Viral Pemilik Bengkel Perlihatkan Pertamax Kotor dengan Endapan Diduga Lumpur, 14 Mobil Sudah Jadi Korban

Rabu, 04 Desember 2024 | 17:12 WIB
Viral Pemilik Bengkel Perlihatkan Pertamax Kotor dengan Endapan Diduga Lumpur, 14 Mobil Sudah Jadi Korban
Ilustrasi BBM, kenaikan Pertamax (Freepik)

Suara.com - Dunia otomotif Indonesia kembali dihebohkan dengan viralnya kasus Pertamax yang diduga terkontaminasi. Kali ini, seorang pemilik bengkel bernama Eko Santoso membagikan temuannya yang mengkhawatirkan melalui akun TikTok @emcsang310.

Penemuan ini menjadi sorotan publik setelah 14 mobil dilaporkan mengalami masalah serupa, menambah daftar panjang kasus kontaminasi bahan bakar yang meresahkan masyarakat.

Kasus ini bermula ketika salah satu pelanggan mendatangi bengkel Eko Santoso dengan keluhan mobil mereka kesulitan menanjak dan performa mesin menurun drastis.

Setelah melakukan pemeriksaan menyeluruh, Eko menemukan penyebab utamanya dengan dugaan Pertamax yang terkontaminasi dengan endapan mirip lumpur. Dalam video yang diunggahnya, terlihat jelas kondisi bahan bakar hasil kurasan tangki yang mengandung endapan kehitaman di bagian bawah.

"Pertamax hasil kurasan nih. Tuh bawahnya kayak ada lumpur. Kita goyang-goyang. Tu lumpur tu." ujar pemilik akun bernama Eko Santoso.

Salah satu pelanggan yang menjadi korban mengaku membeli Pertamax di SPBU kawasan Lenteng Agung. Temuan ini semakin memperkuat dugaan adanya masalah serius dalam penanganan dan penyimpanan bahan bakar di beberapa SPBU. Filter bensin yang kotor dan dipenuhi endapan menjadi bukti nyata dampak dari kontaminasi tersebut.

Klaim Pertamina Pertamax Bukan Penyebab Kerusakan

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menegaskan bahwa Pertamax telah melalui pengujian ketat oleh dua lembaga terpercaya: Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri (LAPI) ITB dan Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) Kementerian ESDM.

Hasil pengujian menunjukkan bahwa Pertamax memenuhi seluruh standar kualitas yang ditetapkan dan tidak terbukti sebagai penyebab kerusakan kendaraan.

Baca Juga: Krisis Mengguncang VW: Mampukah Raksasa Jerman Ini Bertahan Lawan Mobil Listrik Murah China?

Pengujian yang dilakukan Lemigas di beberapa SPBU di Cibinong memberikan hasil yang meyakinkan. Sampel endapan dari kendaraan yang mengalami masalah juga telah diperiksa secara menyeluruh oleh LAPI ITB, dan hasilnya membuktikan bahwa kerusakan tersebut tidak berkaitan dengan penggunaan Pertamax.

"Sampel endapan dari kendaraan yang bermasalah sudah dicek oleh Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri (LAPI) ITB dan dinyatakan bahwa penyebab rusaknya kendaraan bukan dari BBM Pertamax," kata Fadjar dikutip Antara, Minggu (1/12/2024).

"Pertamina menekankan komitmennya untuk terus menyediakan produk berkualitas tinggi bagi masyarakat Indonesia. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir akan kualitas Pertamax. Pertamina menjamin dan terus berkomitmen untuk menyediakan produk-produk berkualitas bagi masyarakat," kata Fadjar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI