuk menyambut aturan baru mengenai pembatasan Pertalite yang mewajibkan dipakainya QR code untuk mobil bermesin di bawah 1400cc.

Toyota Starlet. (Favcars)
Toyota Starlet. (Favcars)

Berikut ini 10 mobil bekas yang boleh isi Pertalite:

  1. Toyota Starlet - Mobil hatchback ini sangat populer di era 90-an dan memiliki mesin 1.3L. Di pasaran harganya kisaran 30-60 jutaan rupiah.

  2. Suzuki Karimun - Mobil ini dikenal dengan mesin 1.0L yang efisien. Versi terakhirnya bermesin 1.2 L. Harga kisaran 80-100 jutaan.

  3. Daihatsu Charade - Mobil kompak ini memiliki mesin 1.3L. Harga mulai dari 20 jutaan.

  4. Hyundai Atoz - Mobil kecil ini dilengkapi dengan mesin 1L, harga kisaran 40-60 jutaan.
  5. Kia Picanto - Generasi awal Picanto memiliki mesin 1L, namun versi terakhirnya naik hingga 1,2L. Mobil ini bisa ditemui di angka 60-90 jutaan.

    baca juga
  6. Chevrolet Spark - Mobil ini hadir dengan mesin 1399cc, tipis di bawah regulasi maksimal 1400cc untuk beli pertalite. Harga mobil ini berada di kisaran 40-120 jutaan.

  7. Nissan March - Generasi awal March memiliki mesin 1.2L.

  8. Suzuki Splash - Mobil ini dilengkapi dengan mesin 1.2L dengan harga seken kisaran 60-100 jutaan.

  9. Mitsubishi Mirage - Pesaing Nissan March ini hadir dengan mesin irit 1,2L. Mobil ini dijual dengan harga 90-120 jutaan.

  10. Suzuki Swift - Mobil mungil ini dikenal kencang dan cocok juga untuk jadi opsi. Mengusung mesin 1.2L, mobil ini dijual dengan harga 60-120 jutaan.

Selain 10 mobil di atas, sebetulnya ada juga opsi mobil lain, namun harganya cenderung tak murah-murah amat seperti Daihatsu Ayla, Sigra, Toyota Agya, Calya yang mesinnya mirip-mirip.

Ada juga Xenia lawas yang mesinnya 1-1.3L, serta ada juga , dan Avanza dengan basis mesin yang mirip. Keenam mobil ini harganya rata-rata di angka mulai dari 70 jutaan.

Pengendara melakukan pengisian bahan bakar jenis Pertalite di SPBU Pertamina, Jakarta, Selasa (10/9/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengendara melakukan pengisian bahan bakar jenis Pertalite di SPBU Pertamina, Jakarta, Selasa (10/9/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Cara Bikin QR Code MyPertamina:

Program Subsidi Tepat ini bertujuan untuk memastikan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran. Dengan memiliki QR Code MyPertamina, Anda bisa membeli Pertalite atau Solar subsidi dengan lebih mudah dan cepat.

Mengapa Perlu QR Code MyPertamina?

QR Code MyPertamina berfungsi sebagai identitas digital Anda dalam pembelian BBM bersubsidi. Dengan memindai kode ini di SPBU, data kendaraan Anda akan terverifikasi secara otomatis, sehingga proses pembelian menjadi lebih efisien.

Cara Mendapatkan QR Code MyPertamina

Ada tiga cara mudah untuk mendapatkan QR Code MyPertamina:

1. Melalui Website Subsidi Tepat

  • Siapkan Dokumen: KTP, STNK, foto kendaraan, dan dokumen pendukung lainnya (jika diperlukan).
  • Kunjungi Website: Buka website https://subsiditepat.mypertamina.id/
  • Daftar: Isi formulir pendaftaran dengan data yang valid dan unggah dokumen yang diperlukan.
  • Verifikasi: Tunggu proses verifikasi data yang biasanya memakan waktu 7 hari kerja.
  • Unduh QR Code: Setelah diverifikasi, Anda bisa mengunduh QR Code dan menyimpannya di ponsel Anda.

2. Melalui Aplikasi MyPertamina

  • Unduh Aplikasi: Unduh aplikasi MyPertamina di Google Play Store atau App Store.
  • Daftar: Buat akun dengan memasukkan data diri Anda.
  • Hubungkan dengan LinkAja: Hubungkan akun MyPertamina Anda dengan akun LinkAja untuk pembayaran.
  • Daftar Subsidi Tepat: Ikuti langkah-langkah pendaftaran yang tertera di dalam aplikasi.
  • Tunggu Verifikasi: Tunggu proses verifikasi data.

