Toyota Kembangkan Mesin 4 Silinder Baru yang Lebih Buas dari GR Yaris

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Senin, 07 Juli 2025 | 20:13 WIB
Toyota Kembangkan Mesin 4 Silinder Baru yang Lebih Buas dari GR Yaris
Ilustrasi mobil Toyota GR Yaris 2022. (pixabay.com)

Suara.com - Toyota dikabarkan tengah mengembangkan mesin pembakaran internal terbaru yang terdiri dari mesin 4 silinder berkapasitas 1.5 liter dan 2.0 liter yang dinilai mampu memnghasilkan tenaga lebih buas dari GR Yaris.

Melansir Motor1, mesin ini akan hadir dalam dua versi yaitu naturally aspirated dan turbocharged. Meski efisiensi bahan bakar menjadi fokus utama, Toyota menegaskan bahwa performa tetap menjadi bagian penting dalam pengembangannya dan tidak akan diabaikan.

Dari dua opsi mesin yang dikembangkan, versi 2.0 liter akan mendapatkan sentuhan performa dari divisi motorsport Toyota Gazoo Racing. Dimana mesin ini sebenanya sudah sempat diperkenalkan lewat mobil konsep GR Yaris M di ajang Tokyo Auto Salon pada Januari lalu.

New GR Yaris Lengkapi Varian Gazoo Racing (GR) Toyota di GIIAS 2024. (Foto: Suara.com/Manuel Jeghesta)
New GR Yaris Lengkapi Varian Gazoo Racing (GR) Toyota di GIIAS 2024. (Foto: Suara.com/Manuel Jeghesta)

Mobil konsep tersebut mengusung layout mid-engine dan dilengkapi mesin G20E yang diposisikan di belakang pengemudi. Mesin ini menggunakan turbocharger dari IHI dan mampu menghasilkan tenaga antara 400 hingga 450 Hp.

Namun menurut laporan Jerman Auto Motor und Sport, insinyur Toyota mengungkapkan bahwa potensi tenaga yang dihasilkan dari mesin tersebut bisa jauh lebih besar. Dengan turbocharger yang lebih besar, mobil ini kemungkinan akan lebih mudah untuk mencapai tenaga 600 Hp.

Jika benar, tenaga dai mesin tersebut tentu dua kali lipat lebih besar dibandingkan mesin G16E-GTS 1.6L turbo 3 silinder yang saat ini tertanam pada GR Yaris, GR Corolla, dan Lexus LBX Morizo RR.

Meski secara teknis memungkinkan, tantangan terbesar yang harus dihadapi Toyota adalah regulasi emisi yang semakin ketat. Kemungkinan besar mesin G20E akan mengalami penyesuaian agar bisa lolos standar emisi CO 2 terutama jika ingin diproduksi massal.

Meskipun output akhirnya hanya berkisar di angka 400 atau 500 Hp, itu tetap dianggap impresif untuk mesin 4 silinder.

New GR Yaris Lengkapi Varian Gazoo Racing (GR) Toyota di GIIAS 2024. (Foto: Suara.com/Manuel Jeghesta)
New GR Yaris Lengkapi Varian Gazoo Racing (GR) Toyota di GIIAS 2024. (Foto: Suara.com/Manuel Jeghesta)

Sebagai perbandingan, mesin 4 silinder terkuat saat ini yang diproduksi secara massal adalah milik Mercedes-AMG M139l dengan output 469 Hp pada model C63 plug-in hybrid. Sementara Mitsubishi Lancer Evolution X FQ-440 MR juga pernah menyentuh angka 440 Hp yang hanya diproduksi dalam jumlah terbatas.

baca juga

Toyota menyebut bahwa mesin barunya juga dirancang fleksibel untuk berbagai konfigurasi kendaraan, baik penggerak depan, belakang, ataupun mid-engine.

Hal tersebut membuka peluang besar untuk menjadi tulang punggung model Gazoo Racing ke depan termasuk kemungkinan kembalinya nama-nama legendaris seperti Toyota Celica atau MR2 serta generasi penerus GR Supra dan GR86.

Menariknya, mesin G20E juga sangat terbuka untuk dimodifikasi menurut teknisi Toyota. Salah satunya mengungkap bahwa ruang antar silinder dibuat cukup lebar agar dapat dilakukan bore-up.

Langkah Toyota ini merupakan bagian dari kolaborasi industri otomotif Jepang yang lebih besar bersama Mazda dan Subaru untuk memperpanjang masa hidup mesin pembakaran internal.

