Wajib Tahu! ABS pada Motor Bisa Selamatkan Nyawa Anda di Jalan Raya

Muhammad Yunus

Senin, 04 November 2024 | 14:35 WIB
Wajib Tahu! ABS pada Motor Bisa Selamatkan Nyawa Anda di Jalan Raya
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. (ANTARA)

Suara.com - Hasil studi menunjukkan manfaat signifikan fitur Anti-lock Braking System (ABS) dalam membantu mencegah terjadinya kecelakaan sepeda motor.

Menurut pernyataan Unit Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Teknik Sipil dan Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Indonesia atau POLAR UI.

"Jika semua motor dilengkapi dengan ABS, sebanyak 8.000 orang per tahun bisa dihindarkan dari kecelakaan lalu lintas," kata Ketua Tim Kajian POLAR UI Tri Tjahjono sebagaimana dikutip dalam keterangan pers lembaga yang diterima di Jakarta pada Senin 4 November 2024.

Menurut Tim Kajian POLAR UI, hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ABS berpeluang menurunkan angka kecelakaan sepeda motor hingga 24 persen atau bisa mencegah satu dari empat kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Indonesia.

Berdasarkan data Integrated Road Safety Management System (IRSMS), pada 2023 ada 115.518 kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor atau hampir dua kali lipat dari 71.072 kasus pada 2017.

Tim kajian POLAR UI memanfaatkan data kecelakaan periode 2016-2022 dari IRSMS untuk membuat proyeksi mengenai potensi pengurangan kecelakaan dari penggunaan ABS pada sepeda motor.

Karena data kecelakaan di Indonesia belum mencakup informasi mengenai jejak pengereman sepeda motor, tim melakukan analisis menggunakan metode proyeksi berbasis data Road Accident Sampling System India (RASSI).

Tjahjono menyampaikan bahwa India dipilih sebagai acuan karena memiliki karakteristik serupa dengan Indonesia dalam beberapa variabel kunci, termasuk kepadatan lalu lintas, jenis infrastruktur jalan, tingkat kesadaran mengenai keselamatan berkendara, dan jumlah kendaraan beroda dua.

Simulasi tim POLAR UI menunjukkan adanya manfaat signifikan dari penggunaan ABS pada sepeda motor untuk mengurangi kemungkinan terjadi kecelakaan seperti tabrakan belakang, menabrak pejalan kaki, serta kecelakaan saat mendahului.

baca juga

Berdasarkan simulasi, penggunaan ABS diperkirakan mampu mengurangi hingga 38 persen kecelakaan tabrak belakang.

"Penyematan ABS akan membuat kendaraan mengalami pengereman dengan lebih stabil," kata Tjahjono.

ABS adalah sistem pengereman yang dirancang untuk menjaga keselamatan dengan mencegah kendaraan mengunci roda ketika pengemudi melakukan pengereman mendadak.

Berdasarkan hasil kajian mengenai manfaat penggunaan ABS, pemerintah disarankan untuk merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan serta membuat ketentuan spesifik mengenai penggunaan ABS guna mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada! Kenali Tanda Minyak Rem yang Wajib Diganti

Waspada! Kenali Tanda Minyak Rem yang Wajib Diganti

Otomotif | Minggu, 03 November 2024 | 17:36 WIB

Selamat Tinggal Super Cub 50: Legenda Motor Bebek Honda Resmi Pensiun

Selamat Tinggal Super Cub 50: Legenda Motor Bebek Honda Resmi Pensiun

Otomotif | Minggu, 03 November 2024 | 15:39 WIB

Laju Motor Bebek Terancam Dibatasi, Maksimal 90 Km/jam

Laju Motor Bebek Terancam Dibatasi, Maksimal 90 Km/jam

Otomotif | Minggu, 03 November 2024 | 14:43 WIB

Terkini

Oli Sintetik vs Oli Mineral: Ini Perbedaan Lengkap dan Mana yang Paling Pas untuk Kendaraan Anda

Oli Sintetik vs Oli Mineral: Ini Perbedaan Lengkap dan Mana yang Paling Pas untuk Kendaraan Anda

Otomotif | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Doli Vs Hasyim Saling Sindir soal Dugaan PKPU Gibran, Benarkah Ada Pasal yang Diselundupkan?

Doli Vs Hasyim Saling Sindir soal Dugaan PKPU Gibran, Benarkah Ada Pasal yang Diselundupkan?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Bupati Klaten Diduga Terjaring OTT KPK, Gubernur Ahmad Luthfi: Saya Prihatin!

Bupati Klaten Diduga Terjaring OTT KPK, Gubernur Ahmad Luthfi: Saya Prihatin!

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:43 WIB

Chandra Asri Rampungkan Kemitraan Investasi Strategis Proyek CA-EDC, Perkuat Industri Kimia Nasional

Chandra Asri Rampungkan Kemitraan Investasi Strategis Proyek CA-EDC, Perkuat Industri Kimia Nasional

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:43 WIB

Gaji Habis Buat Healing Terus? Hati-Hati, Bisa Jadi Kamu Korban Tekanan Sosial Digital

Gaji Habis Buat Healing Terus? Hati-Hati, Bisa Jadi Kamu Korban Tekanan Sosial Digital

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:42 WIB

Perluas Pasar Ekspor UMKM, Astra Hadirkan Produk Unggulan Lokal di Trade Expo Indonesia 2026

Perluas Pasar Ekspor UMKM, Astra Hadirkan Produk Unggulan Lokal di Trade Expo Indonesia 2026

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Pengamat Kritik Bakom: Jangan Cuma Jadi Corong Pemerintah, Dengar Kritik Rakyat!

Pengamat Kritik Bakom: Jangan Cuma Jadi Corong Pemerintah, Dengar Kritik Rakyat!

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:38 WIB

Diskon Makan di Pagi Sore Pakai BRImo, Ini Syaratnya

Diskon Makan di Pagi Sore Pakai BRImo, Ini Syaratnya

Bri | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:36 WIB

Dipanggil Seskab Teddy ke Istana, Rektor IPB Tanggapi Kabar Jadi Wamen Pertanian

Dipanggil Seskab Teddy ke Istana, Rektor IPB Tanggapi Kabar Jadi Wamen Pertanian

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Prajurit TNI Ditahan Usai Rumah KPAD Cijantung Jadi Markas Judol, KSAD: Jika Terbukti Kena PTDH

Prajurit TNI Ditahan Usai Rumah KPAD Cijantung Jadi Markas Judol, KSAD: Jika Terbukti Kena PTDH

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:35 WIB

×