Dampak Positif Rutin Ganti Oli Mesin Bagi Pemilik Kendaraan

Manuel Jeghesta Nainggolan

Selasa, 27 Mei 2025 | 08:39 WIB
Dampak Positif Rutin Ganti Oli Mesin Bagi Pemilik Kendaraan
Ilustrasi mengisi oli mesin mobil (Shutterstock).

Suara.com - Rutin mengganti oli mesin tentu saja memberikan dampak positif terhadap performa mobil. Hal ini biasanya wajib dilakukan berdasarkan waktu pakai atau jarak tempuh yang sudah dilalui mobil.

Namun rutin mengganti oli mesin bukan hanya berdampak pada kondisi mobil yang tetap prima. Mobil Lubricants yang merupakan lini merek dari dari PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI) memberikan kesempatan emas bagi konsumen produk Mobil1dan Mobil Super All-in-One Protection (Mobil Super AIOP), untuk mendapatkan logam mulia 50gram.

Rommy Averdy Saat, selaku Market Development General Manager PT EMLI mengatakan, pihaknya terus berkomitmen menghadirkan kualitas produk untuk menjaga performa terbaik mesin mobil, sekaligus memberikan apresiasi terbaik bagi konsumen Mobil melalui program undian berhadiah yang digelar hingga akhir Mei 2025. 

"Konsumen juga berkesempatan mendapatkan dobel hadiah berupa hadiah langsung merchandise eksklusif Mobil untuk setiap pembelian produk Mobil1 dan Mobil Super AIOP di MobilSM Car Care, selama persediaan masih ada. Oleh karena itu, jangan 

lewatkan program ini untuk meraih beragam hadiah dari Mobil. Konsumen Mobil berkesempatan mendapatkan hadiah utama berupa Logam Mulia 50gram, dan hadiah menarik untuk konsumen beruntung yang akan diundi pada 9 Juni 2025," ujar Rommy Averdy, Selasa (27 Mei 2025).

Untuk mendapatkan hadiah menarik, konsumen cukup membeli produk Mobil1 dan Mobil Super AIOP lalu Scan QR pada poster yang terdapat di Mobil Car Care atau kunjungi website untuk mengisi data diri dan masukkan kode unik di balik tutup botol produk, serta kode bengkel yang tertera di poster.

Produk oli mesin Mobil tersedia di MobilSM Car Care dan toko resmi Mobil di eCommerce terpercaya.

Oli Palsu

Untuk mengatasi maraknya peredaran oli palsu, PT EMLI (ExxonMobil Lubricants Indonesia) selaku produsen pelumas Mobil1 punya strategi jitu. Mereka membekali setiap kemasan produk Mobil1 dengan kode QR khusus yang dapat dipindai.

baca juga

Rommy Saat Averdy, Consumer Brand General Manager PT EMLI, menjelaskan bahwa langkah ini diambil menyikapi banyaknya pemberitaan mengenai pemalsuan oli. 

"Di kemasan ada label QR bisa discan sehingga ketahuan apakah oli sesuai dengan yang diproduksi," ujarnya.

Jika konsumen masih ragu dengan keaslian produk setelah memindai kode QR, mereka dapat langsung menghubungi call center PT EMLI untuk memastikan keasliannya.

Selain itu, Rommy juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam membeli oli dan tidak sembarangan membeli dari pihak ketiga yang tidak tepercaya. Oli palsu seringkali dijual oleh oknum tidak bertanggung jawab.

"Belinya dari tempat kerja sama kita kalau online seperti di Tokopedia, Lazada, dan Shopee, offline dari rekanan bisnis. Pastikan belinya di tempat yang jelas," tegas Rommy.

Perlu diingat, oli palsu dibuat tidak sesuai standar kualitas dan seringkali menggunakan merek ternama, sehingga konsumen seringkali tidak menyadari bahwa mereka membeli produk palsu. Oleh karena itu, penting untuk selalu memeriksa keaslian produk sebelum membeli.

Bahaya Oli Palsu Pada Kendaraan

Penting sekali bagi setiap pemilik kendaraan untuk mengetahui ciri-ciri oli asli dengan oli palsu.