Mazda saat ini tengah mengembangkan mesin rotary sebagai range extender, sementara Subaru masih setia mengembangkan mesin boxer. Ketiganya juga tengah mengkaji penggunaan bahan bakar karbon netral seperti hidrogen cair, biofuel, dan synthetic fuel.

Meski saat ini dunia otomotif bergerak ke arah elektrifikasi, Toyota menegaskan bahwa mesin konvensional belum akan ditinggalkan.

Chairman Toyota, Akio Toyoda pernah menyatakan bahwa mobil listrik tidak akan pernah menguasai lebih dari 30 persen pasar global.

Data dari International Energy Agency (IEA) menunjukkan bahwa lebih dari 20 persen mobil baru yang terjual di dunia tahun lalu sudah tidak lagi memakai mesin pembakaran internal. Bahkan laporan BloombergNEF memperkirakan penjualan EV global akan tumbuh 25 persen pada tahun 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Avanza! Ini 5 Mobil Bekas Jenis MPV Mesin 1500cc: Irit Bertenaga, Kabin Ekstra Lega

Bukan Avanza! Ini 5 Mobil Bekas Jenis MPV Mesin 1500cc: Irit Bertenaga, Kabin Ekstra Lega

Otomotif | Senin, 07 Juli 2025 | 19:18 WIB

8 Mobil Bekas Mewah tapi Murah: Mulai Rp40 Jutaan, Bawa Vibes Old Money, Segini Taksiran Pajaknya

8 Mobil Bekas Mewah tapi Murah: Mulai Rp40 Jutaan, Bawa Vibes Old Money, Segini Taksiran Pajaknya

Otomotif | Senin, 07 Juli 2025 | 14:58 WIB

Pesona SUV Murah Toyota: Sekaliber Rush tapi Lebih Murah dari Raize, Awas Jatuh Cinta!

Pesona SUV Murah Toyota: Sekaliber Rush tapi Lebih Murah dari Raize, Awas Jatuh Cinta!

Otomotif | Minggu, 06 Juli 2025 | 19:14 WIB

Terkini

Raksasa Otomotif Dunia Terguncang, Berencana Suntik Mati Separuh Model dan Lakukan PHK

Raksasa Otomotif Dunia Terguncang, Berencana Suntik Mati Separuh Model dan Lakukan PHK

Otomotif | Senin, 13 Juli 2026 | 12:31 WIB

Strategi Suzuki Pertahankan Pesona Jimny Lewat Paket Modifikasi Ikonik

Strategi Suzuki Pertahankan Pesona Jimny Lewat Paket Modifikasi Ikonik

Otomotif | Senin, 13 Juli 2026 | 12:12 WIB

GAC Tembus 30 Juta Unit Saat Persaingan Mobil China Semakin Memanas di Indonesia

GAC Tembus 30 Juta Unit Saat Persaingan Mobil China Semakin Memanas di Indonesia

Otomotif | Senin, 13 Juli 2026 | 11:47 WIB

Bagaimana Cara Kerja Motor Hybrid? Ini Pilihan Termurah

Bagaimana Cara Kerja Motor Hybrid? Ini Pilihan Termurah

Otomotif | Senin, 13 Juli 2026 | 11:40 WIB

Yamaha MX King Terbaru Hadir di Vietnam, Apa Bedanya Versi Indonesia?

Yamaha MX King Terbaru Hadir di Vietnam, Apa Bedanya Versi Indonesia?

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:00 WIB

Mirip Indonesia, Begini Kebijakan Terbaru China untuk Subsidi Mobil Hybrid

Mirip Indonesia, Begini Kebijakan Terbaru China untuk Subsidi Mobil Hybrid

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:00 WIB

Nggak Antre! Begini Cara Praktis Cetak Bukti Bayar STNK Sendiri di Rumah setelah Bayar Online 2026

Nggak Antre! Begini Cara Praktis Cetak Bukti Bayar STNK Sendiri di Rumah setelah Bayar Online 2026

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 15:00 WIB

Waspada! Inilah Faktor yang Bikin Tombol di Dashboard Mobil Cepat Rusak

Waspada! Inilah Faktor yang Bikin Tombol di Dashboard Mobil Cepat Rusak

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:04 WIB

Spesifikasi Mitsubishi Xforce Hybrid: Mending Mana Lawan HR-V HEV dan Yaris Cross HEV?

Spesifikasi Mitsubishi Xforce Hybrid: Mending Mana Lawan HR-V HEV dan Yaris Cross HEV?

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:31 WIB

Mitsubishi Siapkan Robot Perakit Mobil, Alasannya Tak Tertebak

Mitsubishi Siapkan Robot Perakit Mobil, Alasannya Tak Tertebak

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 12:25 WIB

×