Hyundai Bidik Produksi 80.000 unit Mobil Produksi Cikarang Sepanjang 2025

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Kamis, 15 Mei 2025 | 10:50 WIB
Hyundai Bidik Produksi 80.000 unit Mobil Produksi Cikarang Sepanjang 2025
Proses Produksi Mobil Hyundai di PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) yang Berlokasi di Deltamas, CIkarang, Jawa Barat. (Foto: SUARA.com/Michele Allesandra)

Suara.com - PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) membidik produksi sekitar 80.000 unit mobil, yang terdiri dari kendaraan listrik (EV) dan berbahan bakar Internal Combustion Engine (ICE) sepanjang tahun 2025.

Direktur Produksi HMMI, Wiranata Suganda, mengungkapkan bahwa, fasilitas produksi HMMI yang berlokasi di Deltamas, Cikarang, Jawa Barat, memiliki kapasitas produksi maksimal hingga 150.000 unit per tahun.

"Pada tahun 2024, produksi kami melampaui 80.000 unit. Target untuk tahun ini kurang lebih sama. Sementara itu, kapasitas produksi terpasang kami dapat mencapai 150.000 unit," jelas Wira kepada awak media seusai acara Hyundai EV Ecosystem Tour 2025, Rabu (14 Mei 2025).

Wira juga menyampaikan bahwa ke depannya, produksi pabrik dapat ditingkatkan hingga mencapai 250.000 unit per tahun.

Proses Produksi Mobil Hyundai di PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) yang Berlokasi di Deltamas, CIkarang, Jawa Barat. (Foto: SUARA.com/Michele Allesandra)
Proses Produksi Mobil Hyundai di PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) yang Berlokasi di Deltamas, CIkarang, Jawa Barat. (Foto: SUARA.com/Michele Allesandra)

Adapun model-model yang dirakit di pabrik HMMI meliputi Santa Fe Hybrid, KONA EV, Stargazer, Creta, hingga jajaran IONIQ.

Tidak hanya menyasar pasar domestik, mobil-mobil yang diproduksi di pabrik ini juga ditujukan untuk memenuhi permintaan ekspor.

"Fokus ekspor kami saat ini tertuju pada dua model utama, yaitu Stargazer dan Creta. Sekitar 60 hingga 70 persen dari total unit yang kami produksi dialokasikan untuk pasar ekspor," imbuhnya.

Mobil-mobil buatan Indonesia ini akan diekspor ke sekitar 70 negara yang tersebar di kawasan Asia Tenggara dan Amerika Selatan.

All-New KONA Electric Dirakit lokal

Dengan bekal ekosistem kendaraan listrik yang dimiliki, Hyundai menghadirkan model mobil listrik All-new KONA Electric yang menjadi wujud nyata dari kolaborasi antara HMMI, HLI Green Power, dan HEI.

All-new KONA Electric yang diproduksi secara penuh di Indonesia memiliki TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) mencapai 80%, mulai dari perakitan, pembuatan sel baterai, hingga pembuatan modul dan sistem baterai.

Proses Produksi Mobil Hyundai di PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) yang Berlokasi di Deltamas, CIkarang, Jawa Barat. (Foto: SUARA.com/Michele Allesandra)
Proses Produksi Mobil Hyundai di PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) yang Berlokasi di Deltamas, CIkarang, Jawa Barat. (Foto: SUARA.com/Michele Allesandra)

Hadirnya All-New KONA Electric membuktikan komitmen HMDI dalam membangun pusat produksi kendaraan listrik pertama di Indonesia, baik dari segi produksi, kualitas, maupun relevansi.

Selain All-New KONA Electric, Hyundai juga menghadirkan berbagai model mobil listrik lain, seperti IONIQ 5, IONIQ 5 N, IONIQ 6, dan All-New KONA Electric N Line.

