Siap-siap Ganti Mobil? Update Pajak Kendaraan 2025: Mobil Listrik Bakal Lebih Murah?

Muhammad Yunus

Selasa, 29 Juli 2025 | 13:33 WIB
Siap-siap Ganti Mobil? Update Pajak Kendaraan 2025: Mobil Listrik Bakal Lebih Murah?
mobil listrik vs mobil bensin: mana lebih untung di masa datang [Suara.com]

-Diskon PPN (Pajak Pertambahan Nilai)

Insentif ini sudah berjalan dan terbukti efektif memotong harga jual mobil listrik secara signifikan.

Jika saat ini PPN mobil adalah 11%, mobil listrik yang memenuhi syarat TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) hanya dikenakan PPN sebesar 1%. Potongan 10% dari harga ratusan juta tentu sangat terasa.

Kebijakan ini sangat mungkin diperpanjang hingga 2025.

-Pembebasan Bea Balik Nama (BBNKB)

Di banyak daerah, seperti DKI Jakarta, BBNKB untuk mobil listrik pertama sudah digratiskan.

BBNKB biasanya mencapai 12,5% dari harga mobil, sehingga pembebasan ini merupakan potongan harga yang sangat besar saat pembelian awal.

-Potensi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) 0%

Pemerintah telah menetapkan tarif PPnBM 0% untuk mobil listrik. Ini membuat harga mobil listrik impor utuh (CBU) maupun yang dirakit lokal (CKD) menjadi jauh lebih kompetitif dibandingkan mobil konvensional di kelas yang sama.

baca juga

Jika semua insentif ini digabungkan, harga on-the-road (OTR) sebuah mobil listrik bisa terpangkas puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Dampak Langsung untuk Konsumen: Menghitung Ulang Untung Rugi

Dengan skema pajak dan insentif baru ini, kalkulasi membeli mobil akan berubah total.

Bagi Calon Pembeli Mobil Listrik: Ini adalah kabar terbaik. Hambatan utama, yaitu harga beli yang mahal, perlahan terkikis.

Ditambah dengan biaya operasional yang jauh lebih rendah (tidak perlu beli bensin, perawatan minim), total biaya kepemilikan (total cost of ownership) mobil listrik menjadi sangat menarik dan bisa jadi lebih murah daripada mobil bensin dalam jangka panjang.

Bagi Calon Pembeli Mobil Bensin: Anda perlu lebih cermat. Memilih mobil dengan emisi rendah (seperti LCGC atau hybrid) akan menjadi pilihan bijak untuk menghindari beban pajak tahunan yang membengkak di masa depan.

Membeli mobil bekas dengan kapasitas mesin besar mungkin terlihat murah di awal, namun bisa menjadi "bom waktu" biaya tahunan.

Kebijakan ini secara efektif mendorong konsumen untuk berpikir dua kali sebelum membeli kendaraan konvensional dan mulai melirik kendaraan listrik sebagai alternatif yang logis dan menguntungkan secara finansial.

Masa Depan yang Lebih Hijau dan Murah?

Pembaruan kebijakan pajak kendaraan 2025 adalah sinyal paling jelas dari pemerintah bahwa masa depan mobilitas Indonesia adalah listrik.

Dengan menekan biaya awal melalui insentif dan meringankan beban tahunan melalui pajak berbasis emisi, pemerintah berusaha menghilangkan keraguan terbesar konsumen.

Meski tantangan seperti infrastruktur pengisian daya dan harga baterai masih ada, langkah fiskal ini adalah fondasi krusial yang akan mengakselerasi adopsi kendaraan listrik secara masif.

Dengan potensi kebijakan baru ini, apakah Anda semakin yakin untuk beralih ke mobil listrik pada tahun 2025? Atau masih ada faktor lain yang membuat Anda ragu?

Bagikan pendapat dan analisis Anda di kolom komentar di bawah!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suku Cadang Asli vs Aftermarket: Perang Harga Bikin Pusing, Mana Lebih Untung?

Suku Cadang Asli vs Aftermarket: Perang Harga Bikin Pusing, Mana Lebih Untung?

Otomotif | Selasa, 29 Juli 2025 | 13:16 WIB

Blackvue ELITE 8 Series: Solusi Dashcam Cerdas untuk Mobil Listrik

Blackvue ELITE 8 Series: Solusi Dashcam Cerdas untuk Mobil Listrik

Otomotif | Selasa, 29 Juli 2025 | 13:01 WIB

BYD Atto 1 Kebanting, Mobil Listrik Ini Tawarkan Harga Jauh Lebih Murah Setara Banderol Motor

BYD Atto 1 Kebanting, Mobil Listrik Ini Tawarkan Harga Jauh Lebih Murah Setara Banderol Motor

Otomotif | Selasa, 29 Juli 2025 | 13:12 WIB

Terkini

Gaji Kepala Daerah Mau Naik, Pakar UGM: Bagaimana Nasib Guru dan Nakes?

Gaji Kepala Daerah Mau Naik, Pakar UGM: Bagaimana Nasib Guru dan Nakes?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:18 WIB

Misteri Kematian Sutrimo, Polisi Periksa Sopir Ambulans dan 4 Saksi Kunci

Misteri Kematian Sutrimo, Polisi Periksa Sopir Ambulans dan 4 Saksi Kunci

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:17 WIB

Tangsel Mulai Kekeringan, 222 KK di Keranggan dan Serpong Krisis Air Bersih

Tangsel Mulai Kekeringan, 222 KK di Keranggan dan Serpong Krisis Air Bersih

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:15 WIB

Jakarta Akhiri Open Dumping, Pengamat Dorong Kota Penyangga Tiru Sistem Pengelolaan Sampah

Jakarta Akhiri Open Dumping, Pengamat Dorong Kota Penyangga Tiru Sistem Pengelolaan Sampah

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:10 WIB

Tayang 26 Agustus di Bioskop, The Journey to Gyeongju Angkat Tema Revenge

Tayang 26 Agustus di Bioskop, The Journey to Gyeongju Angkat Tema Revenge

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:10 WIB

OLXmobbi Tebar Cashback Hingga 35 Juta Tukar Tambah Mobil Bekas ke Mobil Baru di GIIAS 2026

OLXmobbi Tebar Cashback Hingga 35 Juta Tukar Tambah Mobil Bekas ke Mobil Baru di GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:06 WIB

Pilot Malaysia Bawa 170 Penumpang ke Jakarta dalam Pengaruh Narkoba

Pilot Malaysia Bawa 170 Penumpang ke Jakarta dalam Pengaruh Narkoba

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:03 WIB

Polrestabes Surabaya Buru Pelaku Lain Kasus Pembacokan Anggota PSHT, Sejumlah Nama Masuk DPO

Polrestabes Surabaya Buru Pelaku Lain Kasus Pembacokan Anggota PSHT, Sejumlah Nama Masuk DPO

Jatim | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:01 WIB

Akal-akalan Komisi Fiktif Asuransi Pelni Rp15,6 Miliar, 4 Petinggi Resmi Pakai Rompi Oranye KPK

Akal-akalan Komisi Fiktif Asuransi Pelni Rp15,6 Miliar, 4 Petinggi Resmi Pakai Rompi Oranye KPK

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:01 WIB

Rahasia Gelap Mantan Tunawisma di Balik Minimarket yang Merepotkan!

Rahasia Gelap Mantan Tunawisma di Balik Minimarket yang Merepotkan!

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:00 WIB

×