Jika sampai salah membeli oli, akan memberi beberapa dampak buruk pada kendaraan, khususnya di bagian mesinnya. Seperti yang sudah diketahui, fungsi oli sebagai pelumas mesin kendaraan. Tanpa oli, mesin tidak akan bisa bekerja dengan baik.

Ditambah, jika menggunakan oli yang tak sesuai atau palsu. Berikut ini adalah beberapa dampak buruk dari penggunaan oli yang palsu.

Dampak buruk pertama yaitu sirkulasi mesin kendaraan bisa jadi terhambat. Oli palsu membawa endapan pada mesin yang membuat komponen di mesin tersebut yang sebelumnya bergerak lancar jadi berat.

Jika dibiarkan saja, akan muncul suara kasar dari pergerakan mesin ini sehingga mesinnya jadi overheat. Hal ini disebabkan oli palsu tidak mempunyai ketahanan panas yang baik dari mesin kendaraan.

Apalagi jika olinya benar-benar punya kualitas buruk, bisa semakin memicu overheat pada mesin. Kemampuan oli tersebut dalam menahan panas dari mesin ini tentunya sangat buruk.

Dampak buruk lainnya dari penggunaan oli yang rusak adalah mesin mobil dapat cepat rusak. Secara keseluruhan, kandungan zat campuran dalam oli ini tidak dapat menjaga kinerja mesin dengan baik.

Kalau dibiarkan, mesin akan mengalami aus dalam waktu cepat serta ketahanannya semakin singkat. Pengguna kendaraan dengan mesin ini pun harus siap-siap kendaraannya akan turun mesin karena sering overheat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hal yang Harus Diketahui saat Oli Motor Berubah Warna Jadi Hitam Pekat

Hal yang Harus Diketahui saat Oli Motor Berubah Warna Jadi Hitam Pekat

Otomotif | Rabu, 21 Mei 2025 | 18:09 WIB

Bolehkah Ganti Oli Mesin saat Motor Panas? Ini Fakta dan Risikonya yang Harus Anda Ketahui

Bolehkah Ganti Oli Mesin saat Motor Panas? Ini Fakta dan Risikonya yang Harus Anda Ketahui

Otomotif | Selasa, 20 Mei 2025 | 19:05 WIB

Penjualan Yamalube Turbo Matic Moncer, Ternyata Sudah Lama Ditunggu Pengguna MAXi

Penjualan Yamalube Turbo Matic Moncer, Ternyata Sudah Lama Ditunggu Pengguna MAXi

Otomotif | Senin, 19 Mei 2025 | 16:38 WIB

Terkini

5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat

5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat

Bekaci | Minggu, 13 September 2026 | 11:53 WIB

Gubsu Bobby Nasution Minta Publik Hentikan Komentar Negatif terhadap Korban MBG di Karo

Gubsu Bobby Nasution Minta Publik Hentikan Komentar Negatif terhadap Korban MBG di Karo

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:53 WIB

Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas

Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas

Bogor | Minggu, 13 September 2026 | 11:50 WIB

Pepatah Lama Kini Dibantah Gen Z, Benarkah Nasihatnya Tak Lagi Relevan?

Pepatah Lama Kini Dibantah Gen Z, Benarkah Nasihatnya Tak Lagi Relevan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:50 WIB

Cara Memilih Body Serum untuk Mencerahkan Kulit, Lengkap dengan Rekomendasi Murahnya

Cara Memilih Body Serum untuk Mencerahkan Kulit, Lengkap dengan Rekomendasi Murahnya

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 11:48 WIB

Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya

Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya

Surakarta | Minggu, 13 September 2026 | 11:47 WIB

5 Bencana Dihadapi Indonesia Saat Ini

5 Bencana Dihadapi Indonesia Saat Ini

Bekaci | Minggu, 13 September 2026 | 11:45 WIB

5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro

5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro

Jakarta | Minggu, 13 September 2026 | 11:44 WIB

BRI Dorong Inklusi Keuangan Lewat Holding UMi yang Genap Berusia 5 Tahun

BRI Dorong Inklusi Keuangan Lewat Holding UMi yang Genap Berusia 5 Tahun

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 11:41 WIB

Holding UMi Jadi Strategi BRI Perluas Akses Keuangan dan Pemberdayaan

Holding UMi Jadi Strategi BRI Perluas Akses Keuangan dan Pemberdayaan

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 11:41 WIB

×