Trump Singgung Toyota Terlalu Nyaman Jualan Mobil di Amerika

Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 09 April 2025 | 16:18 WIB
Trump Singgung Toyota Terlalu Nyaman Jualan Mobil di Amerika
Logo Toyota. [Cicero7/Pixabay]

Suara.com - Presiden Maerika Serikat (AS) Donald Trump terang-terangan menyinggung Toyota yang dinilai terlalu nyaman menjual mobil di negaranya berkaitan dengan kebijakan tarif baru.

Toyota bahkan disebut bisa menjual sebanyak 1 juta unit mobil di AS. Sedangkan sebaliknya, mobil-mobil buatan Amerika sangat sulit masuk pasar Jepang.

"Toyota menjual 1 juta mobil buatan luar negeri ke Amerika Serikat dan General Motors hampir tidak menjual satu pun di Jepang sebagai balasannya," kata Trump saat mengumumkan tarif impor baru, dikutip dari Thejapantimes, Rabu (9 April 2025).

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (BBC Indonesia)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (BBC Indonesia)

Lebih lanjut, dikatakan Trump, Ford menjual sangat sedikit. Tak satu pun perusahaan Amerika diizinkan masuk ke negara lain dan mengecam pembatasan nonmoneter yang diberlakukan Jepang.

"Mereka tidak mengambil mobil kami, tetapi kami mengambil jutaan mobil mereka," tegas Trump.

Sentimen Trump sebenarnya bukan baru terjadi saat ini. Hal senada juga pernah dilakukan oleh Trump pada 2019.

Saat itu Trump mengecam preferensi konsumen Jepang terhadap TV produksi dalam negeri dalam komentarnya yang mengkritik aliansi keamanan dengan Tokyo.

"Jika kami diserang, Jepang tidak perlu membantu kami sama sekali, mereka dapat menontonnya di televisi Sony," katanya kala itu.

Sementara Wakil Kepala Staf Trump, Stephen Miller, bahkan lebih tegas dalam sebuah postingan di X terkait penjualan mobil yang dinilai hanya menguntungkan Jepang.

baca juga
Ilustrasi logo Toyota. (Pixabay)
Ilustrasi logo Toyota. (Pixabay)

"Mengapa jalanan Amerika dipenuhi mobil dari Eropa dan Jepang tetapi jalanan mereka kosong dari mobil Amerika?" tanyanya.

Miller bahkan dengan gamblang menjelaskan, bahwa Jepang telah menutup pasar mereka untuk mobil Amerika. Sementara pasar Amerika dibanjiri mobil Jepang.

Tercatat GM dan Ford hanya menjual sedikit mobil di Jepang. GM menjual sekitar 1.000 unit pada tahun fiskal yang berakhir bulan lalu, sedangkan Ford menjual kurang dari 200 unit.

Brand Amerika Kalah Bersaing di Jepang

Di balik keluhan Trump terhadap brand mobil Jepang seperti Toyota. Pada kenyataannya, mobil-mobil buatan Amerika memang kurang diminati di 'Negeri Matahari Terbit'.

Perusahaan-perusahaan Amerika gagal memproduksi mobil yang menarik bagi selera lokal. Faktanya pengguna mobil di Jepang menginginkan kendaraan yang ringkas dan hemat bahan bakar dengan harga terjangkau.

Bahkan sepertiga dari penjualan mobil di Jepang adalah jenis 'kei car', kendaraan ultralight dengan mesin kecil yang dikenai pajak dengan tarif lebih rendah.

Ilustrasi klakson mobil. (Pexels)
Ilustrasi klakson mobil dengan logo Ford. (Pexels)

Kategori ini bahkan tidak dibuat oleh produsen mobil AS mana pun. Sementara itu, mobil-mobil Amerika yang paling populer terlalu besar untuk jalan-jalan dan tempat parkir di Jepang.

Contoh seperti Ford F-150 yang telah lama menjadi kendaraan terlaris di Amerika, sangat besar sehingga tidak dapat dikendarai di negara tersebut dengan SIM (surat izin mengemudi) biasa.

Mobil Toyota Laris di Amerika

Sedangkan mobil-mobil Toyota yang paling laris di Amerika Serikat merupakan model Toyota RAV4, Toyota Corolla, Toyota Tacoma, Toyota Camry, dan Toyota Highlander. RAV4 adalah kendaraan terlaris di segmen kendaraan penumpang. Sedangkan Tacoma menjadi truk pikap terlaris di negara tersebut.

Bahkan berdasarkan data penjualan mobil di Amerika Serikat pada 2021, Toyota berhasil menggeser posisi General Motors (GM) sebagai produsen mobil terlaris di negaranya. Sejak 1931, General Motors selalu merajai penjualan mobil di Amerika Serikat. Namun catatan tersebut berakhir setelah tergantikan oleh Toyota 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Harga Mobil Hybrid Toyota Terbaru 2025

Daftar Harga Mobil Hybrid Toyota Terbaru 2025

Otomotif | Selasa, 08 April 2025 | 19:23 WIB

Bukan Tesla atau Toyota, Ternyata Model Sedan Ini yang Paling Banyak Dicari

Bukan Tesla atau Toyota, Ternyata Model Sedan Ini yang Paling Banyak Dicari

Otomotif | Selasa, 08 April 2025 | 11:44 WIB

Kabar Mobil Daihatsu Bakal Pakai Merek Toyota Hoax

Kabar Mobil Daihatsu Bakal Pakai Merek Toyota Hoax

Otomotif | Kamis, 03 April 2025 | 14:28 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×