Kunjungan Pabrik Hyundai

PT Hyundai Motors Indonesia (HMDI) memberi kesempatan bagi Suara.com untuk melihat langsung rantai produksi mobil listrik Hyundai di Indonesia yang berlokasi di Deltamas, Cikarang, Jawa barat.

Kegiatan ini bertajuk “Hyundai EV Ecosystem Tour” yang meliputi kunjungan ke tiga pabrik utama, yaitu PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI), HLI Green Power, dan Hyundai Energy Indonesia (HEI).

Pabrik HMMI didirikan pada tahun 2019 dan dioperasikan dengan pendekatan ramah lingkungan. Oleh karena itu, seluruh kegiatan operasional di sini telah berstandar internasional, khususnya pada area produksi, mulai dari press shop, body shop, paint shop, engine shop, hingga assembly shop.

Selain itu, HMMI juga memiliki proving ground untuk menguji ketahanan kendaraan terhadap berbagai kondisi jalan dan cuaca di Indonesia.

Destinasi berikutnya adalah HLI Green Power, pabrik yang memperlihatkan produksi sel baterai yang nantinya akan digunakan pada lini mobil listrik Hyundai.

Selanjutnya, cell assembly adalah proses penyusunan elektrode menggunakan teknin advanced zigzag stacking untuk menyesuaikan bentuk dan struktur baterai.

Tahap terakhir adalah formation di mana baterai distabilkan melalui proses pengisian dan pelepasan daya yang disertai pengeluaran gas dan inspeksi kualitas dengan standar global Hyundai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Medco Energi Jor-joran, Produksi Migas Naik 19% di Semester I-2026

Medco Energi Jor-joran, Produksi Migas Naik 19% di Semester I-2026

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 16:39 WIB

Impor Garam Ditargetkan Setop 2029, Produksi Nasional Digenjot

Impor Garam Ditargetkan Setop 2029, Produksi Nasional Digenjot

Foto | Sabtu, 05 September 2026 | 08:30 WIB

RI Masih Andalkan Sumur Tua, Target Minyak 2027 Terancam Meleset Lagi

RI Masih Andalkan Sumur Tua, Target Minyak 2027 Terancam Meleset Lagi

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 11:14 WIB

Perang AS-Iran Bikin Minyak Dunia Memanas, Harga Tembus US$95/Barel

Perang AS-Iran Bikin Minyak Dunia Memanas, Harga Tembus US$95/Barel

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 08:51 WIB

Tak Kompetitif, Honda Tegur Suplier: Harga Kemahalan

Tak Kompetitif, Honda Tegur Suplier: Harga Kemahalan

Otomotif | Kamis, 03 September 2026 | 13:49 WIB

Strategi Besar Hyundai Luncurkan 100 Kendaraan Baru Demi Kejar Target 2030

Strategi Besar Hyundai Luncurkan 100 Kendaraan Baru Demi Kejar Target 2030

Otomotif | Rabu, 02 September 2026 | 13:26 WIB

Produksi Jagung Nasional Diproyeksikan Tembus 14,25 Juta Ton, Naik 1,25%

Produksi Jagung Nasional Diproyeksikan Tembus 14,25 Juta Ton, Naik 1,25%

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 12:09 WIB

Tips Parkir Paralel Hyundai Ioniq 5 dan Ioniq 6: Trik Rahasia agar Mobil Bisa Didorong Bebas

Tips Parkir Paralel Hyundai Ioniq 5 dan Ioniq 6: Trik Rahasia agar Mobil Bisa Didorong Bebas

Otomotif | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:46 WIB

Strategi Harga Baru Hyundai Stargazer Cartenz Catatkan Hasil Positif

Strategi Harga Baru Hyundai Stargazer Cartenz Catatkan Hasil Positif

Otomotif | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Perusahaan AS Jadikan RI Pusat Produksi Global, Ekspor Sampai Kanada hingga Inggris

Perusahaan AS Jadikan RI Pusat Produksi Global, Ekspor Sampai Kanada hingga Inggris

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:22 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×