Masih Berbalut Kamuflase, SERES Pastikan E3 Jadi Mobil Listrik Terbaru Tahun Ini

Manuel Jeghesta Nainggolan

Selasa, 25 Maret 2025 | 14:48 WIB
Masih Berbalut Kamuflase, SERES Pastikan E3 Jadi Mobil Listrik Terbaru Tahun Ini
SERES E3 dengan balutan stiker kamuflase menjadi calon mobil listrik baru dari PT Sokonindo Automobile yang akan diluncurkan di Indonesia tahun ini. (Foto: SUARA.com/Manuel Jeghesta).

Suara.com - PT Sokonindo Automobile sebagai yang menaungi brand otomotif asal Tiongkok, DFSK dan SERES, mengungkap rencana untuk memboyong SERES E3 untuk melengkapi jajaran produk mobil listrik di Indonesia.

Cing Hok Rifin, Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile, menyatakan bahwa segmen mobil listrik di Indonesia saat ini terus mengalami pertumbuhan.

Saat ini sudah ada 47 merek mobil yang memasarkan kendaraan listrik. Dimana 22 merek tersebut adalah merek mobil asal China. 

Bia melihat data tahun lalu pasarnya masih 5 persen. Dan tahun ini diprediksi akan mencapai 10 persen.

"Kita tahun ini akan memperkenalkan SERES E3 dulu. Model ini kita juga sudah perkenalkan di GIIAS tiga tahun lalu," ujar Cing Hok, di Jakarta, Selasa (25 Maret 2025).

SERES E3

Di negara asalnya, SERES E3 memiliki dimensi yang cukup kompak, dengan panjang 4.385 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.650 mm, dan jarak sumbu roda 2.655 mm.

Mobil ini dibekali baterai berkapasitas 50 kWh dengan jarak tempuh maksimum 405 Km. Sementara motor listriknya mampu menghasilkan tenaga 201 Tk dan torsi 310 Nm.

Interior SERES E3 calon mobil listrik baru dari PT Sokonindo Automobile yang akan diluncurkan di Indonesia tahun ini. (Foto: SUARA.com/Manuel Jeghesta).
Interior SERES E3 calon mobil listrik baru dari PT Sokonindo Automobile yang akan diluncurkan di Indonesia tahun ini. (Foto: SUARA.com/Manuel Jeghesta).

Kecepatan maksimumnya tembus 165 km/jam, mobil listrik ini dapat melesat dari 0-100 km/jam hanya dalam waktu 8,5 detik.

baca juga

Sedangkan fitur yang tersmat pada SERES E3 diantaranya cluster instrumen digital berukuran 10,25 inci dan head unit layar sentuh dengan ukuran serupa. Selain itu, terdapat pengecasan nirkabel untuk smartphone atau ponsel pintar.

Meski belum diketahui kapan waktu peluncuran SERES E3 di Indonesia. Namun mobil kabarnya akan dipasarkan di bawah harga Rp400 juta untuk dapat bersaing dengan merek mobil listrik lainnya yang sudah lebih dulu beredar di pasaran.

Mobil Listrik SERES

PT Sokonindo Automobile sebenarnya sudah memasarkan dua produk mobil listrik di Indonesia. Untuk menyasar segmen kendaraan komersial, perusahaan otomotif asal China ini memiliki Gelora E.

Sedangkan di bawah merek SERES ada SERES E1 sebagai penantang Wuling Air EV sebagai mobil listrik berukuran ringkas.

Mobil ini didukung berbagai fitur seperti Seat Belt Reminder, Isofix, Tire Pressure Monitoring System, Rear Parking Camera, Parking Sensor, Electric Parking Brake with Auto Hold (varian Type L), dan Pedestrian Warning Sound.

Ada juga Hill Hold Control, Electronic Stability Control (ECS) with Traction Control System (TCS) (varian Type L), Anti-lock braking System (ABS) with Electronic Brake Distribution, Brake Assist (varian Type L), airbag system, Event Data Recording System, Automatic Lock & Collision Unlock, Cruise Control, Eco/Sport Mode, Energy Managing Display, dan Charging Status Display.

Seres E1 memiliki dimensi panjang 3.030 mm, lebar 1.495 mm, tinggi 1.640 mm, wheelbase 1.960 mm dan ground clearance 135 mm. Ukuran ini akan membantu pengemudi untuk membelah jalur perkotaan.

Modifikasi Mobil Listrik SERES E1 di IIMS 2025. (Foto: SUARA.com/ Manuel Jeghesta)
Modifikasi Mobil Listrik SERES E1 di IIMS 2025. (Foto: SUARA.com/ Manuel Jeghesta)

Tersedia dalam dua varian, E1 Type B dibekali baterai litium dengan kapasitas 13,8 kWh dan jarak tempuh maksimal 180 KM, serta dapat diisi 10-90 persen menggunakan soket AC Type 2 hanya dalam waktu 3,5 jam saja.

Motor penggeraknya berada di belakang dengan tenaga yang dihasilkan setara 33,5 hp dan torsi di 100 Nm.

Sedangkan E1 Type L memiliki baterai litium dengan kapasitas 16,8 kWh dan jarak tempuh maksimal di 220 KM, dan dapat diisi 10-90 persen menggunakan soket AC Type 2 hanya dalam waktu 4 jam. Motor penggeraknya memiliki tenaga 40,2 hp dan torsi 100 Nm.

Kehadiran SERES E3 tentunya akan menjadi pelengkap jajaran mobil listrik SERES di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebelum Puluhan Mobil Chery Hangus di Bekasi, Omoda 5 Terbakar di Jalan Tol

Sebelum Puluhan Mobil Chery Hangus di Bekasi, Omoda 5 Terbakar di Jalan Tol

Otomotif | Selasa, 25 Maret 2025 | 14:31 WIB

Hasil Uji Tabrak XIaomi SU7 Tak Disangka, Jauh dari NETA

Hasil Uji Tabrak XIaomi SU7 Tak Disangka, Jauh dari NETA

Otomotif | Selasa, 25 Maret 2025 | 13:50 WIB

Teknologi DeepSeek Mulai Menyusup ke Mobil Listrik Pabrikan China, Toyota Kapan Nyusul?

Teknologi DeepSeek Mulai Menyusup ke Mobil Listrik Pabrikan China, Toyota Kapan Nyusul?

Otomotif | Selasa, 25 Maret 2025 | 13:26 WIB

Terkini

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:07 WIB

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:06 WIB

1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa

1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa

Jogja | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:51 WIB

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram

Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026

Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura

Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:35 WIB

UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS

UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:28 WIB

×