Biaya Perawatan Mobil Listrik, Mahal atau Murah?

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Rabu, 02 Juli 2025 | 12:16 WIB
Biaya Perawatan Mobil Listrik, Mahal atau Murah?
Ilustrasi pengisian daya mobil listrik (Freepik)

Suara.com - Era mobil listrik (EV) sudah di depan mata. Desainnya yang futuristis, akselerasinya yang instan, dan klaim ramah lingkungan membuatnya semakin dilirik oleh generasi milenial dan profesional muda di Indonesia.

Namun, di balik semua keunggulannya, ada satu pertanyaan krusial yang sering muncul: "Mahal nggak sih perawatannya?"

Banyak yang masih ragu untuk beralih ke EV karena khawatir akan biaya tak terduga, terutama soal biaya perawatan mobil listrik.

Anggapan bahwa teknologi baru pasti lebih mahal perawatannya masih melekat kuat.

Padahal, faktanya bisa membuat Anda terkejut. Mari kita bongkar tuntas mitos dan fakta seputar biaya kepemilikan mobil listrik.

Apakah Perawatan Mobil Listrik Lebih Mahal? Jawabannya: Tidak

Jika kita membandingkan secara langsung, biaya perawatan mobil listrik justru jauh lebih terjangkau dibandingkan mobil konvensional (bensin).

Mengapa demikian? Jawabannya terletak pada kesederhanaan komponen mekanisnya.

Mobil listrik tidak memiliki mesin pembakaran internal yang kompleks.

baca juga

Coba bayangkan, Anda tidak akan pernah lagi direpotkan dengan urusan-urusan berikut:

  • Ganti Oli Mesin: Ini adalah salah satu pos pengeluaran rutin terbesar pada mobil bensin. Mobil listrik tidak menggunakan oli mesin, jadi Anda bisa mencoret biaya ini selamanya.
  • Penggantian Filter Oli & Bensin: Komponen ini tidak ada di mobil listrik.
  • Perawatan Busi: Ucapkan selamat tinggal pada pengecekan dan penggantian busi.
  • Servis Radiator: Sistem pendingin baterai pada mobil listrik ada, namun perawatannya tidak sesering dan sekompleks radiator mesin bensin.

Komponen yang perlu dicek rutin pada mobil listrik umumnya hanya filter kabin, minyak rem, dan cairan pendingin baterai yang interval penggantiannya sangat panjang, misalnya setiap 60.000 km.

Secara angka, perbedaannya sangat signifikan. Biaya servis tahunan mobil konvensional bisa mencapai Rp6-8 juta, sedangkan biaya perawatan mobil listrik hanya berkisar Rp3-4 juta.

Dalam jangka waktu 5 tahun, total penghematan biaya perawatan bisa mencapai Rp10 juta hingga Rp20 juta.

Ditambah lagi, insentif pajak kendaraan listrik dari pemerintah membuat biaya tahunan semakin ringan.

Warga mengisi daya mobil di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), Banda Aceh, Aceh, Selasa (15/4/2025) [Suara.com/ANTARA]
Warga mengisi daya mobil di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), Banda Aceh, Aceh, Selasa (15/4/2025) [Suara.com/ANTARA]

Berapa Biaya Sekali Charge Mobil Listrik di Rumah?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beda Tipe Port Charger Mobil Listrik CHAdeMo dan GB/T di Wuling BinguoEV

Beda Tipe Port Charger Mobil Listrik CHAdeMo dan GB/T di Wuling BinguoEV

Otomotif | Rabu, 02 Juli 2025 | 07:00 WIB

Mau Ngecas di Rumah? Simak Cara Pasang Home Charging Mobil Listrik dan Keuntungannya

Mau Ngecas di Rumah? Simak Cara Pasang Home Charging Mobil Listrik dan Keuntungannya

Otomotif | Selasa, 01 Juli 2025 | 16:24 WIB

Cara Menghitung Biaya Charge Mobil Listrik di Rumah dan SPKLU, Mana yang Lebih Hemat?

Cara Menghitung Biaya Charge Mobil Listrik di Rumah dan SPKLU, Mana yang Lebih Hemat?

Otomotif | Selasa, 01 Juli 2025 | 13:05 WIB

Terkini

Jawab Kedaruratan Persalinan di Jakarta, Layanan Medis 24 Jam Tanpa Jeda Diperkuat

Jawab Kedaruratan Persalinan di Jakarta, Layanan Medis 24 Jam Tanpa Jeda Diperkuat

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 20:17 WIB

GBK Membara Timnas Indonesia vs Thailand, Kembang Api hingga Koreografi Bikin Merinding

GBK Membara Timnas Indonesia vs Thailand, Kembang Api hingga Koreografi Bikin Merinding

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 20:12 WIB

Lupakan Masa Lalu! XngHan&Xoul Semangat Gapai Masa Depan di Lagu High Beam

Lupakan Masa Lalu! XngHan&Xoul Semangat Gapai Masa Depan di Lagu High Beam

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Ajukan Rencana Produksi 2027, PTBA Minta Izin Gunakan Perusahaan Afiliasi sebagai Kontraktor

Ajukan Rencana Produksi 2027, PTBA Minta Izin Gunakan Perusahaan Afiliasi sebagai Kontraktor

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:49 WIB

China Mulai Kurangi Insentif Mobil Listrik, Harga EV Terancam Naik

China Mulai Kurangi Insentif Mobil Listrik, Harga EV Terancam Naik

Otomotif | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:48 WIB

Yusril Belum Terima Laporan Pesta Sabu di Rutan Depok, Siapkan Penertiban Lapas

Yusril Belum Terima Laporan Pesta Sabu di Rutan Depok, Siapkan Penertiban Lapas

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Perawatan Armada Rampung! 7 Rangkaian KRL SF12 Kembali Beroperasi di Lintas Bogor Mulai Besok

Perawatan Armada Rampung! 7 Rangkaian KRL SF12 Kembali Beroperasi di Lintas Bogor Mulai Besok

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38 WIB

Pakar UGM Usul Badan Independen Kelola Aset Hasil Tindak Pidana

Pakar UGM Usul Badan Independen Kelola Aset Hasil Tindak Pidana

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:34 WIB

Pakar Unair Sebut Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Jadi Alat Intimidasi

Pakar Unair Sebut Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Jadi Alat Intimidasi

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Catatan Kritis HUT ke-81 TNI: Pemekaran 204 Satuan Baru Dinilai Melenceng dari Arah Reformasi

Catatan Kritis HUT ke-81 TNI: Pemekaran 204 Satuan Baru Dinilai Melenceng dari Arah Reformasi

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:24 WIB

×