Tragedi Kecelakaan Diogo Jota Buka Tabir Gelap Mobil Mewah Lamborghini, Hobi Kena Recall

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Jum'at, 04 Juli 2025 | 10:33 WIB
Tragedi Kecelakaan Diogo Jota Buka Tabir Gelap Mobil Mewah Lamborghini, Hobi Kena Recall
Kecelakaan mobil yang menimpa Diogo Jota lengkap dengan kendaraan yang dikendarai (Design by Chat GPT)

Suara.com - Dunia otomotif dan olahraga berduka. Sebuah kecelakaan tragis di Spanyol yang melibatkan supercar mewah merenggut nyawa dua pemuda, yang dilaporkan adalah pesepakbola yang juga bintang Liverpool, Diogo Jota dan saudaranya.

Peristiwa ini sontak mengarahkan sorotan tajam pada mobil yang terlibat: sebuah mobil mewah Lamborghini Huracan.

Bukan sekadar berita kecelakaan, insiden ini adalah studi kasus yang memaksa kita, para pencinta otomotif, untuk mengupas lebih dalam hubungan kompleks antara manusia, mesin bertenaga ekstrim, dan variabel tak terduga di jalanan.

Mengenai supercar yang digunakan Jota, dari berbagai sumber media Eropa, diketahui modelnya adalah Huracán LP640-4 Performante, bukanlah sekadar supercar biasa.

Mobil ini merupakan sebuah monster sirkuit yang dilegalkan untuk jalan raya dengan harga selangit. Namun, di balik keagungannya, tersimpan risiko dan riwayat yang perlu kita pahami.

Mengenal Sang Banteng: Lamborghini Huracan LP640-4 Performante

Lamborghini Huracan Performante (Motor1.com)
Lamborghini Huracan Performante (Motor1.com)

Bagi pencinta mobil kencang, Lamborghini Huracan Performante adalah perwujudan mimpi.

Diluncurkan pada 2017, ia bukanlah Huracan standar. Varian ini dirancang dengan satu tujuan: memecahkan rekor.

Dengan mesin V10 5.2 liter naturally aspirated yang menghasilkan 640 tenaga kuda, mobil ini mampu melesat dari 0-100 km/jam hanya dalam 2,9 detik.

baca juga

Keistimewaannya terletak pada teknologi aerodinamika aktif bernama Aerodinamica Lamborghini Attiva (ALA) dan penggunaan material ringan seperti forged carbon fibre, yang membuatnya lebih lincah dan buas di tikungan.

Namun, performa setinggi ini menuntut respek, keahlian, dan kewaspadaan yang jauh melampaui mobil konvensional.

Titik Lemah Tak Terduga: Dari Pecah Ban Hingga Riwayat Recall

Ilustrasi mobil Lamborghini Huracan. (Pexels/Akshay Mehra)
Ilustrasi mobil Lamborghini Huracan. (Pexels/Akshay Mehra)

Laporan awal berdasarkan laman zamoranews mengindikasikan penyebab kecelakaan tragis ini adalah pecah ban (tire blowout) saat mobil melaju dalam kecepatan tinggi. 

Di tengah kecanggihan sasis serat karbon dan aerodinamika aktif, komponen paling mendasar—kontak antara mobil dan aspal—justru bisa menjadi titik kegagalan paling fatal.

Pecah ban pada kecepatan 200 km/jam atau lebih di sebuah supercar dengan profil ban tipis adalah resep bencana.

Kehilangan kontrol terjadi dalam sepersekian detik, dan tentunya bakal menjadi bencana tak terduga seperti insiden yang dialami bintang Portugal tersebut.

Namun, penyelidikan lebih dalam pada model ini mengungkapkan fakta yang lebih mengkhawatirkan.

Lamborghini Huracan, termasuk varian-variannya, ternyata cukup akrab dengan program recall atau penarikan kembali .

Beberapa isu yang pernah tercatat dalam laman Carscoops meliputi:

  • Recall Perangkat Lunak: Masalah pada software girboks pernah terjadi, berpotensi menyebabkan mesin mati mendadak saat mobil melambat untuk berhenti.
  • Recall Kap Mesin: Pada varian Spyder (atap terbuka), ada risiko engsel kap mesin bagian depan tidak berfungsi dengan baik pada kecepatan tinggi, berpotensi membuatnya terbuka tiba-tiba dan menghalangi pandangan pengemudi.
  • Recall Kelistrikan: Masalah pada konektor kabel utama dilaporkan bisa menyebabkan korsleting, bahkan memicu risiko kebakaran.

Meskipun belum ada konfirmasi apakah mobil yang terlibat dalam insiden ini termasuk dalam unit yang di-recall atau apakah isu recall tersebut menjadi faktor penyebab, riwayat ini memberikan lapisan konteks baru.

