Produsen Mobil Hybrid Diminta Segera Mendaftar, Dapat Insentif PPnBM 3 Persen

Liberty Jemadu | Suara.com

Senin, 16 Desember 2024 | 17:22 WIB
Produsen Mobil Hybrid Diminta Segera Mendaftar, Dapat Insentif PPnBM 3 Persen
Pemerintah memberikan insentif untuk mobil hybrid berupa PPnBM DTP sebesar 3 persen mulai Januari 2025. Foto: Toyota Yaris Cross hybrid. [Antara]

Suara.com - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita meminta para produsen mobil hybrid di Tanah Air mendaftarkan kendaraannya ke pemerintah, agar bisa menikmati insentif PPnBM sebesar 3 persen mulai Januari 2025 mendatang.

Permintaan itu disampaikan Agus setelah Kementerian Keuangan mengumumkan akan memberikan insentif untuk mobil hybrid pada Senin (16/12/2024). 

"Saya minta agar para produsen mobil hybrid yang ada di Indonesia segera mendaftarkan merek-mereknya kepada kami, agar tahun depan, mulai 1 Januari, sudah bisa menikmati insentif,” kata Agus.

Insentif PPnBM DTP untuk mobbil hybrid diperkirakan akan memakan anggaran pemerintah sebesar Rp 840 miliar.

Agus menyampaikan bahwa dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 36 Tahun 2021 tentang Kendaraan Bermotor Roda Empat Emisi Karbon Rendah, pemerintah sudah mengatur terkait nilai tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang menjadi syarat bagi para produsen mobil hybrid untuk menjadi peserta dalam program tersebut.

Mengacu pada kriteria tersebut, Menteri Keuangan dalam PMK nomor 141/PMK.010/2021, mengatur bahwa mobil hybrid dikenakan tarif PPnBM sebesar 15-20 persen. Artinya, dengan insentif ini, makan pungutan PPnBM mobil hybrid kini tinggal 12 sampai 17 persen.

Beberapa produsen mobil hybrid yang bisa menikmati insentif ini antara lain Toyota, Suzuki, Honda, Wuling, dan Hyundai.

Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani mengumumkan bahwa mobil hybrid mulai tahun depan akan menikmati insentif dari pemerintah berupa PPnBM-DTP sebesar 3 persen.

"Mobil listrik kita meneruskan yang selama ini sudah dilakukan ditambah dengan untuk kendaraan hybrid yaitu PPNBM DTP-nya tiga persen," kata Sri Mulyani.

Pada kesempatan yang sama pemerintah juga melanjutkan pemberian insentif untuk produsen mobil listrik berupa bea masuk nol persen dan PPnBM DTP 15 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Resmi Beri Insentif Mobil Hybrid, Bakal Hambat Pertumbuhan Mobil Listrik ?

Pemerintah Resmi Beri Insentif Mobil Hybrid, Bakal Hambat Pertumbuhan Mobil Listrik ?

Otomotif | Senin, 16 Desember 2024 | 12:59 WIB

Menperin Desak Apple Segera Bangun Pabrik Jika Mau Jualan iPhone 16 di RI

Menperin Desak Apple Segera Bangun Pabrik Jika Mau Jualan iPhone 16 di RI

Tekno | Jum'at, 13 Desember 2024 | 19:44 WIB

Suzuki Siapkan Swift Hybrid, Begini Bocoran Performanya

Suzuki Siapkan Swift Hybrid, Begini Bocoran Performanya

Otomotif | Jum'at, 06 Desember 2024 | 14:56 WIB

Pemerintah Fokus Insentif Mobil Listrik, Belum Ada Formulasi untuk Mobil Hybrid

Pemerintah Fokus Insentif Mobil Listrik, Belum Ada Formulasi untuk Mobil Hybrid

Otomotif | Kamis, 05 Desember 2024 | 14:13 WIB

Mobil Hybrid Dinilai Lebih Rendah Emisi Dibandingkan Mobil Listrik

Mobil Hybrid Dinilai Lebih Rendah Emisi Dibandingkan Mobil Listrik

Otomotif | Rabu, 04 Desember 2024 | 19:29 WIB

Terkini

Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?

Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:54 WIB

Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?

Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:05 WIB

Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026

Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:50 WIB

Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang

Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:43 WIB

CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif

CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:44 WIB

Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat

Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:28 WIB

Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125

Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:42 WIB

Ekspor Timur Tengah Terdampak, Toyota Bikin 3 Pabrik di India

Ekspor Timur Tengah Terdampak, Toyota Bikin 3 Pabrik di India

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:25 WIB

Cuma Segelintir, Ini Deretan Mobil Listrik dengan Baterai Nikel di Indonesia

Cuma Segelintir, Ini Deretan Mobil Listrik dengan Baterai Nikel di Indonesia

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 06:39 WIB

Motor Listrik Lucu Yamaha Kini Tebar Pesona, Berapa Harganya?

Motor Listrik Lucu Yamaha Kini Tebar Pesona, Berapa Harganya?

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 06:00 WIB