China Larang Penjualan Mobil Bekas 0 KM, Apa Dampaknya di Indonesia?

Yasinta Rahmawati, Amelia Prisilia

Kamis, 24 Juli 2025 | 11:26 WIB
China Larang Penjualan Mobil Bekas 0 KM, Apa Dampaknya di Indonesia?
Ilustrasi pasar mobil bekas (freepik/tawatchai07)

Suara.com - China dilaporkan tengah bersiap untuk menghadirkan aturan baru terkait penjualan mobil bekas tanpa jarak tempuh. Perketat regulasi, negara tersebut dilaporkan akan melarang penjualan kembali mobil bekas 0 KM.

Rencana kebijakan ini ditujukan untuk menjaga transparansi pasar sekaligus melindungi konsumen dari jebakan administrasi.

Kebijakan utamanya melarang penjualan kembali mobil dalam waktu enam bulan setelah pertama kali diregistrasi.

Praktik liar ini biasanya memanfaatkan mobil baru yang didaftarkan namun tidak pernah digunakan. Kemudian, pemilik mobil akan menjualnya sebagai 'mobil bekas' tanpa jarak tempuh.

Larangan tersebut mencuat setelah banyak pemangku kepentingan, termasuk asosiasi industri otomotif, menyuarakan kekhawatiran terhadap manipulasi data penjualan dan potensi penyalahgunaan subsidi.

Pemerintah menilai praktik ini tidak hanya merugikan konsumen, tetapi juga membundarkan angka penjualan palsu.

Sejak Mei 2025 lalu, pejabat industri otomotif termasuk Ketua Great Wall Motor Wei Jianjun secara terbuka mengecam praktik ini.

Wei Jianjun memperingatkan vendor mobil yang terlibat dalam praktik penjualan "mobil bekas" tanpa izin real usage ini.

Menanggapi hal tersebut, Kementerian Perindustrian China bersama Kementerian Perdagangan serta asosiasi otomotif menyelenggarakan rapat tingkat tinggi.

Pembicaraan melibatkan vendor besar seperti BYD, Chery, Dongfeng, serta platform penjualan mobil bekas online.

Mengenal Mobil Bekas 0 KM atau Tanpa Jarak Tempuh

Ilustrasi mobil bekas untuk mahasiwa. (Google AI Studio)
Ilustrasi mobil bekas untuk mahasiwa. (Google AI Studio)

Mobil bekas “0 KM” merujuk pada kendaraan yang secara administratif telah didaftarkan dan diasuransikan, meski nyaris tidak pernah digunakan.

Strategi ini digunakan produsen dan dealer untuk memenuhi target penjualan tanpa benar-benar menjual kepada konsumen akhir.

Langkah seperti ini bukan hanya mencederai transparansi pasar, tetapi juga membingungkan pembeli.

Konsumen dapat kehilangan masa garansi sejak awal registrasi, mengalami penurunan nilai jual kembali yang cepat, dan menghadapi kendala klaim asuransi atau kredit.

Dampak Larangan Ini untuk Indonesia

Jika larangan ini berlaku, calon pembeli akan terlindungi dari risiko mobil yang mungkin sudah melewati masa garansi admin sejak registrasi pertama.

Nilai investasi mobil bekas juga dapat lebih stabil, karena data kendaraan dapat diverifikasi secara terbuka.

Di sisi produsen, kebijakan ini akan menekan praktik manipulasi angka penjualan dan mempromosikan penjualan asli ke konsumen.

Hingga kini, masih belum diketahui dampak apa yang bisa terjadi di Indonesia dari kebijakan pemerintah China ini.

Namun, tidak menutup kemungkinan jika hal tersebut memberi dampak besar di masa-masa mendatang.

Di China, asosiasi dealer juga mengusulkan sistem kode khusus untuk ekspor mobil bekas agar distribusi lebih transparan dan teratur.

Kondisi Pasar Mobil Bekas di Indonesia

Pasar mobil bekas di Indonesia juga mengalami tantangan serupa, meskipun skalanya tidak sebesar di China.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, konsumen di Indonesia mulai lebih kritis terhadap riwayat kendaraan yang dijual.

Di pasar, mobil bekas yang tercatat sebagai unit “demo” atau “bekas showroom” namun dijual dengan harga seperti unit baru kerap menimbulkan kebingungan.

Sejumlah platform jual beli mobil bekas di Indonesia kini mulai menyediakan layanan pengecekan histori kendaraan dan transparansi kilometer.

Hal ini menunjukkan bahwa pasar Indonesia juga sedang bergerak menuju kepercayaan konsumen yang lebih tinggi.

Namun, regulasi formal soal batas waktu penjualan kembali seperti di China belum diterapkan secara ketat di sini.

