Raksasa Energi ADNOC Pertegas Komitmen di Pasar Pelumas Indonesia

Manuel Jeghesta Nainggolan

Kamis, 14 Agustus 2025 | 11:28 WIB
Raksasa Energi ADNOC Pertegas Komitmen di Pasar Pelumas Indonesia
Raksasa energi global ADNOC menegaskan komitmennya di pasar pelumas Indonesia bersama PT Garuda Petro Perkasa.

Suara.com - Raksasa energi global, Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC), bersama mitra distribusinya di Indonesia, PT Garuda Petro Perkasa, menegaskan komitmen jangka panjang untuk menggarap pasar pelumas nasional. Langkah ini ditandai dengan konsolidasi strategi distribusi dan penguatan kemitraan bisnis di tengah potensi pasar yang sangat besar.

Indonesia merupakan salah satu pasar pelumas paling dinamis di Asia Tenggara. Riset dari Mordor Intelligence memproyeksikan volume pasar pelumas di Tanah Air akan mencapai 1,06 miliar liter pada tahun 2025. Pertumbuhannya pun diprediksi stabil dengan laju tahunan (CAGR) sebesar 3,85% hingga 2030, didorong oleh peningkatan jumlah kendaraan, geliat sektor manufaktur, serta kesadaran akan efisiensi energi.

Melihat peluang emas ini, ADNOC menghadirkan lini pelumas andalannya, ADNOC Voyager, dengan pendekatan komprehensif. Mulai dari produk berkualitas yang telah tersertifikasi global, dukungan teknis di lapangan, hingga strategi distribusi nasional yang solid bersama PT Garuda Petro Perkasa.

“Indonesia adalah pasar penting bagi ADNOC. Dengan pertumbuhan konsumsi pelumas yang tinggi dan permintaan akan produk yang efisien serta ramah lingkungan, kami melihat potensi besar untuk membangun kemitraan jangka panjang. ADNOC Voyager membawa solusi pelumas masa depan yang tidak hanya unggul dalam performa, tetapi juga menjawab kebutuhan global akan keberlanjutan,” ujar Saber Al Ammari, Vice President Lubricants, Base Oil & Specialties ADNOC, Kamis (14 Agustus 2025).

ADNOC Voyager sendiri telah membuktikan kualitasnya di lebih dari 47 negara dengan mengantongi 180+ sertifikasi internasional, termasuk dari API, JASO, dan pabrikan otomotif (OEM) terkemuka. Produknya juga telah disesuaikan untuk iklim tropis dan kondisi berkendara di Indonesia.

Sebagai bukti keseriusannya, ADNOC menggelar "Voyage to the Future: ADNOC Voyager Appreciation Night 2025". Acara ini menjadi ajang apresiasi bagi mitra strategis dari brand otomotif ternama seperti Eurokars Group (Rolls-Royce, Porsche, Maserati), Jeep, Mercedes-Benz, Ford, Chevrolet, dan Sun Motor Group (Mazda, Mitsubishi, Hyundai). Turut hadir pula mitra dari brand otomotif Tiongkok seperti BAIC dan Great Wall Motor (GWM).

Sejak ditunjuk sebagai distributor resmi pada 2018, PT Garuda Petro Perkasa telah membangun jaringan distribusi di lebih dari 12 wilayah strategis dan menargetkan untuk terus memperluasnya pada 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hyundai Catat 3.017 Pemesanan di GIIAS 2025, Stargazer Cartenz Jadi Favorit

Hyundai Catat 3.017 Pemesanan di GIIAS 2025, Stargazer Cartenz Jadi Favorit

Otomotif | Rabu, 13 Agustus 2025 | 19:24 WIB

5 Rekomendasi Mobil Bekas 5 Penumpang dengan Harga 50 sampai 100 Jutaan: Maticnya Awet

5 Rekomendasi Mobil Bekas 5 Penumpang dengan Harga 50 sampai 100 Jutaan: Maticnya Awet

Otomotif | Rabu, 13 Agustus 2025 | 19:04 WIB

Mitsubishi Fuso Berhasil Kuasai Market Share Kendaraan Niaga 43,6%

Mitsubishi Fuso Berhasil Kuasai Market Share Kendaraan Niaga 43,6%

Otomotif | Rabu, 13 Agustus 2025 | 13:17 WIB

Terkini

HBD 2026 Menembus 4 Pulau, Sensasi Touring Lintas Generasi yang Tak Biasa

HBD 2026 Menembus 4 Pulau, Sensasi Touring Lintas Generasi yang Tak Biasa

Otomotif | Kamis, 10 September 2026 | 07:22 WIB

Antrean Panjang BBM di SPBU Pulau Sulawesi Tak Wajar

Antrean Panjang BBM di SPBU Pulau Sulawesi Tak Wajar

Sulsel | Kamis, 10 September 2026 | 07:21 WIB

Sempat Melonjak Tajam, Serangan ISPA di Lampung Akibat Erupsi Anak Krakatau Akhirnya Melandai

Sempat Melonjak Tajam, Serangan ISPA di Lampung Akibat Erupsi Anak Krakatau Akhirnya Melandai

Lampung | Kamis, 10 September 2026 | 07:20 WIB

Jangan Diklik! Misteri Aplikasi Teror dan Kematian dalam Novel Rahasia Ayu

Jangan Diklik! Misteri Aplikasi Teror dan Kematian dalam Novel Rahasia Ayu

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 07:15 WIB

Produk Lokal Tak Kalah Bagus dari Barang Impor, Mendag Sebut Masalahnya Pintar Jualan

Produk Lokal Tak Kalah Bagus dari Barang Impor, Mendag Sebut Masalahnya Pintar Jualan

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 07:13 WIB

Sarjito Resmi Jadi Kepala Eksekutif Pengawas BMKS, OJK Targetkan Bursa Beroperasi 1 Januari 2027

Sarjito Resmi Jadi Kepala Eksekutif Pengawas BMKS, OJK Targetkan Bursa Beroperasi 1 Januari 2027

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 07:05 WIB

Feng Shui Meja Kerja Membelakangi Pintu, Benarkah Bikin Energi Kurang Baik?

Feng Shui Meja Kerja Membelakangi Pintu, Benarkah Bikin Energi Kurang Baik?

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 07:05 WIB

Masker Jadi Barang Buruan, Harga Melonjak: Ada Ancaman Pidana bagi Pedagang Nakal?

Masker Jadi Barang Buruan, Harga Melonjak: Ada Ancaman Pidana bagi Pedagang Nakal?

News | Kamis, 10 September 2026 | 07:00 WIB

Perbedaan Sunscreen Skintific dan Amaterasun, dari Tekstur hingga Tingkat Proteksi

Perbedaan Sunscreen Skintific dan Amaterasun, dari Tekstur hingga Tingkat Proteksi

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 07:00 WIB

Karhutla Jadi Bencana Paling Banyak Terjadi di Indonesia, Capai 627 Kejadian

Karhutla Jadi Bencana Paling Banyak Terjadi di Indonesia, Capai 627 Kejadian

Foto | Kamis, 10 September 2026 | 07:00 WIB

×