Mobil Hidrogen Ternyata Tak Lebih Bersih Dibandingkan Mobil Listrik

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Rabu, 16 Juli 2025 | 12:22 WIB
Mobil Hidrogen Ternyata Tak Lebih Bersih Dibandingkan Mobil Listrik
Prototipe mobil hidrogen. (Suara.com/Vania)

Suara.com - Kendaraan energi baru seperti mobil listrik dan mobil hidrogen kerap disebut sebagai solusi ramah lingkungan di masa depan. Namun sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa mobil hidrogen justru menghasilkan emisi lebih tinggi dibandingkan mobil listrik.

Berdasarkan hasil temuan International Council on Clean Transportation (ICCT) yang menganalisis proyeksi emisi gas rumah kaca dari berbagai jenis kendaraan yang dijual di Uni Eropa memperkirakan mobil berbahan bakar hidrogen yang dijual pada 2025 menghasilkan 175 gram CO 2 per kilometer, hanya 26 persen lebih rendah dibanding mobil bensin atau diesel.

Analisis yang dilakukan mempertimbangkan seluruh siklus hidup kendaraan selama 20 tahun mulai dari proses produksi, penggunaan, hingga daur ulang.

Sebagai perbandingan, mobil listrik berbasis baterai (BEV) diperkirakan hanya menghasilkan 63 gram CO 2 per kilometer atau 73 persen lebih rendah daripada mobil konvensional. ICCT bahkan mencatat bahwa emisi mobil hidrogen sebanding dengan mobil hybrid dan plug-in hybrid.

Sumber Hidrogen Kotor

Secara operasional, mobil hidrogen seperti Toyota Mirai, Hyundai Nexo, dan Honda CR-V FCEV (Full Cell Electric Vehicle) memang tidak mengeluarkan emisi selain uap air. Namun persoalannya ada di tahap awal saat hidrogen itu diproduksi.

ilustrasi mobil hidrogen (pexels.com/Fatih Özcan)
ilustrasi mobil hidrogen (pexels.com/Fatih Özcan)

Saat ini, mengutip Insideevs, hampir semua hidrogen yang diproduksi secara komersial berasal dari gas alam melalui proses yang disebut steam methane reforming.

Proses ini menghasilkan hidrogen tetapi juga menyisakan karbon dioksida sebagai limbah. Inilah yang membuat emisi total kendaraan hidrogen tetap tinggi selama masa pakainya.

ICCT menyebut bahwa kendaraan fuel-cell hanya bisa menyaingi kebersihan mobil listrik jika hidrogennya dihasilkan dari energi terbarukan, misalnya lewat proses elektrolisis air menggunakan listrik dari tenaga angin atau surya yang disebut sebagai green hydrogen.

baca juga

Jika energi terbarukan tersebut digunakan, mobil hidrogen hanya akan menghasilkan 50 gram CO per kilometer bahkan lebih rendah dibandingkan BEV.

Namun produksi green hydrogen masih sangat minim. Pada 2023, 90 persen produksi hidrogen global masih berasal dari gas alam dan kurang dari 0,4 persen menggunakan metode elektrolisis.

Kunci Utama Emisi Kendaraan

Sumber energi sangat menentukan emisi mobil listrik. Di Uni Eropa, mayoritas listrik berasal dari tenaga nuklir, surya, angin, dan air yang membuat EV semakin ramah lingkungan seiring waktu.

perawatan mobil listrik
Ilustrasi mobil listrik

Sebuah studi dari Universitas Tsinghua pada 2022 menunjukkan bahwa di Tiongkok, kendaraan listrik tetap menghasilkan emisi karbon 20–30 persen lebih rendah dibanding mobil bensin dan hybrid meskipun sebagian besar listriknya masih berasal dari batu bara.

Meskipun produksi mobil listrik di awal memang menghasilkan emisi CO yang lebih tinggi (sekitar 11-14 ton) dibandingkan hybrid atau ICE (6-9 ton), penelitian dari Argonne National Laboratory mengungkapkan bahwa kendaraan listrik mencapai “titik balik emisi” setelah menempuh jarak 31.000-45.000 Km.
Setelah itu, emisi total selama masa pakainya akan jauh lebih rendah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tim Nyaman vs Tim Tangguh: 7 Poin Adu Kuat Honda CR-V dan Toyota Rush Bekas untuk Keluarga

Tim Nyaman vs Tim Tangguh: 7 Poin Adu Kuat Honda CR-V dan Toyota Rush Bekas untuk Keluarga

Otomotif | Rabu, 16 Juli 2025 | 11:26 WIB

Berapa Harga Mobil Bekas Toyota Kijang Innova? Ini Update Harga dari Generasi 1 hingga Tipe Terbaru

Berapa Harga Mobil Bekas Toyota Kijang Innova? Ini Update Harga dari Generasi 1 hingga Tipe Terbaru

Otomotif | Rabu, 16 Juli 2025 | 10:25 WIB

Gak Selalu Haus Bensin! Ini Rekomendasi 5 SUV Bekas yang Ternyata Cukup Irit untuk Dipakai Harian

Gak Selalu Haus Bensin! Ini Rekomendasi 5 SUV Bekas yang Ternyata Cukup Irit untuk Dipakai Harian

Otomotif | Rabu, 16 Juli 2025 | 10:43 WIB

Terkini

Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay

Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 23:07 WIB

Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub

Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 22:52 WIB

Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI

Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI

Bri | Senin, 20 Juli 2026 | 22:40 WIB

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Foto | Senin, 20 Juli 2026 | 22:24 WIB

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

News | Senin, 20 Juli 2026 | 22:15 WIB

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 21:37 WIB

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Health | Senin, 20 Juli 2026 | 21:27 WIB

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 21:16 WIB

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:15 WIB

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:13 WIB

×