Toyota Kebanjiran Order Model Hybrid di Tengah Ancaman Tarif Impor Trump

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Kamis, 08 Mei 2025 | 13:22 WIB
Toyota Kebanjiran Order Model Hybrid di Tengah Ancaman Tarif Impor Trump
Teaser SUV Toyota dengan mesin 1200 cc.(Toyota India)

Suara.com - Toyota tercatat mengalami kenaikan pendapatan berkat tingginya permintaan terhadap jajaran mobil hybrid seperti Prius dan Camry, khususnya di pasar Amerika Serikat dan Jepang.

Namun di balik kesuksesan model hybrid Toyota, produsen otomotif asal Jepang ini harus menghadapi ancaman tarif impor baru Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang berpotensi mengurangi pendapatan Toyota.

Seorang analis senior di Tokai Tokyo intelligence Laboratory, Seiji Sugiura, mengatakan bahwa fokus investor saat ini adalah pada target Toyota untuk tahun fiskal di tahun depan.

"fokusnya adalah pada target untuk tahun fiskal yang berakhir pada Maret 2026, saya tidak tahu apakah tarif trump akan diperhitungkan atau tidak," ujar Seiji Sugiura, dikutip dari nytimes, Kamis (8 Mei 2025).

Toyota RAV4 dipamerkan di IIMS 2014, Kamis (18/9) [suara.com/Kurniawan Mas'ud].
Toyota RAV4 dipamerkan di IIMS 2014, Kamis (18/9) [suara.com/Kurniawan Mas'ud].

Pada kuartal keempat tahun fiskal 2024, Toyota mencatatkan hasil laba operasional sebesar 1,13 triliun yen, naik 2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Namun, secara tahunan, laba operasional Toyota justru mengalami penurunan 12% menjadi 4,7 triliun yen.

Sementara, penjualan global Toyota naik 5% pada kuartal pertama 2025, didorong oleh tingginya permintaan di Amerika Serikat dan Jepang.

Walaupun kelihatannya performa bisnis Toyota tetap kuat, namun ternyata saham perusahaan tercatat mengalami penurunan 13% sepanjang 2025, lebih besar dibandingkan penurunan indeks Nikkei 2025 sebesar 8%.

Ancaman Tarif Impor

baca juga

Diketahui Presiden Amerika Serikat Donald Trump ingin mengembalikan kejayaan industri otomotif AS dengan memberlakukan tarif impor mobil dan suku cadang.

Apabila Presiden Donald Trump benar-benar menerapkan wacana tarif impor kendaraan ini, maka kebijakan tersebut diprediksi dapat menggerus laba operasional Toyota hingga 800 miliar yen pada tahun fiskal 2025.

All New Toyota Prius PHEV diperkenalkan di Yogyakarta pada 28 Agustus 2024. [Dok TAM]
All New Toyota Prius PHEV diperkenalkan di Yogyakarta pada 28 Agustus 2024. [Dok TAM]

Sementara Toyota telah mengutarakan pendapat perusahaan untuk terus menjalankan kegiatan operasional seperti biasa dan fokus untuk menurunkan biaya tetap dan tidak akan mengambil langkah yang lebih ekstrim seperti menaikkan harga mobil sebagai tanggapan atas tarif tersebut.

Bahkan Toyota sedang mempertimbangkan untuk memproduksi versi selanjutnya dari SUV RAV4 yang paling laris di pasar Amerika Serikat untuk melindungi diri dari potensi risiko tarif import dan nilai tukar AS. Pasalnya permintaan untuk mobil tersebut diprediksi akan melebihi pasokan.

Harga Mobil Baru Berpotensi Naik

Tarif terhadap suku cadang impor dapat berdampak luas karena hampir semua kendaraan yang diproduksi di Amerika Serikat menggunakan komponen yang dibuat di luar negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos Toyota Kembali Sindir Mobil Listrik: Tak Sepenuhnya Ramah Lingkungan

Bos Toyota Kembali Sindir Mobil Listrik: Tak Sepenuhnya Ramah Lingkungan

Otomotif | Rabu, 07 Mei 2025 | 15:14 WIB

Hyundai Santa Fe Hybrid SUV Modern Penantang Pajero dan Fortuner

Hyundai Santa Fe Hybrid SUV Modern Penantang Pajero dan Fortuner

Otomotif | Selasa, 06 Mei 2025 | 14:09 WIB

Pilihan Low SUV di Bawah Rp 300 Juta, Ada Suzuki XL7 Sampai Toyota Rush

Pilihan Low SUV di Bawah Rp 300 Juta, Ada Suzuki XL7 Sampai Toyota Rush

Otomotif | Selasa, 06 Mei 2025 | 13:26 WIB

Terkini

IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:15 WIB

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:08 WIB

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:06 WIB

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:03 WIB

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 09:02 WIB

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 09:00 WIB

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 08:57 WIB

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:56 WIB

Harga Saham Naik-Turun Signifikan, BEI Gembok UDNG, SEMA, dan ALKA

Harga Saham Naik-Turun Signifikan, BEI Gembok UDNG, SEMA, dan ALKA

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:52 WIB

Kasus ISPA di Rokan Hulu Meningkat saat Kabut Asap, Anak-anak Paling Banyak

Kasus ISPA di Rokan Hulu Meningkat saat Kabut Asap, Anak-anak Paling Banyak

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 08:52 WIB

×