Motor Diisi Solar Seperti di SPBU Pertamina Kembangan, Ini Komponen yang Bisa Rusak

Liberty Jemadu

Jum'at, 08 Agustus 2025 | 21:20 WIB
Motor Diisi Solar Seperti di SPBU Pertamina Kembangan, Ini Komponen yang Bisa Rusak
Motor diisi solar seperti yang terjadi di SPBU Pertamina Kembangan bisa membuat kendaraan rusak parah. Foto: Warga melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina, Jakarta, Jumat (22/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Peristiwa mogoknya puluhan motor di Jakarta Barat setelah diisi bensin bercampur solar di SPBU Pertamina Kembangan bisa membuat kendaraan bermotor rusak parah.

Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu menyatakan bahwa penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai spesifikasi, seperti pada insiden motor diisi solar di Jakbar itu, dapat menyebabkan kerusakan teknis pada kendaraan.

“Kalau kejadian bensin tercampur solar ini terus berulang, dampaknya bisa sangat merugikan dan bisa sangat merusak secara teknis,” kata Yannes Martinus Pasaribu di Jakarta, Kamis (7/8/2025).

Ia menjelaskan, kendaraan bermesin diesel memiliki karakteristik dengan rasio kompresi yang cukup tinggi. Sementara, kendaraan yang menggunakan mesin bensin sangat mengandalkan percikan api yang tersalur ke komponen busi.

Jika kejadian tersebut berlangsung dalam periode yang lama, tidak mengherankan jika kerusakan terjadi pada komponen yang menempel pada ruang bakar dapat memiliki potensi kerusakan yang cukup parah.

“Akibatnya, terjadi misfire, carbon deposit, penyumbatan pada fuel injector, dan kontaminasi pada sistem pelumasan. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat mengakibatkan kerusakan serius pada komponen internal mesin seperti bending piston, kerusakan ring piston, dan bahkan scoring pada silinder liner, yang tentu saja memerlukan biaya perbaikan yang tidak sedikit," jelas dia.

Kejadian tersebut, tentu tidak terjadi secara langsung dan beberapa kejadian sebagai tanda adanya ketidakwajaran bakal didapati oleh pemilik kendaraan khususnya motor seperti adanya engine knocking, mesin yang terasa berbeda, atau bahkan engine stall setelah mengisi bahan bakar.

“Sebaiknya segera matikan mesin untuk mencegah kerusakan lanjutan. Selanjutnya, kita perlu melakukan drainage pada fuel tank, membersihkan sistem bahan bakar secara menyeluruh termasuk fuel line, fuel filter, dan injector cleaning, serta memeriksa sistem pengapian,” tegas dia.

Sebelumnya dilaporkan sebanyak 25 unit sepeda motor diduga rusak akibat mengisi Pertalite tercampur solar pada SPBU Pertamina Kembangan, Jakarta Barat.

baca juga

Pihak Pertamina atau SPBU mengatakan akan bertanggung jawab dengan membayar ganti rugi kepada para korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belasan Motor Mogok Usai Diisi Solar di SPBU Pertamina Kembangan

Belasan Motor Mogok Usai Diisi Solar di SPBU Pertamina Kembangan

Otomotif | Senin, 04 Agustus 2025 | 23:44 WIB

Keunggulan Riset Akan Bawa Merek Mobil China Saingi Jepang di Indonesia

Keunggulan Riset Akan Bawa Merek Mobil China Saingi Jepang di Indonesia

Otomotif | Rabu, 08 Januari 2025 | 20:55 WIB

Kapan Mengisi Bensin yang Tepat? Usia Kendaraan Jadi Kunci

Kapan Mengisi Bensin yang Tepat? Usia Kendaraan Jadi Kunci

Otomotif | Senin, 01 Juli 2024 | 12:22 WIB

Kecelakaan Bus Pariwisata Subang, Pakar: Suku Cadang Palsu Bisa Berujung Maut

Kecelakaan Bus Pariwisata Subang, Pakar: Suku Cadang Palsu Bisa Berujung Maut

Otomotif | Kamis, 16 Mei 2024 | 17:16 WIB

Rasio SPKLU dengan Kendaraan Listrik Ideal adalah 1 Berbanding 10

Rasio SPKLU dengan Kendaraan Listrik Ideal adalah 1 Berbanding 10

Otomotif | Sabtu, 02 Maret 2024 | 12:35 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×