Krisis Neta Auto: Ketika Janji Mobilitas Listrik Berujung Tuntutan Diler

Agung Pratnyawan, Gagah Radhitya Widiaseno

Selasa, 15 April 2025 | 19:03 WIB
Krisis Neta Auto: Ketika Janji Mobilitas Listrik Berujung Tuntutan Diler
Test Drive Mobil Listrik Neta V. (Foto: Suara.com/Manuel Jeghesta)

Suara.com - Di tengah gemerlap industri mobil listrik yang sedang naik daun, sebuah drama mengejutkan tengah berlangsung di China. Neta Auto, yang sempat dipuja sebagai bintang baru di langit otomotif negeri Tirai Bambu, kini justru tersandung krisis yang membuat gemetar jagat mobilitas hijau.

Bayangkan suasana panas di depan pabrik Neta Auto di Tongxiang: puluhan diler berdiri tegang, wajah-wajah mereka menggambarkan kekecewaan mendalam.

Mereka tak datang membawa senyum atau harapan, melainkan kemarahan yang telah lama mengendap. Bukan sekadar unjuk rasa biasa—ini adalah luapan frustrasi dari para mitra bisnis yang merasa diperlakukan tak adil oleh perusahaan yang selama ini mereka dukung.

Dilansir dari CarnewsChina, para diler tersebut berkumpul dengan satu tujuan: menuntut kejelasan dan keadilan. Mereka merasa dikhianati oleh kebijakan Neta Auto yang dianggap tidak transparan dan merugikan jaringan penjualannya. Hubungan yang seharusnya saling menguntungkan berubah menjadi medan ketegangan.

"Kami sudah berkorban segalanya," ucap pewrawkilan seorang diler dengan nada tegas.

"Tetap membayar karyawan, pajak, bahkan menjaga nama baik Neta di saat mereka menghilang tanpa kabar sejak September tahun lalu." tambahnya.

Bayangkan, ada 300 diler resmi yang kini terkatung-katung—menunggu kepastian di tengah badai ketidakjelasan. Lebih dari 400.000 pelanggan pun ikut terjebak dalam kebingungan, bertanya-tanya nasib kendaraan impian mereka.

NETA Gandeng PLN Siapkan Fasilitas Pengisian Kendaraan Listrik. (Foto: Neta)
NETA Gandeng PLN Siapkan Fasilitas Pengisian Kendaraan Listrik. (Foto: Neta)

Yang lebih mengkhawatirkan, penjualan hanya mencapai 487 unit dalam dua bulan pertama tahun 2025—angka yang terjun bebas dan menjadi alarm keras bagi para pelaku industri. Sebuah penurunan yang tak hanya berdampak pada angka, tapi juga pada kepercayaan publik.

Tak berhenti di situ, beban semakin berat dengan utang kepada pemasok yang menumpuk selama enam bulan terakhir. Situasi ini menekan rantai pasok dan berpotensi memicu efek domino ke berbagai sektor terkait.

baca juga

Para diler sebenarnya tidak menuntut hal yang muluk-muluk. Mereka tidak sedang meminta bulan di langit—hanya tiga hal sederhana yang menjadi harapan: kompensasi operasional yang adil, pembayaran insentif yang sudah lama tertunda, dan pemulihan layanan purnajual yang selama ini terbengkalai.

Namun, alih-alih mendapat tanggapan, mereka justru dihadapkan pada kesunyian. Chairman Fang Yunzhou, sosok yang seharusnya menjadi jembatan komunikasi antara perusahaan dan para mitra, justru memilih diam. Tidak ada klarifikasi, tidak ada langkah konkret. Seolah-olah keluhan para diler hanya angin lalu.

Padahal, roda bisnis otomotif tidak hanya digerakkan oleh pabrik dan teknologi—diler adalah ujung tombak yang langsung berhadapan dengan pelanggan. Ketika kepercayaan mereka mulai luntur, efek domino bisa saja terjadi: dari anjloknya penjualan hingga kerusakan reputasi merek.

Ironis memang, ketika janji mobilitas masa depan justru berakhir dengan tumpukan masalah masa kini. Kisah Neta Auto menjadi pengingat pahit bahwa di balik kilau teknologi hijau, tetap diperlukan fondasi bisnis yang kokoh dan kepercayaan yang tak tergoyahkan.

Di tengah gemuruh revolusi kendaraan listrik, satu nama justru tengah terseok di ambang kehancuran: Neta Auto.

Dulu dielu-elukan sebagai salah satu bintang muda industri otomotif China, kini nasib Neta bak kapal yang nyaris karam—terombang-ambing di tengah badai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BYD Perlahan Lampaui Penjualan Toyota, Ternyata Ini Model Paling Diminati

BYD Perlahan Lampaui Penjualan Toyota, Ternyata Ini Model Paling Diminati

Otomotif | Selasa, 15 April 2025 | 17:54 WIB

Krisis Neta Semakin Parah: Mobil Tak Dikirim, Pabrik Digeruduk Orang-orang Dealer

Krisis Neta Semakin Parah: Mobil Tak Dikirim, Pabrik Digeruduk Orang-orang Dealer

Otomotif | Senin, 14 April 2025 | 18:19 WIB

BYD Sealion 7 Bukan Kaleng-Kaleng, Hasil Uji Tabrak Mengejutkan

BYD Sealion 7 Bukan Kaleng-Kaleng, Hasil Uji Tabrak Mengejutkan

Otomotif | Senin, 14 April 2025 | 13:57 WIB

Terkini

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

×