5 Kelebihan dan Kekurangan Motor Keyless, Pertimbangkan sebelum Beli

Yasinta Rahmawati

Minggu, 17 Agustus 2025 | 16:26 WIB
5 Kelebihan dan Kekurangan Motor Keyless, Pertimbangkan sebelum Beli
Sepeda motor Yamaha keyless [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Suara.com - Teknologi kendaraan semakin berkembang, salah satunya adalah fitur keyless pada sepeda motor. Banyak orang mulai mempertimbangkan untuk membeli motor keyless, namun masih ada juga yang ragu karena belum memahami sepenuhnya kelebihan dan kekurangannya.

Fitur ini memang menawarkan kemudahan, tetapi di sisi lain juga memiliki tantangan yang perlu Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk menggunakannya.

Sebagai calon pengguna, penting bagi Anda untuk mengenal lebih jauh apa saja manfaat sekaligus risikonya.

Kelebihan Motor Keyless

Berikut adalah beberapa kelebihan yang bisa Anda peroleh dari menggunakan motor keyless.

1. Lebih Praktis Digunakan

Dengan sistem keyless, Anda tidak perlu lagi repot memasukkan kunci ke lubang kontak. Cukup membawa remote, motor bisa dinyalakan dengan mudah. Hal ini tentu mempersingkat waktu dan sangat praktis, terutama bagi Anda yang sering terburu-buru.

2. Keamanan Lebih Tinggi

Salah satu alasan utama orang memilih motor keyless adalah faktor keamanan. Sistem ini sulit dibobol dengan kunci T atau cara curang lainnya. Beberapa motor bahkan dilengkapi alarm yang berbunyi ketika ada upaya pencurian, sehingga memberikan rasa aman lebih bagi pemiliknya.

3. Fitur Modern yang Canggih

baca juga

Motor keyless biasanya dibekali dengan berbagai fitur tambahan seperti answer back system, immobilizer, hingga smart remote. Fitur-fitur ini tidak hanya membuat motor lebih modern, tetapi juga menambah kenyamanan saat digunakan sehari-hari.

4. Tidak Mudah Kehilangan Kunci

Dengan sistem keyless, Anda hanya perlu membawa remote. Risiko kehilangan kunci konvensional yang sering tercecer atau patah bisa dihindari. Selama remote disimpan dengan baik, motor dapat digunakan kapan saja dengan aman.

5. Desain Lebih Elegan

Motor yang menggunakan sistem keyless umumnya memiliki tampilan lebih modern dan mewah. Panel kontak terlihat lebih rapi tanpa lubang kunci konvensional. Hal ini membuat motor terlihat lebih berkelas dan menarik secara visual.

Kekurangan Motor Keyless

Dengan berbagai kelebihan yang ditawarkannya, motor keyless juga tidak terlepas dari beberapa kekurangannya berikut.

1. Harga Lebih Mahal

Tidak bisa dipungkiri, motor keyless biasanya dibanderol lebih tinggi dibandingkan motor dengan kunci biasa. Baik harga beli maupun biaya perbaikan perangkat keyless bisa lebih mahal, sehingga menjadi pertimbangan bagi Anda yang memiliki anggaran terbatas.

2. Risiko Remote Hilang atau Rusak

Meskipun lebih praktis, remote keyless tetap memiliki risiko hilang atau rusak. Jika ini terjadi, Anda mungkin akan kesulitan menyalakan motor. Penggantian remote baru juga tidak murah dan memerlukan proses registrasi khusus.

3. Butuh Perawatan Tambahan

Sistem keyless mengandalkan komponen elektronik yang sensitif. Oleh karena itu, Anda perlu memberikan perhatian ekstra terhadap kondisi baterai remote dan perangkat elektronik motor. Jika diabaikan, sistem bisa tidak berfungsi dengan baik.

4. Bergantung pada Baterai Remote

Motor keyless tidak akan bisa dinyalakan jika baterai remote habis. Hal ini tentu merepotkan, terutama jika Anda sedang terburu-buru. Untuk itu, Anda perlu rutin mengecek daya baterai dan menyiapkan cadangan jika sewaktu-waktu habis.

5. Perbaikan Lebih Rumit

Kerusakan pada sistem keyless tidak bisa ditangani di bengkel biasa. Anda perlu membawanya ke bengkel resmi atau teknisi khusus, yang tentu memakan biaya lebih besar. Selain itu, waktu perbaikan juga bisa lebih lama dibandingkan sistem kunci manual.

Kesimpulannya, kelebihan dan kekurangan motor keyless harus Anda pertimbangkan dengan matang. Sistem ini memang menawarkan kenyamanan, keamanan, dan kesan modern, tetapi juga hadir dengan biaya tambahan serta potensi masalah teknis.

Sebelum membeli, pastikan Anda benar-benar memahami kelebihan dan kekurangan motor keyless agar tidak menyesal di kemudian hari. Dengan informasi ini, Anda bisa menilai apakah fitur tersebut sesuai dengan gaya hidup dan kebutuhan Anda sehari-hari.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapan Kita Harus Mengganti Oli Motor Meski Kendaraan Jarang Digunakan?

Kapan Kita Harus Mengganti Oli Motor Meski Kendaraan Jarang Digunakan?

Otomotif | Minggu, 17 Agustus 2025 | 10:24 WIB

Berapa Biaya Balik Nama Mobil Bekas Agustus 2025? Begini Prosedur Resminya

Berapa Biaya Balik Nama Mobil Bekas Agustus 2025? Begini Prosedur Resminya

Otomotif | Senin, 11 Agustus 2025 | 19:05 WIB

Sebelum Tilang Warga, Kendaraan Polisi Dirazia Dulu!

Sebelum Tilang Warga, Kendaraan Polisi Dirazia Dulu!

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 19:02 WIB

Terkini

Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan

Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan

Foto | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17 WIB

Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?

Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:15 WIB

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

×