Pukulan Telak Honda di Pasar Otomotif Indonesia, Penjualan Anjlok dan Dealer Berguguran

Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 27 Agustus 2025 | 15:48 WIB
Pukulan Telak Honda di Pasar Otomotif Indonesia, Penjualan Anjlok dan Dealer Berguguran
Ilustrasi mobil dan logo Honda. (Foto: Ist)
Kesimpulan
  • Penjulan Mobil Honda Merosot Tajam
  • Dealer Mobil Honda Tutup Permanen
  • Gempuran Merek Otomotif Asal China

Suara.com - PT Honda Prospect Motor (HPM) tengah menghadapi periode penuh tantangan di kancah otomotif Tanah Air. Data terbaru dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan penurunan signifikan pada penjualan Honda di Indonesia sepanjang Januari - Juli 2025.

Performa penjualan ini menjadi sorotan, mengingat tren yang kurang menguntungkan ini terjadi baik dari sisi wholesales (pabrikan ke dealer) maupun retail sales, menandakan persaingan yang kian ketat di pasar otomotif Indonesia.

Wholesales Anjlok Puluhan Persen

Dalam tujuh bulan pertama tahun 2025, distribusi kendaraan dari pabrik ke dealer (wholesales) Honda hanya mampu menorehkan angka 37.916 unit. Angka ini menempatkan Honda dengan pangsa pasar 8,7 persen.

New Honda CRV
New Honda CRV

Namun capaian ini merupakan penurunan drastis sebesar 29,6 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2024, di mana Honda berhasil mendistribusikan 53.838 unit.

Jika dilihat secara bulanan, performa Juli 2025 juga kurang memuaskan. Wholesales Honda pada bulan tersebut hanya menyentuh 5.235 unit, merosot 16,2 persen dari 6.249 unit yang tercatat pada Juli 2024.

Penjualan Retail Turut Terpukul

Nasib serupa juga menimpa penjualan retail (dari dealer ke konsumen akhir). Sepanjang Januari hingga Juli 2025, Honda hanya berhasil menjual 44.196 unit. Angka ini mencerminkan penurunan sebesar 25,6 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, di mana total penjualan mencapai 59.390 unit.

Penjualan retail pada Juli 2025 bahkan lebih mengkhawatirkan, dengan hanya 5.003 unit terjual. Ini merupakan penurunan 35,1 persen dibandingkan Juli 2024 yang mencatatkan 7.709 unit penjualan.

baca juga
Honda City Sport. (Motorbeam)
Honda City Sport. (Motorbeam)

Meskipun Honda masih mencatatkan angka puluhan ribu unit, tren penurunan yang cukup drastis dalam dua tahun terakhir ini menjadi indikasi kuat adanya tekanan kompetitif yang semakin berat di industri otomotif Indonesia. Pangsa pasar yang terus menurun menunjukkan bahwa dominasi Honda mulai tergerus dengan semakin banyaknya merek mobil pendatang baru.

Ancaman Merek China dan Dealer yang Berguguran

Salah satu faktor utama yang disebut-sebut menjadi penyebab kemunduran Honda adalah agresivitas merek-merek otomotif asal Tiongkok. Jenama-jenama baru ini semakin gencar menawarkan produk dengan inovasi terkini  dengan harga yang lebih kompetitif.

Dampak dari tekanan pasar ini mulai terlihat jelas pada eksistensi jaringan dealer Honda di Indonesia. Beberapa dealer terpantau mulai "berguguran" dan mengumumkan penutupan permanen.

Sebagai contoh, dealer Honda Pasteur yang berada di bawah PT Indosal Pasteur mengumumkan tutup permanen terhitung mulai 27 Maret 2025. Namun faktanya, ini bukanlah dealer Honda pertama yang mengumumkan tutup secara permanen. Sebelumnya, beberapa dealer mobil Honda juga telah melakukan hal serupa.

Di Surabaya yang menjadi salah satu pasr kuat Honda, fenomena serupa juga terjadi. Salah satu dealer Honda di daerah Jemursari juga sudah berganti menjadi dealer dari pabrikan mobil listrik asal China, BYD. Bahkan dealer mobil Honda terbesar di 'Kota Pahlawan' tersebut juga sudah beralih ke merek mobil asal China, Chery.

Situasi ini mengindikasikan bahwa Honda perlu segera merumuskan strategi baru yang lebih adaptif dan inovatif untuk kembali merebut hati konsumen di tengah sengitnya persaingan pasar otomotif Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jutaan Unit Mobil Honda Terancam Recall, Mesin Mati Mendadak di Kecepatan Tinggi

Jutaan Unit Mobil Honda Terancam Recall, Mesin Mati Mendadak di Kecepatan Tinggi

Otomotif | Rabu, 27 Agustus 2025 | 15:07 WIB

Gebrakan Kakak dari BYD Atto 1: Sinyal Bahaya Bagi Pesaing di Indonesia?

Gebrakan Kakak dari BYD Atto 1: Sinyal Bahaya Bagi Pesaing di Indonesia?

Otomotif | Rabu, 27 Agustus 2025 | 14:17 WIB

Retro Nyeleneh Honda Lebih Mahal dari BeAT, Scoopy Kalah Imut?

Retro Nyeleneh Honda Lebih Mahal dari BeAT, Scoopy Kalah Imut?

Otomotif | Rabu, 27 Agustus 2025 | 11:44 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×