Selamat Tinggal Super Cub 50: Legenda Motor Bebek Honda Resmi Pensiun

Muhammad Yunus, Gagah Radhitya Widiaseno

Minggu, 03 November 2024 | 15:39 WIB
Selamat Tinggal Super Cub 50: Legenda Motor Bebek Honda Resmi Pensiun
Honda Super Cub 50 (Carscoops)

Suara.com - Sebuah kabar duka bagi para penggemar motor bebek klasik, Honda telah memutuskan untuk menghentikan produksi Super Cub 50.

Keputusan ini diambil sebagai konsekuensi dari regulasi emisi yang semakin ketat dan persaingan yang semakin sengit dari motor listrik.

Dilansir dari Carscoops, Honda pun akan memberikan penghormatan spesial sebelum memutuskan stop produksi motor ini.

Sebelum benar-benar mengucapkan selamat tinggal, Honda meluncurkan dua edisi spesial yang sangat terbatas.

Super Cub 50 Final Edition:

Edisi ini hadir dengan desain klasik yang mengusung kombinasi warna putih dan biru Bonnie, mengingatkan kita pada kejayaan Super Cub di masa lalu.

Sentuhan krom dan emblem khusus semakin memperkuat kesan elegan motor ini. Dengan jumlah produksi hanya 2.000 unit, Super Cub 50 Final Edition dipastikan akan menjadi incaran para kolektor.

Super Cub 50 Hello Kitty Edition:

Honda Super Cub 50 (Carscoops)
Honda Super Cub 50 (Carscoops)

Merayakan ulang tahun ke-50 Hello Kitty, edisi spesial ini hadir dengan desain yang unik dan menggemaskan.

baca juga

Kolaborasi antara Honda dan Hello Kitty menghasilkan motor bebek yang tidak hanya menarik bagi penggemar motor, tetapi juga bagi para penggemar karakter kucing populer ini.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan Honda harus menghentikan produksi Super Cub 50:

  • Regulasi Emisi: Peraturan emisi yang semakin ketat membuat sulit bagi motor bermesin kecil seperti Super Cub 50 untuk memenuhi standar yang ditetapkan.
  • Persaingan Motor Listrik: Popularitas motor listrik yang semakin meningkat juga menjadi ancaman bagi motor bebek konvensional.
  • Perubahan Kebutuhan Konsumen: Kebutuhan konsumen akan motor yang lebih bertenaga dan fitur yang lebih modern juga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi keputusan Honda.

Meskipun Super Cub 50 harus pensiun, warisan yang ditinggalkannya akan terus hidup. Honda masih akan memproduksi model Super Cub dengan kapasitas mesin yang lebih besar, seperti Super Cub 110.

Hal ini menunjukkan bahwa Honda tetap berkomitmen untuk mempertahankan ikon motor bebek yang telah menjadi bagian dari sejarah otomotif dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laju Motor Bebek Terancam Dibatasi, Maksimal 90 Km/jam

Laju Motor Bebek Terancam Dibatasi, Maksimal 90 Km/jam

Otomotif | Minggu, 03 November 2024 | 14:43 WIB

Review Jujur Motorku X Honda: Mudah Booking Servis, Tapi Ada Kekurangannya!

Review Jujur Motorku X Honda: Mudah Booking Servis, Tapi Ada Kekurangannya!

Otomotif | Minggu, 03 November 2024 | 14:11 WIB

Ramadhipa Siap Beraksi di Seri Final IATC Sepang, Targetkan Podium dan 3 Besar Klasemen

Ramadhipa Siap Beraksi di Seri Final IATC Sepang, Targetkan Podium dan 3 Besar Klasemen

Otomotif | Minggu, 03 November 2024 | 09:43 WIB

Terkini

Setelah Kantor PT Djarum, KPK Geledah 6 Perusahaan Afiliasi

Setelah Kantor PT Djarum, KPK Geledah 6 Perusahaan Afiliasi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Penyerapan Tembakau oleh Industri Rokok Melambat, Pabrik Pilih Habiskan Stok Lama

Penyerapan Tembakau oleh Industri Rokok Melambat, Pabrik Pilih Habiskan Stok Lama

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Bibit Siklon 91B Picu Ancaman Banjir dan Longsor, BNPB Beri Imbauan Waspada

Bibit Siklon 91B Picu Ancaman Banjir dan Longsor, BNPB Beri Imbauan Waspada

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:39 WIB

BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026

BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Tinjau Irigasi, Gubsu Bobby Serap Aspirasi dan Beri Solusi untuk Petani di Gunungsitoli Nias

Tinjau Irigasi, Gubsu Bobby Serap Aspirasi dan Beri Solusi untuk Petani di Gunungsitoli Nias

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel

Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel

Bekaci | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Peretasan Binance Jadi Insiden Terbesar Sepanjang Sejarah Kripto, Lampaui Bybit

Peretasan Binance Jadi Insiden Terbesar Sepanjang Sejarah Kripto, Lampaui Bybit

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:33 WIB

Izin Obligasi Rp5,6 Triliun Belum Terbit, Pembahasan APBD DKI 2026 Kian Pelik

Izin Obligasi Rp5,6 Triliun Belum Terbit, Pembahasan APBD DKI 2026 Kian Pelik

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:32 WIB

BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM

BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Pekerja Migran Indonesia di Singapura Dipenjara 3 Tahun usai Pukuli Anak Berkebutuhan Khusus 23 Kali

Pekerja Migran Indonesia di Singapura Dipenjara 3 Tahun usai Pukuli Anak Berkebutuhan Khusus 23 Kali

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:30 WIB

×