3. Langsung di SPBU

  • Kunjungi SPBU: Datangi SPBU yang telah terdaftar dalam program Subsidi Tepat.
  • Pindai QR Code: Pindai QR Code yang tersedia di SPBU untuk memulai pendaftaran.
  • Ikuti Petunjuk: Ikuti petunjuk yang muncul di layar untuk menyelesaikan pendaftaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sepeda Listrik Maarten Paes Harganya Setara 2 Mobil Bekas

Sepeda Listrik Maarten Paes Harganya Setara 2 Mobil Bekas

Otomotif | Rabu, 11 September 2024 | 15:03 WIB

5 Mobil Bekas Murah: Muat 7 Penumpang, Boleh Isi Pertalite

5 Mobil Bekas Murah: Muat 7 Penumpang, Boleh Isi Pertalite

Otomotif | Rabu, 11 September 2024 | 13:16 WIB

Subsidi Tepat Sasaran? Dua Mobil Orang Kaya Harga Miliaran Ini Berpeluang Bisa Beli Pertalite

Subsidi Tepat Sasaran? Dua Mobil Orang Kaya Harga Miliaran Ini Berpeluang Bisa Beli Pertalite

Otomotif | Selasa, 10 September 2024 | 14:35 WIB

Cara Cepat dapat QR Code Pertalite, Begini Panduan Lengkap

Cara Cepat dapat QR Code Pertalite, Begini Panduan Lengkap

Otomotif | Senin, 09 September 2024 | 08:18 WIB

GoodCar Gelar Pameran Khusus Mobil Bekas Pekan Ini

GoodCar Gelar Pameran Khusus Mobil Bekas Pekan Ini

Otomotif | Jum'at, 06 September 2024 | 13:05 WIB

5 Mobil Bekas Irit Bensin: Masih Bisa Pakai Pertalite, Harga Mulai 60 Jutaan!

5 Mobil Bekas Irit Bensin: Masih Bisa Pakai Pertalite, Harga Mulai 60 Jutaan!

Otomotif | Jum'at, 06 September 2024 | 11:25 WIB

Terkini

Eks Menpora Dito Sebut Yaqut Tak Terlibat dalam Pembahasan Kuota Haji Jokowi dan Arab Saudi

Eks Menpora Dito Sebut Yaqut Tak Terlibat dalam Pembahasan Kuota Haji Jokowi dan Arab Saudi

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:16 WIB

6 Cara Membedakan Flek Hitam Biasa dengan Nevus of Hori

6 Cara Membedakan Flek Hitam Biasa dengan Nevus of Hori

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 17:15 WIB

AI Digunakan Sehari-hari, Sleman Dorong Kampus dan UMKM Bertransformasi Digital

AI Digunakan Sehari-hari, Sleman Dorong Kampus dan UMKM Bertransformasi Digital

Jogja | Kamis, 10 September 2026 | 17:13 WIB

IHSG Merosot Tajam Balik ke Level 6.500, Ini Biang Keroknya

IHSG Merosot Tajam Balik ke Level 6.500, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 17:10 WIB

Keracunan MBG Tak Cuma soal Diare, Pakar Ungkap Risiko Gangguan Fungsi Otak

Keracunan MBG Tak Cuma soal Diare, Pakar Ungkap Risiko Gangguan Fungsi Otak

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:08 WIB

Berapa Jarak Duduk Ideal yang Aman dari Mata untuk Smart TV 50 Inci 4K?

Berapa Jarak Duduk Ideal yang Aman dari Mata untuk Smart TV 50 Inci 4K?

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 17:05 WIB

Pemerintah Didesak Tunda Penggunaan DTSEN untuk Penyaluran Bansos

Pemerintah Didesak Tunda Penggunaan DTSEN untuk Penyaluran Bansos

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 17:04 WIB

Kritisi Permukiman di Kawasan Rawan dan Ego Sektoral, DPR: Negara Harus Hadir Sebelum Bencana

Kritisi Permukiman di Kawasan Rawan dan Ego Sektoral, DPR: Negara Harus Hadir Sebelum Bencana

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:02 WIB

Pendidikan Indonesia: Terlalu Banyak Program, Terlalu Sedikit Kemajuan

Pendidikan Indonesia: Terlalu Banyak Program, Terlalu Sedikit Kemajuan

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 17:00 WIB

Nelayan di Sampang Ditemukan Meninggal dengan Sejumlah Luka, Polisi Buru Terduga Pelaku

Nelayan di Sampang Ditemukan Meninggal dengan Sejumlah Luka, Polisi Buru Terduga Pelaku

Jatim | Kamis, 10 September 2026 | 16:58 WIB

×