Ini menunjukkan bahwa bahkan mesin seharga lebih dari Rp 8 miliar pun tidak luput dari potensi cacat produksi yang bisa berakibat fatal. Ini menggarisbawahi pentingnya bagi pemilik untuk selalu responsif terhadap pemberitahuan recall dari pabrikan.

Pelajaran Paling Mahal

Pada akhirnya, tragedi ini adalah persimpangan dari tiga faktor utama: mesin bertenaga ekstrim, potensi kerentanan teknis (baik dari ban maupun komponen lain), dan faktor manusia.

Mengendarai Huracan Performante bukan sekadar menunggangi mobil biasa. Meskipun kalian kemampuan finansial untuk membelinya, tapi harus memahami bahwa Anda sedang mengendalikan proyektil berkecepatan tinggi.

Statistik secara konsisten menunjukkan pengemudi muda memiliki profil risiko yang lebih tinggi. Saat "ketidakberpengalaman" ini digabungkan dengan tenaga 640 daya kuda, margin untuk kesalahan menyusut hingga nyaris nol.

Insiden ini adalah pengingat yang menyakitkan. Supercar adalah pencapaian teknologi yang luar biasa, namun ia datang dengan tanggung jawab yang setara. Ia menuntut inspeksi rutin, terutama pada ban, responsivitas terhadap recall, dan yang terpenting, kesadaran penuh atas batas kemampuan diri sendiri dan mesin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Foto Kondisi Lamborghini Diogo Jota Ringsek dan Habis Terbakar, Bagaimana Kondisi Jenazah di Dalam?

Foto Kondisi Lamborghini Diogo Jota Ringsek dan Habis Terbakar, Bagaimana Kondisi Jenazah di Dalam?

Bola | Kamis, 03 Juli 2025 | 18:43 WIB

Pertamina Lubricants Dukung Tim Balap Lamborghini di GT World Challenge Asia Mandalika

Pertamina Lubricants Dukung Tim Balap Lamborghini di GT World Challenge Asia Mandalika

Otomotif | Kamis, 15 Mei 2025 | 20:19 WIB

Kode GTA 5 PC Mobil Lamborghini: Dapatkan Mobil Keren dengan Cheat Ini

Kode GTA 5 PC Mobil Lamborghini: Dapatkan Mobil Keren dengan Cheat Ini

Tekno | Selasa, 29 April 2025 | 13:03 WIB

Terkini

Komponen Mobil Diesel yang Perlu Diperhatikan saat Beralih ke B50

Komponen Mobil Diesel yang Perlu Diperhatikan saat Beralih ke B50

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:14 WIB

IMI Awards 2025 Digelar, Drifter Muda Obell Raih Penghargaan

IMI Awards 2025 Digelar, Drifter Muda Obell Raih Penghargaan

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:04 WIB

IMI Awards Apresiasi Industri hingga Atlet Otomotif Nasional

IMI Awards Apresiasi Industri hingga Atlet Otomotif Nasional

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:36 WIB

Strategi Changan Gempur Pasar Otomotif Nasional Melalui Deepal S05 dengan Teknologi REEV dan BEV

Strategi Changan Gempur Pasar Otomotif Nasional Melalui Deepal S05 dengan Teknologi REEV dan BEV

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:45 WIB

Bocoran Spesifikasi dan Harga Leapmotor B10 yang Segera Melantai di GIIAS 2026

Bocoran Spesifikasi dan Harga Leapmotor B10 yang Segera Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:53 WIB

4 Motor 150cc Termurah dan Irit buat Pelajar, Apa Opsinya?

4 Motor 150cc Termurah dan Irit buat Pelajar, Apa Opsinya?

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:34 WIB

Hyundai Pastikan IONIQ 3 Siap Melantai di GIIAS 2026

Hyundai Pastikan IONIQ 3 Siap Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:53 WIB

Dulu Sungkan Merger Kini Mau Jadi Partner, Honda dan Nissan Siap Kembangkan Kendaraan 'Next Gen'

Dulu Sungkan Merger Kini Mau Jadi Partner, Honda dan Nissan Siap Kembangkan Kendaraan 'Next Gen'

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:25 WIB

Akun Mazda Indonesia Tertangkap Promosikan Crypto Casino, Kok Bisa ?

Akun Mazda Indonesia Tertangkap Promosikan Crypto Casino, Kok Bisa ?

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:50 WIB

Kejutan! Ternyata Ini Mobil Terlaris Suzuki 2026, Bukan Ertiga atau Fronx

Kejutan! Ternyata Ini Mobil Terlaris Suzuki 2026, Bukan Ertiga atau Fronx

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:27 WIB

×