Terancam Punah: Mobil Manual Mulai Ditinggal Pabrikan, Turun 57 Persen

Cesar Uji Tawakal

Jum'at, 25 April 2025 | 18:39 WIB
Terancam Punah: Mobil Manual Mulai Ditinggal Pabrikan, Turun 57 Persen
Persneling mobil transmisi manual. (Pexels)

Suara.com - Transmisi manual kini menjadi semakin langka di industri otomotif global. Sebuah studi terbaru di Inggris mengungkap betapa drastis penurunan jumlah kendaraan dengan transmisi manual dalam satu dekade terakhir.

Dari 192 model dengan transmisi manual yang tersedia pada 2015, jumlah tersebut merosot menjadi 82 model pada tahun ini, menunjukkan penurunan 57 persen, menurut laporan Carscoops.

Angka ini mencerminkan perubahan besar dalam preferensi pasar dan arah strategi produsen mobil.

Penyebab Penurunan Transmisi Manual

Ilustrasi Tuas Persneling Mobil
Ilustrasi Tuas Persneling Mobil

Ada beberapa faktor yang menyebabkan penurunan popularitas transmisi manual. Salah satunya adalah transisi menuju kendaraan listrik (EV) yang sepenuhnya otomatis.

Mobil listrik, seperti yang diproduksi oleh Tesla dan Volvo, tidak mendukung teknologi transmisi manual karena karakteristik penggeraknya berbeda.

Selain itu, semakin banyak produsen yang beralih ke transmisi otomatis sebagai fitur standar, sehingga pelanggan tidak lagi melihatnya sebagai tambahan yang mahal, melainkan kebutuhan dasar.

Mini dan Land Rover menjadi dua merek besar yang sepenuhnya otomatis pada 2025, bergabung dengan Lexus, Mercedes, Tesla, dan Volvo.

Studi dari CarGurus juga menunjukkan bahwa model dengan transmisi manual hanya membentuk 29 persen dari total opsi kendaraan dari produsen terlaris di Inggris.

baca juga

Dengan tujuh model yang menghentikan penggunaan transmisi manual tahun lalu, diperkirakan teknologi tiga pedal ini bisa punah pada 2037 jika tren terus berlanjut.

Volkswagen Jadi Pembeda di Tengah Penurunan

Volkswagen Tera. (Carscoops)
Volkswagen Tera, satu dari sekian banyak mobil yang diproduksi oleh VW. (Carscoops)

Meski banyak merek besar yang meninggalkan transmisi manual, Volkswagen menjadi salah satu produsen yang tetap mendukung teknologi ini.

Di Inggris, Volkswagen menawarkan tujuh model dengan transmisi manual, menjadikannya pemimpin di segmen tersebut.

Citroen dan Ford berada di urutan berikutnya dengan masing-masing enam model, sementara Dacia, Hyundai, Mazda, dan Skoda menawarkan lima model.

Fakta ini menunjukkan bahwa masih ada upaya untuk menjaga opsi transmisi manual tetap hidup, meskipun jumlahnya terus menurun.

Mengapa Transmisi Manual Tetap Dicintai?

Ilustrasi persneling mundur. (Pexels/Yan Krukov)
Ilustrasi tuas persneling yang terdapat pada mobil manual. (Pexels/Yan Krukov)

Meskipun otomatis menjadi pilihan utama, transmisi manual memiliki penggemar setia, terutama di kalangan pecinta otomotif dan pengendara yang mencari kontrol penuh saat berkendara.

Transmisi manual memberikan pengalaman yang lebih "terhubung" dengan kendaraan, memberikan sensasi unik yang tidak bisa didapatkan dari transmisi otomatis.

Selain itu, mobil dengan transmisi manual biasanya lebih terjangkau dalam hal harga dan biaya perawatan, meskipun fitur ini kini menjadi semakin sulit ditemukan.

Clutch disc alias piringan kopling yang perlu diperiksa berkala termasuk bagian pegas untuk kaki [Shutterstock].
Clutch disc alias piringan kopling yang perlu diperiksa berkala termasuk bagian pegas untuk kaki [Shutterstock].

Namun, kemajuan teknologi di segmen EV membuat pabrikan berusaha untuk mempertahankan semangat transmisi manual, bahkan jika wujudnya berubah.

Beberapa merek telah mengeksplorasi teknologi yang memungkinkan simulasi pengalaman berkendara manual di mobil listrik, meskipun ini masih dalam tahap awal.

Perubahan dalam preferensi pasar dan arah teknologi otomotif telah menyebabkan penurunan besar dalam jumlah kendaraan dengan transmisi manual.

Persneling mobil transmisi manual. (Pexels)
Persneling mobil transmisi manual. (Pexels)

Dengan semakin banyaknya merek yang meninggalkan opsi tiga pedal, masa depan teknologi ini tampak suram.

Namun, bagi mereka yang menghargai kontrol penuh dan pengalaman berkendara yang lebih personal, transmisi manual tetap menjadi pilihan yang dicintai.

Akankah teknologi ini benar-benar punah, atau mampu bertahan dalam bentuk baru di era EV? Kita tunggu jawabannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

9 Penyebab Persneling Mobil Susah Masuk Lengkap Cara Mengatasinya

9 Penyebab Persneling Mobil Susah Masuk Lengkap Cara Mengatasinya

Otomotif | Senin, 21 April 2025 | 07:33 WIB

Cara Mengatasi Masalah Perpindahan Gigi pada Mobil Manual

Cara Mengatasi Masalah Perpindahan Gigi pada Mobil Manual

Otomotif | Minggu, 30 Maret 2025 | 07:30 WIB

Ganti Oli Transmisi Otomatis Sebaiknya Tidak Bergantung Jarak Tempuh, Begini Penjelasannya

Ganti Oli Transmisi Otomatis Sebaiknya Tidak Bergantung Jarak Tempuh, Begini Penjelasannya

Otomotif | Selasa, 25 Maret 2025 | 13:19 WIB

Produsen Mobil Ini Justru Mendulang Untung Karena Masih Tawarkan Opsi Transmisi Manual

Produsen Mobil Ini Justru Mendulang Untung Karena Masih Tawarkan Opsi Transmisi Manual

Otomotif | Senin, 17 Maret 2025 | 18:33 WIB

4 Rekomendasi Oli Transmisi Manual Terbaik, Jangan Salah Pilih!

4 Rekomendasi Oli Transmisi Manual Terbaik, Jangan Salah Pilih!

Otomotif | Senin, 10 Maret 2025 | 11:30 WIB

GR Toyota Tegas Pertahankan Mesin Pembakaran dan Transmisi Manual di Tengah Tren Elektrifikasi

GR Toyota Tegas Pertahankan Mesin Pembakaran dan Transmisi Manual di Tengah Tren Elektrifikasi

Otomotif | Senin, 03 Maret 2025 | 13:18 WIB

Terkini

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:30 WIB

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

×