Dengan rencana larangan penjualan mobil bekas dalam enam bulan sejak registrasi awal, pemerintah China menegaskan komitmennya untuk memberantas penjualan mobil bekas 0 KM guna mendukung pasar yang lebih sehat nantinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sinopsis dan Jadwal Tayang Drama China Deep Affection Eyes

Sinopsis dan Jadwal Tayang Drama China Deep Affection Eyes

Your Say | Kamis, 24 Juli 2025 | 10:15 WIB

5 Pilihan Mobil Bekas di Bawah Rp 40 Juta: Kabin Luas, Muat Bawa Rombongan

5 Pilihan Mobil Bekas di Bawah Rp 40 Juta: Kabin Luas, Muat Bawa Rombongan

Otomotif | Kamis, 24 Juli 2025 | 10:06 WIB

Dikenal Sporty dan Tangguh, Berapa Harga Mobil Bekas Mazda di Tahun 2025? Ini 5 Rekomendasinya

Dikenal Sporty dan Tangguh, Berapa Harga Mobil Bekas Mazda di Tahun 2025? Ini 5 Rekomendasinya

Otomotif | Kamis, 24 Juli 2025 | 09:19 WIB

4 Mobil Eropa Bekas 60 Jutaan buat Karyawan Baru, Citra Kemewahan Penakluk Jalan

4 Mobil Eropa Bekas 60 Jutaan buat Karyawan Baru, Citra Kemewahan Penakluk Jalan

Otomotif | Kamis, 24 Juli 2025 | 08:19 WIB

5 Pilihan Mobil Bekas Hyundai Mulai Rp30 Jutaan, Lengkap dengan Simulasi Kredit

5 Pilihan Mobil Bekas Hyundai Mulai Rp30 Jutaan, Lengkap dengan Simulasi Kredit

Otomotif | Kamis, 24 Juli 2025 | 09:05 WIB

Terkini

Daftar Harga BBM Setara Pertamax di SPBU Swasta Per 10 Juni 2026, Ikutan Naik?

Daftar Harga BBM Setara Pertamax di SPBU Swasta Per 10 Juni 2026, Ikutan Naik?

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:55 WIB

Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bagaimana Nasib Harga Pertalite dan BBM Subsidi Lainnya?

Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bagaimana Nasib Harga Pertalite dan BBM Subsidi Lainnya?

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:49 WIB

Kenapa Daftar QR Code Subsidi Tepat Gagal Terus? Ini 6 Penyebab Utama dan Cara Mengatasinya

Kenapa Daftar QR Code Subsidi Tepat Gagal Terus? Ini 6 Penyebab Utama dan Cara Mengatasinya

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:36 WIB

Harga Pertamax Terbang, Publik Meradang: Begini Cara Daftar Subsidi Tepat MyPertamina

Harga Pertamax Terbang, Publik Meradang: Begini Cara Daftar Subsidi Tepat MyPertamina

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:26 WIB

Terpopuler: Mobil Murah untuk Belajar Nyetir, Honda Vario 160 Terbaru Dikabarkan Meluncur Akhir Juni

Terpopuler: Mobil Murah untuk Belajar Nyetir, Honda Vario 160 Terbaru Dikabarkan Meluncur Akhir Juni

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 06:45 WIB

Lampu Hijau Bukan Berarti Boleh Jalan, Ini Aturan Yellow Box Junction yang Sering Dilanggar

Lampu Hijau Bukan Berarti Boleh Jalan, Ini Aturan Yellow Box Junction yang Sering Dilanggar

Otomotif | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:40 WIB

Uji Visibilitas dan Manuver, 3 Alasan Teknis Kenapa Honda BeAT Nyaman Banget Buat Night Ride

Uji Visibilitas dan Manuver, 3 Alasan Teknis Kenapa Honda BeAT Nyaman Banget Buat Night Ride

Otomotif | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:35 WIB

Aldi Satya Mahendra Tantang Elite Dunia di Misano Demi Amankan Posisi Klasemen

Aldi Satya Mahendra Tantang Elite Dunia di Misano Demi Amankan Posisi Klasemen

Otomotif | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:05 WIB

Harga Xpander Cross Juni 2026 Naik Rp3 Juta, Cek Spesifikasi Lengkapnya

Harga Xpander Cross Juni 2026 Naik Rp3 Juta, Cek Spesifikasi Lengkapnya

Otomotif | Selasa, 09 Juni 2026 | 19:35 WIB

Hyundai Siapkan Mobil Listrik Ioniq V Hadapi Ketatnya Persaingan Mobil Listrik di China

Hyundai Siapkan Mobil Listrik Ioniq V Hadapi Ketatnya Persaingan Mobil Listrik di China

Otomotif | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:23 WIB