Gara-Gara Insiden Ini, Pesawat Batik Air Disamakan dengan Yamaha Mio, Kok Bisa?

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Kamis, 12 Desember 2024 | 14:01 WIB
Gara-Gara Insiden Ini, Pesawat Batik Air Disamakan dengan Yamaha Mio, Kok Bisa?
Pesawat Batik Air disamakan dengan Yamaha Mio karbu (skytraxratings,Yamaha Indonesia)

Suara.com - Sebuah insiden memilukan menimpa salah satu maskapai pesawat terbang, Batik Air. Pesawat yang ditumpangi para penumpang disebut-sebut mirip dengan Yamaha Mio karbu. Kok bisa?

Hal ini terungkap dalam sebuah unggahan akun TikTok kabarkulonprogo. Dalam unggahan tersebut, terlihat kondisi kabin pesawat yang gelap.

Lalu kemudian muncul suara-suara mesin yang aneh dan membuat penumpang panik bukan kepalang. Dalam caption dari video tersebut,disebutkan kalau suara di kabin pesawat seperti layaknya mesin Yamaha Mio karbu yang tak bisa distarter.

"Mesin gak nyala, suaranya udah mirip nyetarter Mio Karbu aki soak," tulis caption di video tersebut.

Menurut keterangan pengunggah, insiden ini terjadi menimpa penumpang Batik Air rute Yogyakarta International Airport (YIA) menuju Bandara Soekarno-Hatta (CGK) pada Jumat sore.

Penerbangan yang dijadwalkan berangkat pukul 15.05 WIB tertunda. Saga penundaan dimulai dengan pengumuman delay selama satu jam.

Belum habis rasa kecewa penumpang, tambahan 30 menit penundaan kembali diumumkan. Seolah belum cukup, rangkaian penundaan terus berlanjut dengan tambahan 10 menit, disusul 5 menit, dan berlanjut dengan 20 menit berikutnya.

Situasi ini mengingatkan pada janji-janji manis yang tak kunjung terealisasi, membuat para penumpang semakin frustrasi dengan ketidakpastian yang ada.

Yang membuat penumpang geram, mereka merasa gerah saat berada di kabin pesawat yang tengah 'mogok'. Lampu kabin mengalami pemadaman sebanyak dua hingga tiga kali, menciptakan suasana pengap dan tidak nyaman bagi para penumpang.

baca juga

Video ini pun mengundang reaksi dari warganet di kolom komentar.

"Mio karbu kali mesin nya," tulis salah seorang warganet.

"Nggak mungkin nggak bisa stater. Kalau nggak bisa stater pasti udah disuruh penumpang turun bantuin dorong," timpal netizen lainnya.

"Standar sampingnya belom dinaikin," celoteh netizen.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya maintenance berkala dan profesionalisme dalam industri penerbangan. Meskipun delay penerbangan adalah hal yang lumrah terjadi, namun penanganan situasi dan komunikasi yang baik dengan penumpang tetap menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan konsumen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Motor Bebek Yamaha MX King 150 Dapat Sentuhan Warna Baru

Motor Bebek Yamaha MX King 150 Dapat Sentuhan Warna Baru

Otomotif | Kamis, 12 Desember 2024 | 12:21 WIB

Yamaha Jadi Pakai Mesin V4? Begini Kata Direktur Teknis

Yamaha Jadi Pakai Mesin V4? Begini Kata Direktur Teknis

Otomotif | Rabu, 11 Desember 2024 | 11:15 WIB

Adu Bagasi Skutik Retro Yamaha Fazzio vs Honda Scoopy, Siapakah Pemenangnya?

Adu Bagasi Skutik Retro Yamaha Fazzio vs Honda Scoopy, Siapakah Pemenangnya?

Otomotif | Rabu, 11 Desember 2024 | 11:11 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×